Thursday, 28 January 2016

Kali ini kita akan membahas tentang Contoh Kalimat Menggunakan Kata "memang". Semoga artikel ini bermanfaat, aamiin.

Contoh Kalimat Menggunakan Kata "memang"


Bagaimana membuat kalimat dengan menggunakan kata "memang" dalam bahasa Indonesia? Dengan melihat dan mempelajari contoh-contoh kalimat dari kata "memang", kita akan terbantu untuk memahami arti dan pengertian dari kata tersebut. Perlu juga kalian pahami bahwa arti dan makna kata tersebut bisa berbeda untuk kalimat-kalimat yang tidak sama.

Untuk lebih jelasnya, contoh kalimat yang menggunakan kata "memang" dapat dilihat pada beberapa kalimat yang dikumpulkan dari berbagai sumber di internet seperti berikut ini.
Membuat Kalimat dari kata

Contoh-contoh Kalimat yang Menggunakan Kata "memang"

  1. "Om Billy memang cuma ahli bicara."
  2. "Harga nyawa rakyat memang murah…"
  3. "Sute, cita-citamu memang baik sekali.
  4. "Tikus-tikus memang harus diberantas."
  5. Cinta asmara memang sesuatu yang ajaib.
  6. "Ilmu kamu memang belum nyampe ke sana.
  7. Uh, gerahnya! Hari memang sedang terik.
  8. Tapi, kalau kamu memang belum puas juga,
  9. Aku memang hanya memanfaatkan kamu saja.
  10. Ia memang mempelajari kitab undang2 itu.
  11. Mas Amien memang luar biasa mengagumkan.
  12. Tahun ajaran baru memang sudah berjalan.
  13. Chairil Anwar memang wakil generasi itu.
  14. Gadis ini memang terkenal cerdik sekali.
  15. Masyarakat India memang doyan berdagang.
  16. "Kamu memang ingin kehilangan aku, Roy!"
  17. Kekhawatiran Menteri Bayan memang tepat.
  18. Berarti pesannya memang ditujukan padaku.
  19. Sisa uangnya memang cuma cukup untuk itu.
  20. Pertandingan itu memang hebat bukan main.
  21. Dunia memang milik orang-orang pemberani!
  22. Aku memang suka menerimamu menjadi murid.
  23. Informasi DNS memang tersedia untuk umum.
  24. Rutinitas kadang memang menjengkelkannya.
  25. Dia memang lapar dan ingin makan gratisan.
  26. Kesannya memang meremehkan dan tidak enak.
  27. Gandhi, juga kita, memang tak habis pikir.
  28. lelaki memang harus pergi, tapi juga harus
  29. Apalagi saya memang lama tak dikunjungi..."
  30. Bau alam memang cepat sekali dirindukannya.
  31. Itu memang satu hal yang patut kau lakukan.
  32. Pemilik pondok itu memang orang-orang aneh.
  33. "Heh-heh-heh, engkau memang cerdik sekali."
  34. Apa yang dikatakan Anuraga itu memang benar.
  35. Perpisahan ini memang tidak untuk selamanya.
  36. Tapi Datuk Lembah Akhirat memang luar biasa.
  37. "Tapi semua memang kehendak Yang Maha Agung.
  38. Nelayan itu memang tidak perlu diancam lagi.
  39. Dan burung tadi memang ada dalam lobang itu.
  40. Pemuda ini ternyata memang lihai bukan main.
  41. Apa yang diucapkannya memang benar dan tepat.
  42. Perbedaannya dengan gadis Asia memang tampak.
  43. Ketiga sobatnya memang paling doyan bertaruh.
  44. Kita memang harus waspada kepada semua orang.
  45. "Yah…, itu memang tipikor, eh, tipikal…!"
  46. Mati disadarinya memang sudah jadi bagiannya.
  47. Bahasa internasional Osahi memang agak payah.
  48. Sepulang sekolah dia memang langsung ke sini.
  49. Gunung memang indah, magis, dan penuh misteri.
  50. Yang jelas, kami memang sedang dimabuk asmara.
  51. "Aku memang sudah dijodohkan oleh orang tuaku.
  52. Kiprah wanita yang satu ini memang luar biasa.
  53. Karena itu, mitos ini memang ada kebenarannya.
  54. Tenang nona... , Kalau memang ini rumah Tommy,
  55. Tetapi hal itu memang tak dapat menialahkanmu.
  56. Roy memang merasa bersyukur dengan rezeki itu.
  57. Aku memang tidak tahu bagaimana dia keracunan.
  58. Orang yang mau mati memang sering-sering lupa.
  59. merupakan sarang teroris, memang menjengkelkan.
  60. Gadis ini memang cekatan dan cerdik bukan main.
  61. Jadi memang dia rupanya! Si nenek geram sekali.
  62. Mau berbuat baik itu memang nggak mudah, sobat.
  63. Dia memang bodoh, sesalnya kepada diri sendiri.
  64. Siapa main-main? Kami memang hendak membunuhmu!
  65. Sehabis makan memang paling nikmat merokok, ya!
  66. "Apa yang dikatakan Yauw-Ciangkun memang benar.
  67. Puncak Rinjani memang lebih memancing minatnya.
  68. Jimmi memang koki Spider jika sedang bertualang.
  69. Anak ini memang pinter kok Bu," ujar Djo Koplak.
  70. Kalian memang berhak memperjuangkan kemerdekaan.
  71. Takdir memang diluar kuasa kita sebagai manusia.
  72. Dia memang seekor katak buduk besar yang lihai!"
  73. Bagi mereka impian memang sahabat di kala tidur.
  74. Mungkin kau memang cukup pantas kujadikan mantu!
  75. Jadi, memang kami sesali…," kata Panglima TNI.
  76. Kwi Hong memang manja dan sifat­nya agak bengal.
  77. Itu merupakan bukti bahwa obat itu memang manjur.
  78. Dia memang tidak peduli si Roy mau pergi ke mana.
  79. Dan apa yang dikatakan brahmana itu memang benar.
  80. Rumah ini memang telah menjadi sarang setan Pak !
  81. Sebaiknya kita memang menghargai perasaan mereka.
  82. Cadis itu memang menyenangkan untuk kawan bicara.
  83. Chi Wan memang cuma menukar dua ratus dolar saja.
  84. Itu memang sebagian risiko yang harus aku terima.
  85. Kalau memang kau merasa terancam, nanti saya akan
  86. Candi Bentar memang bisa disebut simbol Bali kini.
  87. Bagus, engkau memang seorang pe­muda yang berani.
  88. "Aku memang sengaja datang untuk mencarimu, nona."
  89. Dalam perkelahian memang sering mengucurkan darah.
  90. Namaku Souw Cu In, dan memang aku orang biasa saja.
  91. "Oke, Jim, kalau memang itu mau kamu," Roy berdiri.
  92. Mamanya memang bisa memaklumi, bahkan sudah ikhlas.
  93. "Saya memang butuh ditemani." Senyumnya mengembang.
  94. "Kami memang sudah melangkah terlalu jauh," isaknya.
  95. Gubuk yang memang sudah reyot itu serta merta rubuh.
  96. "Tung-hai Lo-mo? Datuk sesat itu memang orang jahat.
  97. Orang-orang kampung memang lebih suka berjalan kaki.
  98. Sudah ketinggalan zaman memang jenis TV seperti itu.
  99. Mereka bertiga memang amat me­narik untuk ditonton.
  100. Arang yang tercoreng di kening memang sulit dihapus.
  101. Ki Rawe Jembor maklum kalau orang ini memang suka me
  102. Mari majulah kalau engkau memang memiliki kegagahan!
  103. Tapi penekanan terhadap agama memang dinomorsatukan.
  104. "Aku memang udah janji sama mereka mau ke Kaliurang.
  105. Kamu memang menyebalkan, Rangga! batinnya geregetan.
  106. "Demokrasi memang hanya untuk masyarakat sekular...!"
  107. Polisi kita tidak bodoh karena memang banyak akalnya.
  108. "Buat gua, ke mana-mana memang lebih asyik sendirian.
  109. Wataknya memang keras dan angkuh, tidak mudah tunduk.
  110. "Hai itu memang benar dan tidak dapat disangkal pula.
  111. Hidup Wawan memang ingin diisi dengan berbagai kisah.
  112. Roy memang sudah membuat Mima lupa dengan rencananya.
  113. Apa yang diucapkan Hek I Kaipangcu tadi memang betul.
  114. "Kalau memang sudah begitu jadinya, itu sudah nasibku.
  115. Dia memang seorang ahli di bidang hukum internasional.
  116. "Aku memang puteramu dan engkau adalah ayah kandungku.
  117. Bahwa Gajah gugup dan bingung, memang dapat dimaklumi.
  118. Itu memang standard operating procedure Ya-bush-di....
  119. Harapan memang suatu perasaan yang luar biasa kuatnya.
  120. "Skenario dari dia memang begitu," kata mereka tertawa.
  121. Konflik ini memang telah menjadi pusat perhatian dunia.
  122. Dia memang cuma bias terbelalak dalam ketidakberdayaan.
  123. Konflik ini memang terjadi sejak penghujung tahun 2008.
  124. Gadis Bali memang sudah kondang sebagai wanita pekerja.
  125. Dan itu memang kesukaannya kalau melihat wanita cantik.
  126. Osama bin Laden- yang sudah lama memang diincar Amerika?
  127. Sekolah yang sesungguhnya bagi bocah itu memang jalanan.
  128. Baru terasa olehnya betapa perutnya memang lapar sekali.
  129. Hal ini tidak aneh karena gadis itu memang manis sekali.
  130. Aku tahu bahwa kebanyakan orang muda memang ugal-ugalan.
  131. Mereka memang tidak menyangka akan berpisah secepat itu.
  132. Dia memang sudah bisa menghapal surat-surat pendek saja.
  133. Berubah memang tidak semudah membalikkan telapak tangan.
  134. Jadi memang kondisi keuangan HTR sangat tidak fleksibel.
  135. "Aku memang selalu memikat cewek-cewek model kamu, Mima."
  136. Di bawah perut ke dua kakek ini memang tidak ada apa-apa.
  137. Dia memang belum merasa menjadi seorang muslim yang baik.
  138. Kepandaian Yo-pangcu memang bu­kan berita kosong belaka.
  139. Kebiasaannya untuk mengusir lapar memang mengulum permen.
  140. Naban memang senang sekali mencari cengkerik untuk diadu.
  141. Mereka memang jadi serba salah, dan jadi serba ragu-ragu.
  142. "Tetapi, mungkin mereka memang tidak peduli hati rakyat?"
  143. Yang jelas, gunung dan bulan memang punya kekuatan magis.
  144. Untuk membeli sepeda mini bekas sih, Rangga memang mampu.
  145. "Ternyata, di sini memang banyak antek Amerika!" kata MH.
  146. Semua pendakian memang dilarang keras karena musim hujan.
  147. Ternyata memang senjata itu ada pada si Datuk keparat itu.
  148. "Tentu saja boleh, kalau engkau memang sudah bosan hidup!"
  149. ROT13 memang tidak didisain untuk keamanan tingkat tinggi.
  150. Kemeja putih Ayu memang hampir penuh oleh coretan-coretan.
  151. Banten memang merupakan bagian dari sejarah bumi kita ini.
  152. Dia memang suka bercanda jika bertemu dengan orang Jerman.
  153. Mereka yang memang tampak sedang melamun itu kontan kaget.
  154. Adapun Cu Goan Ciang sendiri memang tidak membawa senjata.
  155. "Engkau memang tidak berbohong, melainkan dibohongi orang.
  156. Saraswati memang penasaran sekali, "Oke deh, saya tunggu!"
  157. Dia memang merasa seperti seekor harimau dalam kerangkeng.
  158. Sampai beberapa waktu lalu aturan itu memang masih berlaku.
  159. Apa yang dikatakan Pengiring Mayat Muka Hitam memang benar.
  160. Kembang tujuh rupa itu kami bawa memang bukan untuk dimakan
  161. "Orang-orang semacam kami, sepintas memang patut dicurigai.
  162. Nona kejam, kalau engkau memang gagah, tunggu pembalasanku!
  163. Jelas hatinya culas dan maksudnya memang jahat dari semula!
  164. "Aku memang butuh pengertianmu, Rangga!" Toni memandangnya.
  165. Engkau memang orang yang paling berbudi di dunia ini bagiku.
  166. Wawan memang suka gegabah kalau lagi kesal dan geram begitu.
  167. Manusia memang tidak akan pernah lepas dari persoalan hidup.
  168. Lelaki normal memang harus terangsang melihat yang begituan.
  169. Jendela-jendela kereta ekonomi ini memang banyak yang bolong.
  170. Goan Ciang pergi ke sumber air yang memang airnya bening itu.
  171. Setelah bebrapa jam memang ada, sebuah truk pengangkut pasir.
  172. Drama tidak bermoral itu memang disembunyikan malam dan sepi.
  173. Beberapa orang yang terusik oleh bunyi klakson memang keluar.
  174. Dia memang tidak pernah mengenal saudara dan kerabat papanya.
  175. Itu memang karena ulahnya yang sering membikin malu keluarga.
  176. Tetapi, JP sepakat, Israel memang negara teroris yang biadab.
  177. Ya, bicara tempat duduk memang kedengarannya lebih filosofis.
  178. Yo Han Li yang berusia delapan belas tahun itu memang cantik.
  179. Di India untuk transaksi dolar Amerika memang harus hati-hati.
  180. Kalau ingin santai, Toni memang lebih memilih pakai kruk saja.
  181. Dia sadar bahwa, si kumis ini memang bukan lawan yang sepadan.
  182. "Ha-ha-ha, memang nama besar Panglima Shu bukan kosong belaka.
  183. "Kalau begitu, Undang-Undang Penyiaran memang tak diperlukan."
  184. Nanti dikerjain!" Ini memang sudah terbukti selama perjalanan.
  185. Tuh, kan, pada bangsa kita, inkonsistensi itu memang built in!
  186. Biasanya memang begitu kalau seseorang sadar punya nilai lebih.
  187. "Kalian memang serasi, selalu saling bantu dan saling menolong.
  188. "Itu memang benar, akan tetapi aku... aku belum ingin menikah."
  189. "Berarti, negara ini memang sepenuhnya dikelola para kriminal?"
  190. Pada TCP/IP memang tidak tersedia fasilitas keamanan yang baik.
  191. "TETAPI, segala sesuatu di republik ini memang sudah sungsang."
  192. Pada mulanya sungai memang sahabat petani dengan persawahannya.
  193. "Kawan-kawan kita memang superkreatif! Hua ha ha, hua ha ha...!"
  194. Bus-bus di sini memang banyak yang jendelanya bolong tanpa kaca.
  195. "Untuk urusan bengkak-membengkak, kita memang ahlinya!" kata MH.
  196. TETAPI, kata Joko Parepare, Pemerintah Australia memang jahanam.
  197. TETAPI, tanpa jet dinas pribadi, Presiden RI memang kurang gaya.
  198. Ini memang mengganggu keasyikan perjalanan, tapi apa boleh buat.
  199. Ya, cari selamat memang paling bagus jika hidup di Metropolitan.
  200. Dia memang jadi objek sensasi setiap kali melintasi sebuah kota.
  201. Sopir sekarang memang suka gila-gilaan mengemudikan kendaraannya.
  202. Tadi adikku melihat engkau minum dan kami memang sedang kehausan.
  203. Dan Roy memang jacli terbiasa tidur dengan berbagai macam posisi.
  204. "Aku bicara tentang… yah, mereka memang hanya manusia biasa…"
  205. Para santri memang dididik seperti layaknya di sekolah umum saja.
  206. Yang meniup seruling memang benar seorang anak perempuan kemarin.
  207. "Iya, Kak Mer, itu memang punya adik Kuning!" kata Bidadari Pink.
  208. Tenaganya memang besar, maka mandor itu merasa gembira bukan main.
  209. TETAPI, absurditas memang menjadi salah satu ciri kebudayaan kita.
  210. Di samping karena ia memang sebenarnya suka menjadi tukang perahu.
  211. Perpisahan memang sebuah suasana yang tak diinginkan oleh manusia.
  212. Seorang Beng-cu memang harus memiliki ilmu kepandaian yang tinggi.
  213. Masalah kenakalan anak-anak memang banyak sumber sebab musababnya.
  214. Kalau untuk urusan berkelahi memang gampang sekali mencari peminat.
  215. Engkau memang pandai dan cocok sekali memilihnya sebagai isterimu."
  216. Kedua, mereka memang para pendosa yang tidak ingin masuk surga...!"
  217. "Subo dan suci memang tersohor, aku lebih suka tidak dikenal orang.
  218. Tentang... ah, sebaiknya memang kamu tidak perlu tahu dulu, Rangga!
  219. Kambing memang punya Nama, akan tetapi Domba loh yang punya Daging!
  220. Lo Siu Lan memang seorang gadis yang sudah dewasa dan menarik hati.
  221. Dia memang menikmati perjalanan kereta.menyebalkan ini dengan mimpi.
  222. Sejak kecil, dia memang lebih banyak mengenal susah daripada senang.
  223. Namun, panglima raksasa ini memang seorang yang terlalu tinggi hati.
  224. Dia memang sedang ngirit, karena pengiriman honorariumnya terlambat.
  225. "Rakyat Indonesia memang ruarrr biasa...!" kata rekan Joko Parepare.
  226. Apakah memang kehidupan ini berarti penderitaan dan kesusahan, kek?"
  227. Itu memang sudah aturan kehidupan di dunia ... menyahuti sang resi.
  228. Aneh ... dunia ini memang penuh keanehan! katanya pada diri sendiri.
  229. "menjadi" atau "dengan" traveler memang beragam dan banyak tantangan.
  230. Si buntut tikus memang lebih kelaki-lakian ketimbang disebut feminin.
  231. "Yang harus transparan memang angka kemiskinan, bukan angka kekayaan."
  232. "Saya sudah agak paham, DPR kita memang serba setengah hati," katanya.
  233. Pukulannya memang beracun dan nyawa Thiat It Tosu berada di tangannya.
  234. Jika dia memang bersalah, aku takkan melindungi, biarlah dia dihukum!"
  235. Perjodohan memang harus diadakan dengan dasar cinta kasih kedua pihak.
  236. diam-diam iapun merasa bahwa keputusannya tadi memang terlampau berat.
  237. Kalian Semua memang diundang, akan tetapi bukan pinto yang mengundang.
  238. Hambatan demi hambatan seolah memang diciptakan untuk menghadang kita.
  239. Hemmm, memang baik sekali kalau engkau menolong mereka dari kesukaran.
  240. "Nilai yang ideal memang tidak pantas diberikan untuk posisi presiden."
  241. "Kalau dikatakan telat, ya memang telat," kata Menko Kesra Jusuf Kalla.
  242. Dia memang lihai sekali dan menguasai ilmu-Ilmu dari keluarga Pulau Es.
  243. Pulau yang kini menjadi pulau yang subur itu dahulunya memang Pulau Es.
  244. "Kita memang menangis, dan harus mengutuk, tetapi jangan diobok- obok!"
  245. Aku memang ingin menyampaikan perasaan hatiku setelah bertemu denganmu.
  246. Sepak bola memang penting, tetapi martabat manusia tentu lebih penting.
  247. Sejak tadi hatinya memang sudah cemas karena tidak melihat Nawang Suri.
  248. Sebagai informasi, sejak awal, planet Bumi memang tidak bulat sempurna.
  249. Mereka memang kujodohkan agar engkau tidak lagi memikirkan sumoi dan..."
  250. "Nona Mimi, engkau memang seorang gadis yang bijaksana dan baik budi..."
  251. "Kebetulan saja, Keng Han. Agaknya Thian memang sudah menentukan begitu.
  252. (Menurut catatan Joko Parepare, memang belum ada sinetron Tersandung II.
  253. "Rakyat seharusnya memang tidak mempercayai, apalagi menggantungkan diri
  254. Seperti diketahui Tawang Merto memang memiliki ilmu silat dan kesaktian.
  255. "Kita memang bangsa yang celaka, karena gemar mengabaikan tanda- tanda,"
  256. Spider memang sudah terbiasa memanggil ibu Roy dengan sebutan Mama saja.
  257. "Ha-ha-ha, kalau memang Bengcu takut bertanding melawanku, akuilah saja.
  258. Cewek zaman sekarang memang cenderung memilih yang.praktis-praktis saja.
  259. "Itu artinya, regenerasi memang harus dilakukan, sekarang juga!" kata MH.
  260. Ini memang senjata ampuh (paling ampuh), yang dimiliki wanita sejak dulu.
  261. Wanita itu hanya memiliki ke­lebihan dalam ilmu totok yang memang hebat.
  262. Dia tahu memang Pedang Naga Suci 212 milik gadis bernama Puti Andini itu.
  263. "Keadaanmu memang memungkinkan engkau kami terima sebagai murid kuil ini.
  264. Kalau memang kauhendaki, engkau boleh saja tinggal di sini bersamanya..."
  265. Pekerjaan dan kemiskinan, memang dua hal yang selalu mengelilingi manusia.
  266. Adipati yang memang mata keranjang ini basahi bibirnya dengan ujung lidah.
  267. Jadi, memang tak pernah diajari sopan-santun, apalagi untuk meminta maaf...
  268. Semuanya khusus menyambut Roy. Bandung memang pantas dijuluki Kota Kembang.
  269. "Ya memang, KPK memang begitu, kalau dia anggap sudah harus jadi tersangka.
  270. "Aku memang tidak bekerja, kek, aku menganggur dan aku menyusahkan hatiku."
  271. Jumlah ini memang sangat kecil yaitu sebagai PNS, sopir, atau perbengkelan.
  272. Kalau memang mereka menyerbu dan kota raja terancam, kita berdua membantu."
  273. Roy memang salah mengambil tempat duduk di pinggir jendela yang tanpa kaca.
  274. "Kampanye modern yang cerdas memang tak perlu! Bahasa fisik lebih penting!"
  275. O, ya, tentang sebutan serigala itu, karena Roy memang rakus bagai serigala.
  276. Dan, ah, Spider pun menyelipkan amplop! Mereka memang kawan-kawan yang baik.
  277. Menteri Bayan memang kejam dan keras, disamping kelicikan dan kecerdikannya.
  278. "Tapi gua tetap nggak setuju caramu itu, Roy!" Jimmi memang sama-sama keras.
  279. Persahabatan kadang kala memang berkesan lebih dalam ketimbang yang lainnya.
  280. Angkutan ke arah barat di sepanjang jalur kereta memang tidak ada jika sore.
  281. "Artinya, kebijakan pemberian R&D memang tidak berlaku untuk rival politik."
  282. Orang-orang memang lebih mengenal Banten ketimbang kota kabupatennya, Serang.
  283. "Mereka memang tidak pernah memusuhiku, kak Ku Cin," katanya kepada kakaknya.
  284. "Remaja sekarang memang selalu bertindak aneh-aneh untuk mencari kebahagiaan.
  285. Pemuda Roy memang lupa pada Mama di rumah dan seorang gadis yang menunggunya.
  286. Dia memang gampang bertindak kasar, kalau pekerjaannya dihalang-halangi orang.
  287. Keempat, masa depan memang berada dan harus diberikan atau direbut kaum muda!"
  288. Hidup ini memang penuh kejutan dan keajaiban, yang kadangkala tidak kita duga.
  289. Ternyata memang Empu Soka Panaran bukan tandingan Kepala Pasukan Kerajaan itu.
  290. Hal ini memang tidak dapat disangkal selama cinta kasih itu berdasarkan nafsu.
  291. ARPANET memang dirancang untuk tetap bekerja meskipun terjadi serangan nuklir.
  292. Lelaki itu memang tidak pernah menyebut bahwa terminal ini adalah kepunyaannya.
  293. "Tidak aneh, sumoi, karena memang anggur yang kauminum tadi telah kuisi racun!"
  294. Dalam keadaan begini, kita memang harus terbiasa dengan berbagai macam kondisi.
  295. Ia memang mengangkat Wawa ke bawah pohon supaya jangan tertimpa panas matahari.
  296. Wawan memang berhati-hati dan menjaga jarak dengan orang berpakaian gembel ini.
  297. Rasa sebagai orang sekampung, sedesa, sedaerah memang lebih meresap dalam hati.
  298. Mungkin itu memang belum jadi rejekimu Ini bukan soal rejeki atau apa! Tapi soal
  299. "Cepat memang bagus, tetapi langkah tepat lebih bagus!" kata Joko Parepare (JP).
  300. Tadi siang si Rangga memang sudah menawar-nawar sepeda mini bekas di pasar loak.
  301. Ada hal-hal lainnya yang memang boleh dibilang berat bagi remaja seperti Rangga.
  302. Si Gendut berewokan itu memang hebat tapi permainan goloknya tak usah ditakutkan.
  303. Dan kakek itu memang sedang memberi petunjuk kepada Mimi dengan seruan-seruannya.
  304. Bagus, aku memang kejam seperti iblis, dan memang aku ini iblis Tua Lautan Salju.
  305. Agaknya tosu pertama itu memang sedang terganggu kesehatannya sehingga gerakannya.
  306. "Kalau memang dibutuhkan, saya pun suka membantu," kata pula Cu In penuh semangat.
  307. Kwa-kauwsu mengangguk-angguk, menganggap bahwa ucapan pemuda itu memang beralasan.
  308. "O, benar kek" seru Indu kegirangan "aku memang ingin sekali mendengar cerita itu"
  309. Di awal-awal tahun langit memang sukar diajak kompromi dengan keinginan anak muda.
  310. Kedudukannya sebagai panglima besar yang memimpin pasukan memang banyak resikonya.
  311. Kalau kau memang nekad mau menyusul kekasihmu si nenek jelek itu majulah mendekat!
  312. "Aku.... aku memang bersalah diracuni sakit hatiku, Cu In. Maafkan ibumu, Nak...."
  313. Beberapa hari yang lalu dia memang dihadapkan pada persoalan yang sama seperti ini.
  314. Dan aku melarang engkau mem­bunuh karena memang engkau tidak ber­hak membunuhnya.
  315. Kelas kami memang belakangan menjadi kelas teladan di sekolah karena kekompakannya.
  316. Jika kau memang anakku, mengapa tak kau buka kerudung kuning yang menutupi wajahmu.
  317. Mungkin Kitab Wasiat Malaikat memang sudah berada di tangannya ... kata Dewa Tuak.
  318. TETAPI, di sini, setiap orang memang boleh omong apa saja, zonder bertanggungjawab.
  319. "Aku memang mengejarmu, suheng. Akupun meninggalkan kuil!" kata pemuda itu gembira.
  320. Bagi partai berbasis massa Islam perempuan memang tidak diijinkan menjadi pemimpin.
  321. Kalo dada masih belum tertutup, memang disebut berkerudung, tapi itu belum sempurna.
  322. Akhirnya anak yang paling besar tadi berseru "Gajah, memang caramu itu tepat sekali.
  323. Si bandel memang paling tidak bisa berdiam diri kalau ada ketidakadilan di depannya.
  324. Sebetulnya ia memang sebagai orang luar yang tidak tersangkut urusan itu sama sekali.
  325. Jika memang ada ilmu kebal, mana bisa bangsa kita dijajah ratusan tahun oleh Belanda.
  326. Ketika diperiksa di pintu gerbang lama memang sang budak tidak membawa pesan apa-apa.
  327. Tubuh Keng Han memang sudah kebal terhadap racun, berkat dia makan daging ular merah.
  328. Mereka memang serasi dan sama-sama gilanya, batin Ayu. Mereka memang pas dipertemukan.
  329. Engkau memang wanita kejam! Keng Han memaki marah dan memandang de­ngan mata melotot.
  330. Bukan hanya itu, aku memang ingin engkau menjadi muridku, akan tetapi murid yang taat.
  331. Kedengaraannya memang mengasyikkan, membunuh, bunuh diri atau dibunuh, sama-sama mati.
  332. Dia memang sengaja membiarkan dirinya diterkam untuk cepat menyudahi pertandingan itu.
  333. Akan tetapi agaknya memang pemerintah penjajah kini mempergunakan siasat yang berbeda.
  334. Kaitan semua memang minta mampus! Majulah serentak agar lekas kupesiangi! teriak Wiro.
  335. Sosok kepemimpinan Barry memang sudah terlihat sejak bergabung dengan Pramuka sekolah.
  336. "Kamu sudah memikatku, Roy. Kamu memang cowok menarik." Terus terang sekali bicaranya.
  337. Jadi aneh karena memang langka, tapi jadi tidak aneh setidak-tidaknya menurut ibu saya.
  338. Jimmi si Menado yang memang paling mahir masak di antara mereka nimbrung membakar ikan.
  339. Kekhawatiranku akan kemarahan ibu akan hilangnya batu permata itu, memang sudah hilang.
  340. Biar, aku memang sudah celaka! suara sang dara tersendat lalu terdengar sesunggukannya.
  341. Tetapi, bagi bangsa mana pun, luar negeri memang lebih mempesona ketimbang dalam negeri.
  342. "Terima kasih, pangcu, terima kasih Yen-moi. Kalian memang orang-orang yang baik sekali.
  343. "Kamu memang mengingatkan saya kepada seseorang yang sangat istimewa," Roy tertawa kecut.
  344. Dia memang ingin selalu melihat, mendengar, mengalami, dan kalau perlu mencoba mengalami.
  345. "Kalau memang itu perlu, silakan. Tapi sebaiknya nggak usah sekarang, deh," saran Rangga.
  346. Kaum muda Eropa memang suka aneh-aneh jika sedang melarikan diri dari kenyataan yang ada.
  347. Kita selamanya memang tidak akan bisa hidup dengan kesalahan dan dendam kepada orang lain.
  348. Tidak diragukan bahwa mengubah kebiasaan memang perkara yang sangat berat dilakukan orang.
  349. Cu Goan Ciang memang sengaja hendak mengulur waktu sambil menunggu datangnya bala bantuan.
  350. Dan memang sejak peristiwa itu, Gajah tidak menderita hinaan dari anak-anak dalam desanya.
  351. Memang tidak kosong saja julukannya Dewa Pedang karena memang hebat sekali ilmu pedangnya.
  352. Dikatakan Netanyahu, pemerintahannya memang tidak berniat membangun pemukiman baru Yahudi.
  353. Dan memang keamanan terjaga, tidak ada barang yang hilang, tidak pernah terjadi pencurian.
  354. Tetapi mengapa tuan mengadu anak supaya berkelahi? Adakah memang demikian kegemaran tuan?"
  355. Nafsu memang menguasai manusia, tidak peduli orang itu kaya atau miskin, pintar atau bodoh.
  356. Aku memang belum ikhlas melepas Dave begitu saja karna mama yang memintaku secara langsung.
  357. "Jangan mengada-ada! Yang pasti, tahun ini, para capres memang dibikin runyam oleh isu bom.
  358. Keparat! Kubunuh kau! teriak si muka hitam namun saat itu dia memang sudah tidak tahan lagi.
  359. Yang pertama adalah calon para hwesio dan hwesio yang memang berbakat untuk menjadi pendeta.
  360. "Dahulu aku memang seorang pendeta Lama yang tentu saja pantang minum arak dan makan daging.
  361. Cari penumpang sekarang memang susah, karena sudah banyak orang yang punya kendaraan pribadi.
  362. Untuk mengemas produk unggulan maka harus ada pengemasan yang sempurna dan memang layak siar.
  363. Pada waktu ini, di lereng bukit itu memang terdapat sarang gerombolan perampok yang ditakuti.
  364. Arung jeram memang sedang dinikmati oleh para petualang atau kelompok pencintaalam mahasiswa.
  365. Kalau memang wanita sialan itu meninggalkan anaknya di sini, berarti sudah nasib si kecil ini.
  366. Itu memang sudah jadi bagianmu! jawab Sri Baginda. Pedang di tangannya diangkat tinggi-tinggi.
  367. Dia memang selalu ingin mencoba segala jenis minuman khas di setiap negara yang disinggahinya.
  368. Ki Panji Margabaya tertawa renyah "Bagus, Tayaka, memang demikianlah seharusnya seorang buyut.
  369. "Eh, di kompleks gue, orang memang lagi heboh bikin polisi tidur di depan rumah masing-masing.
  370. Teknologi informasi memang sangat bermanfaat bila ada digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat.
  371. Aku menggali lubang rupanya di sini! maki Roy. Wanita memang selalu jadi kambing hitam lelaki.
  372. Untuk masyarakat Jawa bagian timur, pesantren ini memang sudah menyatu dengan kehidupan mereka.
  373. TETAPI, dunia memang akan segera menyaksikan, bagaimana Amerika akan menuntaskan misi globalnya.
  374. Semenjak ia berada di tengah-tengah para pemberontak, ia memang merasa terheran-heran dan kagum.
  375. "Kalau memang bisa begitu, aku nggak akan mikirin Gus Dur lagi, Nduk!" Joko Parepare menggerutu.
  376. Kui Hwa merasa kecelik, akan tetapi ia memang galak dan keras hati, tidak mau sudah begitu saja.
  377. "Tetapi, dilihat dari segala jurusan, korupsi memang sudah menjadi hajat hidup orang banyak...!"
  378. Kalau wanita muda itu mau kabur meninggalkan bayinya di sini, ini memang saat yang paling bagus.
  379. "Aku memang dilahirkan di dalam budaya di mana seorang anak harus manut saja apa kata orang tua.
  380. Sambil menepuk bahu sahabat yang akan menjadi besannya itu dia berkata: Seharusnya memang begitu.
  381. Di koran-koran lokal memang diberitakan bahwa salju pertama akan turun pada hari-hari minggu ini.
  382. Setelah diselidiki, ternyata memang ada lubang keamanan dari implementasi "imapd" yang digunakan.
  383. Jimmi memang tidak pendendam, tapi kalau menurutnya masih mengganjal, dia mesti menyelesaikannya.
  384. Dengan catatan, mayoritas peserta KLB memang menghendaki pemilihan ketua umum PD secara aklamasi.
  385. Tempat itu sunyi sekali dan agaknya gubuk ini memang merupakan tempat yang sudah amat dikenalnya.
  386. Ada memang yang memasang telinga lebar-lebar atau bertanya-tanya: Ada apa? Hanya sebatas itu saja.
  387. "Ayah memang seorang pangeran, Ibu. Akan tetapi dia bukan Pangeran Mahkota seperti yang diakuinya.
  388. Seperti diketahui Pengiring Mayat Muka Hitam memang punya kelainan dalam mengumbar nafsu kotornya.
  389. PDIP memang pernah menggunakan icon sebagai partai wong cilik di pemilu 1999, dan ternyata sukses.
  390. Namun cepat ia dapat menangkis "Memang benar, agama Syiwa memang mengadakan pembagian empat kasta.
  391. Faham 'Yang kuat tentu yang Menang' memang dianut oleh ratusan ribu orang, termasuk tuan sendiri.
  392. Telinga kiri Iwin yang putus sekarang mulai tertutup oleh rambut yang memang sengaja dipanjangkan.
  393. Kalau memang benar dia telah melupakannya dan mengkhianatinya, aku sendiri yang akan menghajarnya!
  394. Saya memang menekankan pada mereka bahwa kejujuran adalah modal utama kalau ingin bekerja di sini."
  395. "Bukan. Maksudnya, setelah dikaji berulang-ulang, yang sudah dinaikkan memang nggak mau diturunkan."
  396. "Kelihatannya, ia memang merasa lebih pas menjadi ketua partai, bukan kepala negara," kata rekan JP.
  397. Kenyataannya di luar memang sudah demikian kejamnya dan nyawa manusia tak lebih mulia dari belalang.
  398. Aku memang ditugaskan untuk melakukan penyelidikan bersama adikku ... Primadi memotong ucapan Wiro.
  399. "Ilmu totok dari saudara Shu Ta memang sungguh lihai sekali sehingga aku dapat dibuat tidak berdaya.
  400. Tokoh dan latar memang merupakan dua unsur cerita rekaan yang erat berhubungan dan saling mendukung.
  401. Hebat memang ilmu pedeng itu, mengandung tenaga keras, kadang lembut, kadang cepat dan kadang lambat.
  402. Dia juga banyak mengajarkan filosofi tentang kehidupan, yang memang disisipkan dalam setiap karyanya.
  403. Roy memang bisa memasukkan beberapa tinjunya, tapi dia pun harus menerima banyak pukulan di tubuhnya.
  404. Jika dia memang berada di sekitar kawasan ini pasti cecunguk lain kawan-kawannya juga berada di sini!
  405. Belum pernah dia melihat pemuda ini, akan tetapi watak Bong Kiat memang selalu meremehkan orang lain.
  406. Ah, belum, Pangeran. Sudah banyak yang datang meminang, akan tetapi anak saya itu memang keras kepala.
  407. Tapi tiba-tiba dia berpaling dan berseru: Saudara! Jika kau memang mampu mengobati istriku, tolonglah!
  408. Tommy meresapi kata-kata itu, dia merasa bahwa memang setan telah datang dirumahnya disetiap mimpinya.
  409. Tetapi, BP MPR memang tidak menyiapkan rancangan ketetapan untuk menerima pertanggungjawaban presiden.
  410. Ingin dia melihat kelanjutan peristiwa itu dan kalau memang diperlukan, dia siap mem­bantu gadis itu.
  411. Saat itu di langit memang nampak muncul sang surya, bulat penuh dan memancarkan sinarnya dengan terik.
  412. Apa salahnya kalau aku menjadi seorang Beng-cu kalau memang itu yang dikehendaki oleh dunia kang-ouw?"
  413. Pada dasarnya RS-449 mirip dengan RS-232-C dan memang ditujukan agar dapat beroperasi dengan RS-232-C.
  414. "Sudah lama aku mendengar kecerdikan Kai-ong, dan ternyata memang Locianpwe cerdik sekali!" puji Cu In.
  415. Mereka memang sudah jerih melihat se­pak terjang pemuda yang tiba-tiba mun­cul membantu Kwi Hong itu.
  416. TETAPI, hari-hari ini memang tak ada yang lebih big deal selain menjadi manusia ndableg (keras kepala).
  417. Perhitungan Goan Ciang memang tepat sekali dengan penyerahan tugas itu kepada dua orang pemuda Koa itu.
  418. "Bapaknya memang gagah, tapi, dia jahat!" Tanpa disuruh, dia membongkar sendiri rahasia penderitaannya.
  419. "Tetapi, yang seharusnya bertarung dengan SBY-JK memang bukan MS-HM atau W-SW, melainkan G-TS," kata MH.
  420. Akan tetapi dia terkejut sekali dan bersikap hati­-hati, maklum bahwa nona itu memang lihai bukan main.
  421. Kita memang harus yakin bahwa apa-apa yang bakalan menjadi bagian kira pasti akan sampai ke tangan kita.
  422. Orang ini memang hebat, pikirnya, dan selain pandai memimpin orang, juga tegas, jujur dan memegang janji.
  423. Ternyata kalian memang orang-orang hebat dunia persilatan. Nyanyuk Amber berpaling ke arah Sinto Gendeng.
  424. "Aku memang tidak memusuhi para pejuang, akan tetapi akupun tidak mau dianggap pengkhianat oleh bangsaku.
  425. "Aku memang lapar dan akan senang sekali makan bekalmu, kek. Akan tetapi, aku merasa tidak enak dan malu.
  426. Hal ini memang mungkin dilakukan karena mereka punya sumber keuangan lainnya untuk kehidupan sehari-hari.
  427. Jika malam jatuh di Nepal, kafe memang tempat yang menyenangkan untuk menghabiskan sisa malam yang dingin.
  428. Para penonton yang kebanyakan memang berpasangan keluar satu per satu seperti di peron stasiun kereta api.
  429. Siapakah pemuda tampan gagah yang pakaiannya perlente dan pesolek ini? Dia memang bukan orang sembarangan.
  430. Kemajuan teknologi komunikasi memang telah membuat batas-batas dan jarak menjadi hilang dan tidak berguna.
  431. Diplomat penggemar olahraga catur dan berkemampuan berpikir cepat namun lugas ini, memang suka berkelakar.
  432. Kini dengan ditemuinya anak panah ini terbukti bahwa dia memang yang jadi dalang kekacauan belakangan ini.
  433. Pulau-pulau itu memang alternatif yang bagus setelah lelah dan jenuh menjelajahi Pulau Dewata yang bising.
  434. Pemuda itu memang agak menyombongkan kepandaiannya, akan tetapi dia memang belum mempunyai seorang isteri.
  435. Bukan saja karena memang tidak ada urusan dengan-dia, tapi ternyata ilmu kepandaiannya sungguh luar biasa.
  436. Mencari uang untuk memenuhi kebutuhan hidup memang mutlak perlu, kalau kita mau hidup sebagai orang normal.
  437. Pula, agaknya memang sudah semestinya kita melakukan per­jalanan bersama sehingga dapat saling melindungi.
  438. Untuk acara nonformil, kaos dan celana jeans pun bisa Anda kenakan asalkan acaranya memang acara nonformil.
  439. Nafasnya tersengal, matanya mendadak tak lagi bersinar, Pak Iyok menelan ludahnya yang memang terasa pahit.
  440. Sebelum berkenalan dengan orangnya, memang lebih baik kalau lebih dahulu berkenalan dengan ketangguhannya!"
  441. TETAPI, JP dan MH memang harus merundukkan kepala atas meninggalnya kiai-politisi KH Cholil Bisri, 62 tahun.
  442. Sebab, secara umum kita tahu, ketiga lem- baga itu seakan-akan memang berhenti menjadi bahan olok-olok saja.
  443. Jika dia berbicara, bibir basahnya memang sudah dari sananya seperti kepedasan, seperti dimonyong-monyongkan.
  444. Di situ memang dibangun sebuah panggung yang agak tinggi sehingga tadi semua orang dapat melihat para penari.
  445. Apa lagi melihat bawahannya memang tidak bersalah, bahkan kini bersungguh-sungguh untuk menumpas pemberontak.
  446. Biasanya, Bu-tong-san nampak sunyi saja karena memang para penduduknya hanya orang-orang dusun yang bersahaja.
  447. Tukar dolar seperti ini memang bisa empat atau lima point lebih tinggi dari bank rates, dan mengandung risiko.
  448. Sinto, harap kau menyebut langsung nama orangnya kalau memang ada musuh dalam selimut seperti yang kau bilang!
  449. Kami memang bukan pemberontak, Cia-te. Akan tetapi cita-cita kami untuk kemerdekaan bangsa tidak pernah padam.
  450. Tan Sian Li yang ber­juluk Si Bangau Merah ini memang selalu membawa dua batang suling yang ber­selaput emas.
  451. Asal tahu saja, kisah itu memang lebih dari 300 jilid (buku) dan hingga akhir hayatnya kisah itu belum selesai.
  452. Mereka semua lalu mengadakan pertemuan di ruangan yang luas dan memang disediakan untuk pertemuan yang penting.
  453. Kalaupun memang ada sebab yang mengharuskan celaan maka hendaknya dia mencela dengan cara yang baik dan lembut.
  454. "Kalau begitu, mereka memang harus diperlakukan berbeda dengan para TKI yang memasukkan devisa Rp 23,7 trilyun.
  455. Huncwenya menyambar-nyambar dan memang ilmu silat Yo Ci cukup tinggi, lebih tinggi dari pada semua pengawalnya.
  456. "Tapi, apakah aku tidak boleh memilih jodohku sendiri?" Pernyataan ini memang sudah klise untuk zaman sekarang.
  457. Atau memang karena tiba-tiba saja mereka tidak mampu bergerak, termasuk ke lima ekor kuda yang mereka tunggangi!
  458. "Manusia memang selalu menilai sesamanya dari kulitnya, Dik," orang misterius ini tiba-tiba melemparkan masalah.
  459. "Tetapi, pengertian 'diproses sesuai dengan hukum yang berlaku' di sini, kan, memang begitu, Bu?" ujar rekan JP.
  460. Diam-diam ia memang amat mengagumi Shu Ta, dan akan mudahlah baginya untuk jatuh cinta kepada panglima muda itu.
  461. Bermacam-macam orang hari ini yang bisa dilihat Roy. Di musim liburan para sopir bis dan kondektur memang panen.
  462. Akan tetapi Tao Seng segera bangkit dan tersenyum, berkata kepada Khalaban. Paman, ucapannya memang benar sekali.
  463. "Dalam hal melakukan teror terhadap umat Islam, dari jaman baheula, bangsa Yahudi memang jagonya!" kata rekan JP.
  464. Kegiatan ini juga akan dikaitkan dengan peringatan hari kemerdekaan, yang biasanya memang dimeriahkan oleh pawai.
  465. Trijaya memang merupakan radio yang unggul dalam soal pemberitaan untuk para pendengarnya yaitu profesional muda.
  466. Di usia senjanya kini, ia mengisi hari-harinya dengan sesuatu yang memang ia suka dan memberi manfaat bagi sesama.
  467. "Aku memang sengaja hendak menguji cintamu, Han-ko. Akan tetapi engkau tetap mencintaku dengan wajahku yang buruk.
  468. GTE memang memiliki pengalaman 10 tahun dalam membuat sertifikat digital untuk pemerintah federal Amerika Serikat.
  469. Di Indonesia memang tidak ada perundang-undangan khusus yang membahas periklanan terutama dibidang telekomunikasi.
  470. "Untuk membunuh kaisar memang merupakan hal yang sulit karena kaisar selalu terkurung rapat oleh para pengawalnya.
  471. Namun selalu pemberontakan itu dapat dihancurkan pasukan Mongol yang memang amat kuat dan pandai dalam perang itu.
  472. "Saya memang bukan gadis Eropa modern ya, Roy, seperti yang kamu baca di majalah atau di film-filin!" Ina tertawa.
  473. Tantanganmu kuterima! Gadis mesum sepertimu memang harus disingkirkan dari muka bumi! teriak Bidadari Angin Timur.
  474. "Siauw Cu, di sini memang ada dua cara mengajarkan ilmu silat, dan ada dua macam murid yang mempelajari ilmu silat.
  475. Roy memang tidak mempedulikan apakah cerita Rashid tadi hanya sebuah karangan saja atau memang betul-betul terjadi.
  476. Bagaimana mungkin kini menjadi panglima Mongol? Tentu dia salah lihat, atau memang wajah panglima ini mirip Shu Ta.
  477. Joko Parepare menulis: "Para penguasa polidk memang tidak ditakdirkan untuk membahagiakan rakyat yang diwakilinya!"
  478. "Kalau memang itu yang ia kehendaki, aku harus menghadapnya sekarang juga, Han-ko." katanya sambil bangkit berdiri.
  479. Pesanku, di luar sana sekarang juga sedang menunggu seseorang yang semenjak tadi memang tak kuizinkan untuk masuk..
  480. Sore-sore begini di kota kabupaten memang lebih asyik keluyuran di tempat keramaian sambil jelalatan dan mulut usil.
  481. Kemudian memang terdengar sedikit kegaduhan, tetapi itu bagai hanya debur ombak yang terlambat tiba di garis pantai.
  482. "Ya, aku juga yakin itu tulisan Kuning! Hobinya memang menulis di pohon kan waktu di khayangan?" kata Bidadari Biru.
  483. Lantas sampai suatu saat ketika para dewa menurunkan seorang lelaki untuk menaklukkannya, Iis memang bertekuk lutut.
  484. Dia memang dengan mudah bisa menebas putus ikatan pada tangan dan kaki pemuda gendut itu lalu melepaskan totokannya.
  485. Dia memang tidak suka pada sang patih namun lenyapnya Wulung Kerso begitu saja membuat dia diam-diam merasa kawatir.
  486. Uang yang didapat kini memang tak seberapa dibandingkan kesabarannya menunggu mereka yang masih membutuhkan jasanya.
  487. Bagaimana sih, jadinya kok aku meragukan pilihanku sendiri? Ataukah memang nggak ada bedanya antara aku dengan setan?
  488. Dalam usianya yang tujuh belas ta­hun, Kwi Hong memang merupakan se­orang dara yang cantik jelita dan manis sekali.
  489. Tetapi, kata Joko Parepare, kalau semua huruf "s" dalam kalimat Gus Dur tadi diganti dengan "c", bunyinya memang lain!
  490. Bagus! Kalian bangsa pengkhianat memang berjiwa pengecut! Silakan bantu pimpinan kalian agar tidak mampus lebih cepat!
  491. Dia memang belum mengenal jauh si Wawan. Sedikit-sedikit memang dia baru tahu sebatas yang dibaca di cerita-ceritanya.
  492. Mereka berdua disambut sebagai tamu walaupun tidak ada yang mengenalnya, dan memang demikianlah kebiasaan di dusun itu.
  493. "Bagus! Nama Bi-kiam Nio-cu memang sudah terkenal di dunia kang-ouw akan tetapi aku Tang Hun tidak gentar menghadapimu.
  494. Pada mulanya memang cuma berjabatan tangan sambil mencorengkan pewarna itu atau ada yang menembaknya dengan pistol air.
  495. "Orde Baru memang mahaguru terbaik bagi penyelenggara kekuasaan untuk mempertahankan kekuasaannya," kata Joko Parepare.
  496. SEBAGAI sebuah "sport", demokrasi, baik yang dimainkan di "lapangan bola" maupun di atas "papan catur", memang menarik.
  497. Jadi, sumber masalahnya memang terletak pada huruf "s" dan huruf "c" -yang kebetulan berjejer dalam nama Mas Jubir tadi.
  498. "Itu membuktikan dua hal," kata JP. "Pertama, mereka memang para malinkundang yang selalu ingin mengingkari Ibu Pertiwi.
  499. "Perwira Mongol keparat! Kami memang pemberontak, kami berjuang untuk membebaskan rakyat dari pada cengkeraman penjajah.
  500. "Aih, sumoi, engkau memang tidak kuat minum." Ia lalu memberi isarat kepada seorang pelayan yang menjadi kepercayaannya.
  501. Membasmi Bu-tong-pai yang menjadi musuh besar suhu? Apa anehnya? Kalau mereka itu musuh besar suhu memang harus dibasmi!
  502. Akan tetapi tubuh Kalucin memang kuat bukan main dan kebal se­hingga tamparan-tamparan itu seperti tidak terasa olehnya.
  503. Bi-kiam Nio-­cu mengeluarkan seguci arak dan mereka makan minum dengan lahapnya karena memang perut mereka terasa lapar.
  504. Jika kalian berdua memang orang-orang Kerajaan maka kita adalah orang satu golongan! Kenapa ribut-ribut harus berkelahi?!
  505. Kalau kalian memang ada kepandaian, kalian berdua boleh mewakili ketua kalian dan sekarang kalian berdua menghadapi aku!"
  506. Ia memang meninggalkan tempat sebelum acara Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Asrama Pondok Gede itu dibuka oleh presiden.
  507. Kini hati kaisar itu tidak ragu lagi bahwa dua orang puteranya memang mempunyai maksud jahat terhadap adik mereka sendiri.
  508. Di dunia ini memang terdapat banyak pria yang jahat dan Gu Lam Sang merupakan seorang yang paling jahat di antara mereka."
  509. Dia memang suka sekali pergi berburu binatang-binatang hutan di hutan buatan di mana memang dilepas banyak binatang buruan.
  510. Apalagi memang ilmu kepandaian Tang Hun sudah cukup tangguh sehingga biarpun terdesak dia masih dapat melakukan perlawanan!
  511. Jika kau memang mahluk yang disebut Dedemit Karang Gontor maka ketahuilah, kedatangan kami kemari bukan untuk mengganggumu.
  512. "Kita memang bangsa yang celaka, karena gemar memberi dan menerima sumbangan yang tak jelas asal-muasalnya," kata rekan JP.
  513.  TETAPI, penyair Inggris Alexander Pope (1688-1744) memang menyatakan, "Harapan adalah mata air abadi dalam dada manusia."
  514. Seorang jantan dan memang dia merupakan jagoan di antara para muda Khitan, mahir ilmu bela diri terutama sekali ilmu gulat.
  515. Jika rakyat yang mati memang adalah korban keracunan seperti katamu, ini adalah satu hal aneh luar biasa! ujar Suro Markum.
  516. Andamsuri yang memang sudah gatal tangan untuk menghabisi orang-orang Lembah Akhirat segera putar Kapak Maut Naga Geni 212.
  517. Akan tetapi aku memang sedang men­cari ayahku, Su-i. Dia harus menjelaskan mengapa dia tidak pernah pulang me­nengok ibu.
  518. Kemajuan teknologi memang sudah memorak-porandakan tatanan norma di sana, sehingga kaum mudanya sering jadi korban keadaan.
  519. Anak-anak muda itu sejenak memang seperti terpesona melihat kenekatan Wawan. Pikir mereka, seperti di film-film action saja.
  520. Keadaan tidak mengimpor beras dan memanfaatkan pangan pengganti memang memperlihatkan sebuah upaya untuk kemandirian pangan.
  521. Sebaliknya, dapat juga memastikan E-mail ini memang berasal dari pengirimnya tanpa bisa disangkal oleh si pengirim tersebut.
  522. Agaknya ia memang haus sekali, ia tersenyum memperlihatkan deretan gigi putih yang rapi dan memberikan guci kepada kakaknya.
  523. Dia memang menipumu Jagal iblis! Sekaligus memfitnahku! Yang bicara dengan suara lantang ini adalah Sutan Alam Rajo Di Bumi.
  524. Biasanya hal ini disertai dengan tanda tangan digital yang membuktikan bahwa pesan yang kita kirim memang berasal dari kita.
  525. "Heh-heh-heh, engkau memang cerdik, Goan Ciang. Memang sesungguhnyalah, aku sudah menganggap engkau sebagai keluarga sendiri.
  526. Jika ketentuan dari pengaturan yang diacu memang dapat diberlakukan seluruhnya, maka istilah "tetap berlaku" dapat digunakan.
  527. Lurah Koa akan menjadi pembantuku, dan seorang di antara kedua puteranya, kalau memang kau suka, dapat saja menjadi mantuku."
  528. Ada memang jam-jam khusus (biasanya Minggu sore), di mana para santri bisa refreshing dengan masyarakat di sekitar pesantren.
  529. Namun, dia tidak berani masuk ke dalam sebuah di antara toko-toko atau rumah makan itu karena memang dia tidak mempunyai uang.
  530. Banyak memang kelompok pejuang pada waktu itu, orang-orang yang bergembar-gembor akan mengusir penjajah Mongol dari tanah air.
  531. Kalian lihat saja!" kata orang keempat, seorang pemuda yang paling pesolek di antara mereka dan memang wajahnya tampan sekali.
  532. "Kita memang tidak pernah bertemu akan tetapi engkau keliru kalau mengira di antara kita tidak pernah terdapat urusan apa pun.
  533. Mereka adalah orang-orang yang memiliki modal, cukup pantas kalau dikenakan pajak karena mereka memang mendapatkan keuntungan.
  534. "Malu? Engkau yang begini cantik jelita, malu kalau orang lain melihat mukamu? Sungguh aneh!" kata Kwi Hong yang memang lincah.
  535. Hal ini seperti dinyatakan oleh Sukir (Kelompok 3) memang tidak ada batasan, bahkan sampai kendhit (batas vegetasi) pernah juga
  536. Perlu apa mereka berbohong kepada sesama rakyat dusun? Bagaimanapun juga, memang kita harus membuktikan kebenaran laporan kita.
  537. Daerah itu memang berbukit-bukit dan memang merupakan daerah yang baik sekali untuk menjadi markas laskar yang sedang dihimpun.
  538. Terkait dengan Aceh, penyusunan RKP 2006 memang belum memperkirakan akan tercapainya Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki dengan GAM.
  539. Lalu Venus? Roy sadar bahwa, meratapi sebuah perpisahan adalah bodoh sekali! Dia memang mengakui ada yang menjalari perasaannya.
  540. Sekilas memang masih bisa tampak ciri-ciri khas gadis Jawa pada rambut Ayu, kulitnya yang kuning, dan kecantikan gaya masa lalu.
  541. Tetapi pada lain saat, brahmana itu cepat menyadari bahwa si Gajah itu memang seorang anak penggembala yang tak tahu pengalaman.
  542. Pada akhirnya, kematian memang menjemputi Roro Mendut, tetapi kematian itu lebih disebabkan oleh sikap dan perlawanannya sendiri.
  543. "Hemmm, cinta memang dapat memabukkan manusia, anakku. Baiklah, aku tidak akan terpengaruh oleh baik buruknya muka calon mantuku.
  544. "Kamu generasi muda yang gelisah, Roy." Roy tertawa getir, "Saya memang generasi muda yang gelisah dan marah terhadap lingkungan.
  545. Dengan demikian, dapat dibilang bahwa Khabuli merupakan orang yang paling berkuasa di Wu-han! Orangnya memang mengesankan sekali.
  546. Karena memang di situ sudah dipersiapkan dan disediakan arak, maka kedua orang pangeran, diikuti yang lain minum tiga cawan arak.
  547. Mulut yang manis itupun selalu tersenyum seperti mulut Pek Mau Lokai, dan memang gadis ini adalah cucu pendiri Hwa I Kaipang itu.
  548. Benar, aku memang puteri Pangeran Mahkota dan namaku Tao Kwi Hong, lalu mengapa, Han-ko? Aku masih Kwi Hong yang biasa itu bagimu.
  549. Bukankah kamu sekarang nggak lagi mikirin sekolah? Berarti kamu punya banyak waktu, kalau memang itu sudah menjadi keputusan kamu.
  550. Sambil menyerahkan kecapi itu kembali kepada Prantisari dia berkata: Ah, petikan kecapiku ternyata memang tidak semerdu petikanmu.
  551. Namun, gerak-gerik mereka tidak seperi petani kasar, dan memang sesungguhnya mereka adalah dua orang muda bangsawan yang menyamar.
  552. "Kalau memang Bapak berilmu tinggi, apa korek api itu tidak patah jika semua penonton berusaha mematahkannya?" kata si Topi berani,
  553. Ang Hwa Nio-nio memang seorang ahli totok yang lihai sekali, dan ia sudah menurunkan ilmu totoknya itu kepada kedua orang muridnya.
  554. Perasaan Ki Rawe Jembor semakin tidak enak ... Dia berkata: Aku memang tak punya waktu Raden Cokro. Aku harus kembali ke Kotaraja.
  555. Kami berdua memang mendapat tugas menyambut para tetamu dari jauh! Silahkan turun dari kuda! Kami akan membawa kalian menemui Dewi!
  556. "Kalau memang jujur, akui juga dong penindasan, kebobrokan, dan korupsi mereka yang membangkrutkan negeri ini!" kata para demokrat.
  557. Sejak muda Tawang Merto memang gemar berkelana untu mencari dan belajar berbagai ilmu, mulai dari ilmu silat sampai ilmu kesaktian.
  558. Pelajaran itu penting sekali untuk memperkuat Bu-tong-pai, Susiok. Dan memang sudah sepatutnya kalau suhu mengajarkan kepada kita."
  559. Ternyata maksudmu memang jahat! Biar kau kami bunuh saat ini juga! Habis berkata begitu si gadis memberi isyarat pada dua kawannya.
  560. Rakyat kebanyakan memang selalu jadi korban siapa saja, oleh kaum sesamanya yang lebih pintar atau juga orang-orang kaya yang rakus.
  561. Aku memang adikmu! Tapi aku bukan bawahanmu! sahut Primarani lalu tertawa panjang dan berkelebat menyusul Pendekar 212 Wiro Sableng.
  562. Gerakan itu memang belum sempurna, masih kaku, akan tetapi sudah benar dan jauh lebih baik dibandingkan gerakan kedua orang muridnya!
  563. Tapi baiklah. Pada saat hendak mengatur hari perkawinan anak-anak kita, tidak pada tempatnya memang kalau aku mempunyai rencana lain.
  564. Tapi yang belum berkeluarga, bukan maksudku untuk mencemooh dan tak peduli dengan status yang memang masih manusia setengah baya itu.
  565. Tetapi, kata Soichiro Honda, "Nilai kehidupan memang bisa ditimbang berdasarkan berapa kali jiwamu nyungsep, suntuk secara mendalam."
  566. Mereka yang tadi terpelanting juga sudah bangkit dan siap menerjang karena memang Goan Ciang dan Shu Ta tidak berniat melukai mereka.
  567. Kalau memang tidak diharuskan melakukan kejahatan, melainkan untuk perjuangan, lebih baik dia taat agar Thian It Tosu tidak terbunuh.
  568. Dua buah benda itu ternyata memang adalah anggota rahasia laki-laki diserahkan satu pada Dewa Sedih dan satunya lagi pada Dewa Ketawa.
  569. Aku memang sengaja menghinamu, habis kau mau apa? Aku menantangmu untuk mengadu kepandaian, kalau engkau menolak berarti engkau takut?
  570. Menteri Kesehatan Ahmad Sujudi menimpali: "Saya memang gagal mendidik masyarakat untuk menyadari pentingnya pencegahan demam berdarah."
  571. Seleksi administratif pada persyaratan yang sifatnya memang dapat dengan mudah diseleksi, mungkin tidak mengalami masalah yang berarti.
  572. "Ilmu silat itu memang bukan ilmu silat Siauw-lim-pai dan pinceng mendapatkannya secara kebetulan saja." Hwesio tua itu lalu bercerita.
  573. Kedua hal tersebut tidak mungkin dipisahkan karena memang proses belajar terjadi dalam konteks interaksi diri anak dengan lingkungannya.
  574. Habis, harus bilang apa? Apakah aku harus mengatakan bahwa wajahmu buruk sekali, padahal kenyataannya memang indah kalau engkau tertawa?
  575. Maka anehkah kalau ia seketika jatuh cinta kepada Pangeran Tao Seng? Cinta pertama pada pandangan pertama memang berkesan dalam di hati.
  576. Mudah diduga bahwa inilah yang dinamakan hutan Bambu Kuning karena di situ memang banyak tumbuh bambu kuning di samping pohon-pohon lain.
  577. Mungkin aku memang malaikat maut yang bakal mencabut nyawamu! Manusia yang suka bercampur dengan manusia sejenisnya kabarnya paling cocok
  578. Pangeran ini, seperti yang dinilai oleh ayahnya sendiri, memang pemalas dan suka pelisir, akan tetapi dia ber­ambisi dan ingin berkuasa.
  579. Pada waktu itu, memang muncul banyak sekali kelompok atau gerombolan orang-orang yang berkedok perjuangan, mengganas di daerah pinggiran.
  580. Kalau Bululani memang anakku, lalu di maha adik kembarnya si Andamsuri yang tentunya adalah ibu dari cucuku Puti Andini yang di sana itu!
  581. Dia memang hendak menuju ke kampung halamannya, tanah tumpah darahnya, yaitu tempat di mana darah ibunya tertumpah ketika melahirkan dia.
  582. Dia dapat memasukkan di daftar gaji lima orang untuk pemuda itu, karena memang hasil pekerjaannya sama dengan hasil pekerjaan lima orang.
  583. Sebagai diplomat ia memang dikenal selalu mempunyai 1001 jawaban atas segala macam pertanyaan dan permasalahan yang dihadapkan kepadanya.
  584. "Dia memang berjiwa pendekar dan menurut keponakanmu Kwi Hong, ilmu silatnya hebat sekali sehingga dia mampu mengalahkan para datuk sesat.
  585. Ibu! teriak Puti Andini seperti tidak percaya akan pendengarannya dan mengira Andamsuri memang bermaksud culas hendak mengorbankan dirinya.
  586. Sebagaimana dengan perkembangan bahasa Indonesia, sastra Indonesia tidak ada masalah dalam globalisasi karena ia memang berada di dalamnya.
  587. Sarungkan golok kalian! Bicara biasa-biasa saja! Senjata tidak akan membantu kalian menemukan anak itu! Karena dia memang tidak ada disini!
  588. Hal ini kemungkinan disebabkan karena pertanyaan tidak dimengerti oleh responden atau responden memang tidak mengetahui jawaban yang tepat.
  589. Dan dia mendengar dari ibunya bahwa ayahnya memang sudah mengambil keputusan untuk mengangkat seorang putera mahkota dalam waktu dekat ini.
  590. Unsur kimia dasar dalam hujan asam sebenarnya tidak berbahaya, misal belerang dan nitrogen, karena secara alami memang ada dalam lingkungan.
  591. Logika ini memang ada benarnya, bahwa dengan memberikan baju yang longgar akan memberikan ruang yang luas untuk bisa menampung swing voters.
  592. Pemandangan sebaliknya terjadi saat musim penghujan, airnya meninggi dan dapat membanjiri rumah-rumah yang memang dibangun di bantaran kali.
  593. Manusia memang sukar membebaskan diri daripada ikatan-ikatan antara manusia, ikatan dengan harta benda, dengan kedudukan, dengan kepandaian.
  594. Nuraninya memang mengatakan, bahwa dia menyukai bahkan suka kangen pada si Rangga. Tapi itu tadi, seorang lelaki lebih dulu merebut hatinya.
  595. "Benar, memang aku menggunakan siasat" serentak Anuraga menanggapi "siasat itu berupa suatu ilmu yang disebut Tata-gerak untuk membela diri.
  596. Melihat sikap sutenya ini, Cu Goan Ciang menjadi heran, akan tetapi dia memang cerdik dan sekilas pandang saja dia dapat menarik kesimpulan.
  597. Tetapi, itu memang dikehendaki oleh Bush, sebagaimana yang dinyatakannya (setelah Joko Parepare menyelipkan kata "tidak" pada pernyataannya):
  598. Pendekar 212, jika kau memang tengah menyelidiki masalah besar menyangkut kematian, ratusan rakyat karena diracun ini, mari kita bekerjasama.
  599. Gaya penulisan mereka memang berbeda, tetapi mereka tetap mengikuti kebijakan dan peraturan yang berlaku dalam program Trijaya News Round Up.
  600. Tetapi, soal utang, UKM, Tommy, Rahardi, Akbar, Theys, paha ayam, memorandum, uang palsu, narkoba, banpres, judi, memang tak kunjung selesai.
  601. Lebih dari 50% dana yang telah dihimpun oleh Perum Pegadaian tertanam dalam bentuk aktiva ini, karena memang ini merupakan kegiatan utamanya.
  602. Panji Margabaya mengangguk "Engkau benar, memang Madan-Teda ini merupakan sebuah Naditira-pradesa yang berkedudukan sebagai daerah swatantra.
  603. Kamarnya memang berada di samping, menembus taman sehingga dia dapat dengan leluasa meninggalkan kamar untuk keluar rumah atau memasuki taman.
  604. "Terserah kamu mau menilai aku apa, Roy. Terserah. Aku memang sering gonta-ganti pacar, tapi aku bukan cewek yang gampang terpikat sama lelaki.
  605. Anuraga mengangguk kagum, la tahu bahwa anak itu memang keras hati dan tak pernah merintih walaupun menderita kesakitan yang bagaimanapun juga.
  606. Pasca diperiksa KPK selama 7 jam awal Februari lalu, Suswono mengakui pertemuan tersebut memang ada, namun ia tak merinci siapa saja yang hadir.
  607. Tadinya memang ada yang naik, akan tetapi setiap kali ada pemburu berani naik ke bukit itu, dia turun lagi dengan digotong karena terluka parah.
  608. Mereka mempersilakan kepada siapa saja yang datang lebih awal dari mereka dan akan naik ke perahu kalau memang sudah merasa saat itu gilirannya.
  609. Ilmu totok itu memang me­miliki gerakan yang amat aneh maka kalau tidak mempelajarinya, tentu dia akan mudah tertotok dan dibuat tidak berdaya.
  610. Betul katamu, Roy, kapan kita bisa jumpa lagi? Atau memang kita tidak akan pernah jumpa lagi? Ani takut sekali kemungkinan terakhir yang terjadi.
  611. Melihat sikap pemuda itu demikian tabah menghadapi mereka bertiga, Tung-hai Lo-mo yang wataknya angkuh itu membentak, "Dia memang berada di sini.
  612. Persepsi dalam ruang publik di Indonesia memang menyudutkan AS sebagai super power yang menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan politiknya.
  613. Perbedaan berpikir disebabkan karena latar belakang agama, adat istiadat, masyarakat, ekonomi, kebudayaan dan sebagainya memang ada di antara kita
  614. Tapi siapa yang akan memberinya air? Dan kalau memang ada yang menjual, di mana dia mesti beli? Kalian sendiri mau memberi atau mencarikannya air?
  615. Orang yang memiliki pamrih besar yang dia sendiri sebut sebagai cita-cita, memang mempunyai seribu satu macam akal untuk mencapai apa yang dituju.
  616. Sungai Ganga memang ibarat magnet dan disucikan oleh masyarakat India, khususnya yang beragama Hindu, karena dipercaya sebagai air mata Dewa Shiva.
  617. Bukan berarti provider lain tidak melakukan pelanggaran etika dalam beriklan, namun dua provider ini memang menjadi seteru utama dalam kondisi ini.
  618. Kita memang harus berusaha untuk menolong sucimu, akan tetapi tidak secara ceroboh yang akhirnya bukannya berhasil malah membahayakan diri sendiri.
  619. Nasib Qais-Laila dan Roro Mendut-Pronocitro memang sama-sama nahas; kedua pasangan tersebut mengalami kematian yang tragis akibat pertaruhan cinta.
  620. Dia hanya menghadapi kaki tangan hartawan Ji, dua orang yang hanya melaksanakan tugas karena memang itu pekerjaannya, walaupun pekerjaan itu jahat.
  621. Akses wartawan terhadap nara sumber penting memang seringkali diciptakan oleh organisasi/perusahaan untuk memperoleh publisitas yang baik dan benar.
  622. Saat itu mereka memang sudah sampai di dasar lembah dimana terdapat sebuah pedataran batu selebar delapan tombak persegi, diapit oleh tiga mulut goa.
  623. Anak buah Yo Ci memang memperlihatkan kekerasan dan kekejaman, akan tetapi sikap Yo Ci baik sekali, tidak seperti orang yang suka melakukan pemerasan.
  624. TETAPI, menurut PBB, Indeks Pembangunan Manusia Indonesia sepanjang 2003 memang memburuk: kurang gizi, kurang sehat, kurang bersih, kurang pendidikan.
  625. Tetapi, diakui oleh TK, Presiden Megawati selama ini memang tidak dekat dengan rakyat, sebab, cenderung dihalang-halangi oleh birokrasi dan DPP PDI-P.
  626. "Makanya, sebelum jadi anomali jilid dua, JK harus mengundurkan diri dari kursi wapres, dan jabatan itu, kalau memang kurang kerjaan, dihapuskan saja!"
  627. Untuk zaman sekarang segala pintu memang harus ditutup rapat, karena para pencoleng tidak akan pernah peduli barang-barang buruannya berasal dari mana.
  628.  Tetapi, diakui oleh TK, Presiden Megawati selama ini memang tidak dekat dengan rakyat, sebab cenderung dihalang-halangi oleh birokrasi dan DPP PDI-P.
  629. Walaupun tidak mempedulikan tetapi merekapun tak mengusirku " pada lain saat Dipa menjawab keraguannya "ah, memang aneh sekali kedua kakek dan cucu itu"
  630. Pendekar 212 memang sengaja tidak mau membunuh ketiga orang itu karena dia yakin ada sesuatu yang tidak beres yang nanti perlu dikorek dari mulut mereka.
  631. "Ha-ha-ha, jangan engkau membual!" kata Lam-hai Koai-jin. "Kalau dia memang ayah kandungmu, mengapa engkau malah menentangnya sehingga gerakannya gagal?"
  632. Edi mencekal lengan Roy. "Lepasin, Roy!" Matanya yang berwibawa sejak dulu memang jadi momok buat si Roy. Si bandel itu dengan jengkel meninju jok mobil.
  633. "Liu Bi, engkau memang tak tahu diri! Dengan kedua tanganmu masih lengkap saja engkau tidak akan mampu mengalahkan aku. Apa lagi tanganmu hilang sebelah.
  634. Dunia komik memang telah menjadi bagian dari hidupnya bahkan kedua putrinya berhasil Ia sekolahkan hingga perguruan tinggi dari penghasilan membuat komik.
  635. "Yang recok memang ada maunya: jual sayap dan paha ayam yang, oleh rakyatnya sendiri tak dikonsumsi, karena di situ segala hormon dan vaksin disuntikkan!"
  636. Dikawasan perbatasan hutan antara tiga wilayah Bogor, Purwakarta dan Karawang memang sering diberitakan oleh orang-orang desa tentang nama beberapa curug.
  637. Bila memang ingin melawan pasar oligopsoni kayu fast growing (umumnya untuk serat) maka pemerintah harus membangun banyak tambahan pabrik pulp dan kertas.
  638. Namaku Lu Tong Ki, sebut saja aku kakek atau Kai-ong karena memang itu julukanku jelek-jelek aku ini raja lho, walaupun hanya raja pengemis, heh-heh-heh!"
  639. "Aku Bong Kiat memang sudah beranak-isteri, akan tetapi siapa melarangku memilih seorang gadis untuk menjadi selirku? Hayo katakan, siapa berani melarang?"
  640. Menurut Naga Kuning yang aku suruh menyelidik ke Lembah Akhirat senjata sakti itu memang berada di tangan sang Datuk. Tapi tak diketahui disimpan .di mana.
  641. Tidak, hanya memang kenyataannya engkau kejam sekali, Nona. Orang demi­kian banyaknya kaubunuh tanpa berkedip mata, apalagi namanya itu kalau tidak kejam?
  642. Melihat ini, Yo Han yang mengkha­watirkan keadaan gadis itu segera ber­seru, Tahan dulu! Gadis itu hanya mem­beri peringatan dan ucapannya memang benar.
  643. Hijau Dua dan Hijau Tiga yang rupanya pada dasarnya memang tidak senang terhadap Hijau Satu mencibirkan bibir, berharap sang Dewi segera menjatuhkan hukuman.
  644. "Panca, engkau benar2 keras kepala ..." baru buyut Tayaka menggeram, Anuraga cepat melerai "Ki Panca, memang dalam undang2, tuntutanmu tiada mendapat tempat.
  645. Masalahnya memang tidak terletak dalam visi dan misi, tetapi dalam rincian detilnya, seperti kata pepatah yang mengatakan  'the devil hides in the details'.
  646. "Hemm, aku memang sudah tidak senang melihat penjajahan dilakukan bangsaku, akan tetapi apakah aku harus membantu kalian menentang bangsa dan ayahku sendiri?"
  647. Sehingga memang perlu diadakan pengukuran untuk mengambil data kelentukan seseorang, karena sangat bermanfaat untuk beberapa tujuan yang diinginkan seseorang.
  648. Dia memang ingin mempelajari ilmu totokan yang disebut Tok-ciang itu, walaupun bukan itu benar yang membuat dia betah melakukan perjalanan bersama gurunya ini.
  649. Malam memang menakutkan, tapi bagi aku siang dan malam sama-sama menakutkan dan aku tidak setuju jika orang berkata ketakutan adalah pertanda adanya kehidupan.
  650. Sekalipun pemuda itu tidak memandang kepadanya! Wanita memang aneh. Diperhatikan orang tidak suka, akan tetapi tidak diacuhkan juga tidak senang dan penasaran.
  651. Pembakaran mayat memang sengaja di Ganga, karena mereka menganggap jika abunya ditabur di sungai suci itu, berarti sudah kembali ke haribaan dewa mereka, Shiva.
  652. Kedua adalah Bouw In dan muridnya, Coa Leng Si. Kedua orang guru dan murid ini juga kagum dan mereka harus mengakui bahwa ilmu silat Cu Goan Ciang memang hebat.
  653. Dia memang nampak gagah dan menyeramkan, akan tetapi pembawaannya menunjukkan bahwa dia seorang tinggi hati, angkuh dan membanggakan kedudukan dan kekuasaannya.
  654. Biasanya bagi orang kebanyakan seperti mereka, yang baru bisa jadi penonton pawai kehidupan di pinggir jalan, memang lebih bagus punya impian ketimbang harapan.
  655. Sejak kecil, aku dan kakak angkat yang tadinya kuanggap kakak kandung itu, mempelajari ilmu silat dan karena dia memang tidak berbakat, dia selalu kalah olehku.
  656. Mendengar ucapan itu Ki Dukun Japara berseru : Patih Kerajaan! Aku memang sudah pasrah menerima kematian! Tapi bukankah aku akan dijadikan saksi dihadapan Raja?!
  657. Habislah sudah harapannya untuk memperisteri Siu Lan. Sejak pertama kali bertemu dengan Bi-kiam Nio-cu Siang Bi Kiok, dia memang sudah tertarik dan kagum sekali.
  658. Dan semua peralatan dan perlengkapan perang serta artribut militer yang ditayangkan dalam film tersebut merupakan gambaran asli dan pada kenyataannya memang ada.
  659. Jahanam pengecut.Lepaskan aku dan mari kita bertanding kalau memang kali­an gagah! Ia mendamprat akan tetapi sia-sia belaka karena orang-orang itu hanya tertawa.
  660. Gadis itu memang mereka kenal sebagai seorang gadis yang wataknya baik, jauh berbeda dengan ayahnya, bahkan sering membela mereka dari penindasan ayahnya sendiri.
  661. Hal ini penting karena halaman HTML yang dikirim itu, dapat menjadi bukti otentik bahwa pelayan yang menandatanganinya memang benar-benar pernah menandatanganinya.
  662. "Akan tetapi, untuk murid kami Coa Kun, kami akan mempersiapkan tenaga kami kalau memang dapat membantunya," sambung Tee Moli dengan suaranya yang parau dan besar.
  663. Kiranya kalian adalah orang-orang yang sesat dan memang patut diberi hajaran! kata gadis itu yang bukan lain adalah Souw Cu In yang kebetulan le­wat di dusun itu.
  664. Namun ia dapat menyelami perasaan orang maka menyahutlah ia dengan tenang "Benar, memang keping emas itu berasal dari gelang yang dipakai ibuku semasa masih hidup.
  665. Pemerintah India memang sengaja membangun taman-taman; selain untuk paru-paru kota, juga menjadi tempat istirahat yang praktis bagi rakyatnya dari rutinitas kerja.
  666. Yang pasti, Kapolri mengakui, sulit melacak asal usul bahan peledak RDX, PETN, dan TNT yang ditemukan di lokasi --bahan-bahan yang memang tidak dibeli oleh Amrozi.
  667. Majulah, Totiang. Senjataku hanyalah kaki tanganku yang diberikan Tuhan kepadaku! jawab Yo Han dan memang ketua Thian-li-pang ini tidak pernah menggunakan senjata.
  668. Pada saat bersamaan datanglah temannya, Pongkring, yang tanpa basa-basi langsung menanyakan kabar kelahiran anak kedua Djo Koplak yang memang sudah lama dikenalnya.
  669. Dia memang pernah kalah oleh Thian Moko dan hal itu tidak membuat dia penasaran karena Thian Moko adalah seorang datuk yang memiliki nama besar di dunia persilatan.
  670. Ketika dua orang yang akan bertanding itu berdiri saling berhadapan, memang nampak jelas sekali perbedaannya, yaitu dalam penampilannya, Shu Ta kalah segala-galanya.
  671. Di benak mereka memang sudah tergambar, bahwa di sebelah sini atau di sana adalah pos atau markas tempat nongkrong kelompok si anu atau kelompok si anu lainnya lagi.
  672. Joko Parepare (JP) terpeleset mengutip: "Saya memang gagal mendidik nyamuk aedes aegypti untuk menyadari pentingnya menyengat pemerintah yang payah dan kurang gaul!"
  673. Siancai, kata-katamu memang masuk akal, Pangcu. Akan tetapi engkau tadi tentu melihat dan mendengar sendiri betapa bocah ini yang menantang, bukan kami yang memulai.
  674. Mereka ini memang nampak sederhana, dengan caping petani, dengan kulit muka, leher dan tangan kecoklatan terbakar sinar matahari, dan pakaian mereka dari kain kasar.
  675. Yang mempunyai kerja memang Lurah So, kepala dusun Lam-kiang yang cukup ramai karena daerah itu memang makmur, tanahnya subur dan perairannya mengandung banyak ikan.
  676. "Hemmm, memang engkau pernah mengajari cara menghadapi tok-ciang, akan tetapi engkau sendiri yang menyuruh aku memanggil Niocu. Jadi sekarang aku bukan lagi muridmu."
  677. Pria itu memang menyeramkan, tinggi besar hitam dan nampak kokoh kuat seperti sebongkah batu karang, namun, Shu Ta melihat titik kelemahan, yaitu pada pandang matanya.
  678. Bagaimanapun yang dipertaruhkan pada saat ini bukan agama, tetapi berjuta-juta nyawa manusia, atau lebih dari ¾ penduduk dunia jika memang nantinya konflik itu meluas.
  679. Karena dia memang ingin sekali mempelajari ilmu itu, maka dia lalu menjatuhkan diri berlutut di depan Bi-kiam Nio-cu dan memberi hormat sambil menyebut subo (ibu guru).
  680. Reaksi keras terhadap terhadap konflik ini, yang menurut para penentangnya merupakan serangan Israel terhadap Palestina, memang wajar terjadi di berbagai belahan dunia.
  681. "Tetapi, penyuap, pemakan suap, dan koruptor di sini, memang lebih mulia dari kambing," kata JP. "Padahal, penyakit yang ditularkannya bukan cuma di mulut dan di kuku."
  682. Tirto Utomo memang sudah wafat pada tahun 1994 namun prestasi Aqua sebagai produsen air minum dengan merek tunggal terbesar di dunia tetap dipertahankan sampai sekarang.
  683. "Pangcu, dan engkau juga, Yen-moi. Aku memang tidak perlu berpura-pura dan sebelumnya aku harap pangcu dan engkau suka memaafkan kalau ucapanku ini menyinggung perasaan.
  684. Si jenggot yang kehilangan jenggotnya dan si botak yang tumbuh tanduk itu memang merasa penasaran dan sakit hati telah dipersakiti dan dipermalukan di depan banyak orang.
  685. Sedangkan si bandel sendiri tidak pernah tahu apa yang dirasakan Ayu. Dia memang menyayangi si kacamata itu, tapi bukankah Ayu tempo hari bilang: suka bukan berarti cinta.
  686. "Tetapi, semua itu memang lebih cocok sebagai acara yang ditayangkan di televisi, bukan sebagai agenda aksi yang harus dilaksanakan di lapangan," kata Maman Halmahera (MH).
  687. "Demi keselamatan Bouw Siocia, saya bersedia mempertaruhkan nyawa!" kata pula Shu Ta dengan sikap gagah dan memang ketika mengucapkan kata-kata ini, dia bersungguh-sungguh.
  688. Jika pun benar adanya moral itu hanya masalah pribadi yang kurang pantas aku umbar untuk diperbincangkan di sini, karena aku memang tak sedang membicarakan masalah pribadi.
  689. Ang Hwa Nio-nio memang memiliki keistimewaan dalam ilmu menotok sehingga ilmunya itu disebut Tok-ciang (Tangan Beracun) karena sekali totok saja mampu mencabut nyawa orang.
  690. Tentu saja mereka berdua segera menjadi akrab sekali dengan Shu Ta yang memang telah menjadi sahabat mereka, bahkan mereka yang memungkinkan Shu Ta menjadi seorang panglima.
  691. Buyut Tayaka memang sudah mengandung prasangka bahwa tentu ada sesuatu yang tak wajar mengapa orang sekuat pandai besi Panca dapat diteliku tangannya oleh brahmana muda itu.
  692. "Wah, baik sekali, Yen-moi. Sungguh mati, sedikitpun aku tidak pernah mengira bahwa engkaulah pemuda remaja dusun yang ketolol-tololan dan penakut ini! Engkau memang hebat!"
  693. Bukankah Tuhan selalu memberikan sesuatu yang terbaik buat umatNya? Kalau memang si bayi jatuh ke tangan kakeknya, mungkin itulah penyelesaian yang terbaik menurut versiNya.
  694. Kedua contoh di atas menunjukkan entry yang nampaknya normal, tidak mengandung security hole, dengan asumsi pada baris kedua memang pemakai "budi" diperbolehkan menjadi root.
  695. Pemilihan kata-kata tersebut memang dipakai penulis untuk lebih menekankan istilah yang sebenarnya dalam pemakaian kalimat tanpa mengurangi makna yang terkandung di dalamnya.
  696. TETAPI, Megawati tampaknya memang lebih suka bicara hanya sebagai Ketua Umum PDI-P, hanya di hadapan massa partainya sendiri, di kediamannya sendiri, mengenai dirinya sendiri.
  697. Kenapa dan mau apakah seorang pangeran berada di antara pegunungan di tempat yang begitu jauh di utara itu, seorang diri pula?Pangeran Tao Seng memang seorang petualang besar.
  698. Pertama memang dada wiro, namun jika terpaksa meleset maka ujung keris akan terus ditikamkannya ke kepala Nawang Suri yang terkulai di atas bahu pendekar dari Gunung Gede itu!
  699. Diluar kau memang tampak seperti nenek! Tapi didalam kau adalah dajal lelaki yang berbuat mesum dimana-mana, menyukai sesama lelaki tapi juga memperkosa orang-orang perempuan!
  700. Ketika kemudian mayatnya digantung kaki ke atas kepala kebawah dicabang pohon, jelaslah dia memang seorang laki-laki, bukan seorang nenek sebagaimana penampilannya yang palsu!
  701. Apabila server anda terhubung ke Internet dan memang server WWW anda disiapkan untuk publik, maka anda harus lebih berhati-hati sebab anda membuka pintu akses ke seluruh dunia
  702. Bisa dicoba dengan ngejelasin tentang konsep rizki berkaitan dengan pekerjaan, atau pun jodoh yang memang itu semuanya tak ada kaitannya dengan berjilbab or nggaknya seseorang.
  703. Di dalam hatinya, pemuda ini memang harus mengakui bahwa Yen Yen seorang gadis yang amat baik, dan hanya sebanding dengan mendiang Kim Lee Siang, kekasihnya yang membunuh diri.
  704. Hal ini harus dilakukan untuk menghindari kesalahan mengenali apakah bit penanda pada file pemampatan tersebut benar-benar bit penanda atau memang karakter dari file yang asli.
  705. Dalam hal ini pengguna harus menunjukkan bukti bahwa memang dia adalah pengguna yang sah, misalnya dengan menggunakan password, biometric (ciri-ciri khas orang), dan sejenisnya.
  706. Ketika kakek itu mengeluarkan bungkusan dan membuka bungkusan, dia melihat roti dan daging yang memang cukup banyak untuk mereka berdua, maka dengan hati lega diapun ikut makan.
  707. Namun para pendukung penggunaan sampel tersedia menyatakan bahwa jika suatu fenomena, karakteristik, sifat itu memang ada maka kesemua hal tersebut harus ada pada setiap sampel.
  708. Ha-ha-ha, eng­kau juga telah memperoleh kemajuan pesat, Lo-mo. Nah, engkau memang pan­tas berunding denganku, lekas katakan apa yang menjadi keperluanmu datang berkunjung ini.
  709. "Sinisme Tuan Yeo itu memang melecehkan, tetapi harus diterima sebagai kritik pedas agar kita lebih dulu membereskan sistem hukum dan keuangan di sini," kata Joko Parepare (JP).
  710. Dan mengenai pajak, memang sudah semestinya penghuni dusun yang berpenghasilan, dikenakan pajak untuk membangun dusun, akan tetapi jangan sekali-kali menekan dan sewenang-wenang.
  711. Biarpun tempat itu terkepung tenda-tenda yang amat banyak, namun tidak nampak ada orang memperhatikan mereka dan Shu Ta mengerti bahwa hal ini memang sudah diatur oleh suhengnya.
  712. Apalagi igauan, erangan tidak sadar, teriakan spontan mengingatkanku akan masih dan memang punya jantung dan hidup apapun maknanya dan bagaimanpun aku punya kesadaran atau tidak.
  713. Sejak dibuat pada tahun 2006 lalu, Etika Pariwara Indonesia memang telah disosialisasikan kepada biro-biro iklan anggota PPPI dengan cara presentasi, namun hal ini dirasa kurang.
  714. Akan tetapi gebrakan pertama yang sudah dapat dibalas secara kontan oleh lawannya membuat Bong Kiat berhati-hati karena ternyata lawannya memang memiliki ilmu silat yang tangguh.
  715. Bukan saja karena memang sulit untuk mendaki bukit batu tersebut, namun juga disebabkan oleh tersiarnya cerita bahwa daerah tersebut adalah tempat bercokol atau sarangnya dedemit.
  716. Dengan piloks mereka mencoretkannya di gerbong-gerbong kereta api, di pabon-pabon, batu-batu, tiang listrik, atau mungkin di pagar rumah kalian? Graffiti memang sedang merajalela.
  717. 2. Apabila secara posisi memungkinkan terjadinya Checkmate dalam satu langkah berikutnya (bila tidak direspon), dan secara kekuatan lawan memang memungkinkan hal tersebut terjadi.
  718. "Bang Akbar memang aktor utama di pentas nasional, dan layak dapat piala untuk kategori Lifetime Achievement...!" kata MH. "Bahasa sabunnya: Bicarakan Akbar, Lupakan yang Lain...!"
  719. "Kui Hwa! Omongan apa yang kaukeluarkan itu? Kakek Coa dihajar karena dia memang membandel dan sudah sepantasnya dia bekerja di sawah! Dia telah menerima banyak pertolongan dariku.
  720. Tao Seng atau Hartawan Ji tidak merasa terkejut mendengar ini, karena dia memang sudah diberitahu oleh Gulam Sang bahwa Keng Han telah mendengar keterangan dari Pangeran Tao Kuang.
  721. Goan Ciang mengangguk sambil tersenyum, dan Lurah Koa yang tadinya tidak percaya mendengar seruan dua orang puteranya, kini baru tahu bahwa memang benar pemuda ini adalah Siauw Cu.
  722. Dia memang hebat, memiliki tenaga yang kuat dan ilmu silat serta ilmu gulatnya lihat sekali," kata Shu Ta yang tidak ingin menanam permusuhan dalam penyusupannya di pasukan Mongol.
  723. Mereka sebagai putera-putera lurah memang berwatak tinggi hati dan sombong, selalu memandang rendah kepada orang lain, apa lagi Siauw Cu yang menjadi penggembala dan kacung mereka.
  724. Bila akhir dari sebuah pertempuran memang harus dengan tenaga dalam, ya itu tadi, pembaca lagi-lagi dibawa berkhayal melihat benturan ilmu maha dahyat yang bobotnya melebihi granat.
  725. Karena dia memang sudah menduga demikian, biarpun kaget, dia sudah siap sedia dan cepat dia menggerakkan kaki memutar tubuh miring sambil menangkis dengan pengerahan tenaga sinkang.
  726. Mereka memang seperti kakak adik saja, dan setelah bertahun-­tahun tidak saling jumpa, mereka merasa saling rindu, Sim Hui Eng juga segera saling memberi hormat dengan Tan Sian Li.
  727. Tetapi, kue itu, selain memang belum jadi, bisa saja tidak jadi, atau bisa juga bantat alias tidak mengembang, atau mentah di dalam, dan bisa juga gosong karena terlalu lama di oven.
  728. Yauw-Ciangkun mengerutkan alisnya dan memendang kepada Khabuli. Dia memang mempunyai perasaan tidak suka kepada pemuda keponakan Menteri Bayan yang kadang-kadang bersikap congkak itu.
  729. Bagaimanapun juga aku harus pergi menyelidiki lebih dulu Nio-cu.kalau ternyata suhu memang benar melakukan kesalahan terhadap Bu-tong pai, biarlah aku yang memintakan maaf dari mereka.
  730. Yang satu, berjudul Ibu Pertiwi, Siapa Bapak Anakmu? Yang satu lagi, Maafkan Aku Tanteku (keduanya memang menyebut-nyebut kata "reshuffle", dan karena itu jadi tak jelas juntrungnya!).
  731. Aneh, tak mungkin si jelita itu amblas ke dalam bumi! Tapi kemana perginya? Mengapa bisa lenyap? Dan selendang ini, apakah sengaja ditinggal sebagai tanda dia memang suka diikuti... ?!
  732. Para pemilih bersorak menyambut pengumuman ini karena memang inilah yang menarik perhatian mereka untuk datang, yaitu menonton pertandingan silat antara orang-orang yang berilmu tinggi!
  733. Dia melihat betapa kakak beradik ini bicara dalam bahasa pribumi yang amat fasih sehingga mudah diduga bahwa mereka memang sehari-hari mempergunakan bahasa pribumi, bukan bahasa Mongol.
  734. "Ha-ha-ha, kaulihat, sute. Kita memang ketinggalan jaman, walaupun yang ketinggalan jaman atau dianggap kuno ini belum tentu salah dan yang menamakan dirinya maju itu belum tentu benar.
  735. Kalaupun memang terpaksa harus berdebat maka hendaknya berdebat dengan cara yang santun serta didasari niat untuk mencari kebenaran dan menggunakan cara yang lebih baik dan lebih lembut.
  736. Bagaimana menjalankan sebuah 'Union States' bila beberapa wilayah terdiri dari 'orang-bebas' sementara lainnya adalah 'budak'? Meski, memang ini yang diinginkan pesaing Lincoln, Douglas.
  737. "Ha-ha-ha, tenangkan hatimu, sute. Nona Bouw Mimi memang berada di sini, menjadi tamu kehormatan kami." Shu Ta membelalakan matanya, "Suheng! Jadi engkau yang menyuruh dia menculik Mimi?"
  738. "Hong Bwe, tahan dulu! Apakah engkau sudah menjadi gila? Gila oleh dendam yang kaubuat sendiri? Hong Bwe, aku memang bersalah kepadamu, kesalahan karena keadaan, karena desakan orang tua.
  739. "Ah, Ayah dan terutama ibu memang pandai, akan tetapi aku yang bodoh, tidak maju-maju dalam pelajaran ilmu silat," bantah Cia Kun sambil memandang kepada adik sepupunya itu dengan senyum.
  740. Akan tetapi karena Shu Ta memang sudah mempersiapkan pasukannya, pintu gerbang berhasil dibuka dan Cu Goan Ciang bersama pasukan Beng-pai menyerbu bagaikan air bah yang pecah bendungannya.
  741. Kita memang tidak ingin membuat hubungan kedua negara menjadi buruk, tetapi kita juga tidak ingin mereka tidak mengakui kedaulatan kita, ujar Menkeh dan HAM Yusril Ihza Mahendra (Kompas).
  742. Walau tidak bisa dipercaya tapi memang di kejauhan, di antara kerapatan pepohonan dan semak belukar, di satu tempat yang agak terbuka, di bawah curahan hujan lebat kelihatan nyala api obor!
  743. Pada saat Datuk Lembah Akhirat melompat turun menyerang Sika Sure Jelantik hal ini tidak disia-siakan oleh Andamsuri dan Bidadari Angin Timur yang memang sejak tadi-tadi mencari kesempatan.
  744. "Dan untuk apa engkau membawa-bawa pedang tanpa sarung itu?" Pedang itu memang hanya dibuntal kain butut oleh Goan Ciang dan selalu dia selipkan di pinggang, disembunyikan di balik bajunya.
  745. Aku menawarkan pengampunan untukmu! Aku menjanjikan kedudukan tinggi bagimu di Lembah Akhirat! Tapi kau memang lebih pantas mampus! Datuk Lembah Akhirat dorongkan dua tangannya ke arah Wiro.
  746. Guru silat itu bersama belasan orang muridnya lalu mengikuti dari belakang dan ternyata memang para anggota Jang-kiang-pang sudah mulai menyerbu sehingga terjadi perkelahian di pintu gerbang.
  747. Roy yang memang gampang rneledak-ledak dan cepat sekali terpancing, karena semuanya terbentuk dari kepahitan hidupnya, langsung saja melayangkan tinjunya dengan kesal pada kesem.patan pertama.
  748. "Heh-heh-heh, dalam anggapan Paduka memang Thian-li-pang pemberontak, Pangeran." kata pula Kai-ong. "Akan tetapi dalam anggapan kami rakyat jelata, Thian-li-pang berjiwa pendekar dan pejuang."
  749. Akan tetapi, kalau dahulu dengan Lee Siang dia memang bermaksud untuk menjadi suami isteri, dengan Yen Yen ini dia hanya bergaul sebagai sahabat, tidak mencalonkan gadis itu sebagai isterinya.
  750. Ya, siapa yang tidak akan bahagia berkumpul lagi dengan seorang sahabat? Kita memang bisa bahagia dibelai oleh orang tua kita, dikecup oleh kekasih kita, dan diberi hadiah karena prestasi kita.
  751. "Memang benar pendapatmu, suheng. Akan tetapi, kalau memang kita memiliki kemauan besar, memiliki semangat, kiranya pekerjaan itu tidaklah terlalu sukar, atau setidaknya bukan hal yang mustahil.
  752. "Dia memang patut menjadi pemimpin kita, sumoi. Dia lihai, bijaksana dan adil, mengingatkan kami akan pesan suhu bahwa kita harus membela kebenaran dan keadilan, membela yang lemah tertindas..."
  753. Pada awalnya, perang tersebut memang dirasa tidak terlalu mengganggu, namun hanya dalam kurun waktu beberapa tahun saja, perang tersebut telah menjelma menjadi sebuah persaingan yang tidak sehat.
  754. Namun, karena memang kalah matang dalam ilmu Sin-tiauw ciang-hoat dna kalah tenaga sakti, sebentar saja Hung Wu terdesak dan hanya mampu memutar pedang melindungi tubuh tanpa mampu membalas lagi.
  755. Biarpun hampir tanpa semangat, mau tidak mau Goan Ciang malam itu tidur sebagai suami isteri dengan Liu Bi. Dia mendapat kenyataan bahwa apa yang dikatakan Lee Siang tentang sucinya memangbenar.
  756. Betapapun juga, ada rasa kagum dalam hati Goan Ciang terhadap Liu Bi. Wanita itu memang genit dan bergaul akrab dengan para pejabat pemerintahan Mongol, akan tetapi ia bukan golongan wanita cabul.
  757. Sejak beberapa hari belakangan ini tak ada lagi penduduk yang datang untuk minta pertolongan karena memang semua penghuni desa dan kampung sekitar situ sudah meninggalkan tempat kediaman masing-ma
  758. Program PGP, dapat lebih dari sekedar privasi, tetapi dapat memastikan bahwa E-mail ini memang berasal dari si pengirim bukan E-mail palsu dari pembuat surat kaleng yang mengatasnamakan orang lain.
  759. cang tersingkap lebar membuat sesaat Tawang Merto yang memang doyan perempuan itu jadi terkesiap, Dengan cepat Hijau Tiga tutupi dadanya dengan selendang hijau, Akibatnya dia kini tidak bersenjata.
  760. Tadinya Bu Tong memang agak sungkan terhadap Niocu yang dianggapnya memiliki tingkat yang lebih tinggi daripada dia, juga namanya sudah terkenal sekali di dunia kangouw sebagai tokoh yang ditakuti.
  761. Uwaknya bilang, "Segalanya sudah terlambat." Apa maksudnya? Dia memang selalu menyepelekan perasaan orang-orang yang dikasihi dan mengasihinya jika sudah berurusan dengan keinginannya berpetualang.
  762. Konsepsi sejahtera memang sebuah konsep yang berbau surgawi dan menarik, namun partai yang mengusung konsep sejahtera dalam atribut partai seperti PKS maupun PDS tidak mendapat suara yang signifikan.
  763. "Jembel tua bangka busuk, kaukira aku takut melawanmu?" bentak Tee Moli. Nenek ini memang lebih galak dari suaminya dan iapun sudah menggunakan tongkatnya untuk menyerang Pek Mau Lokai dengan dahsyat.
  764. Setiap anak bangsa perlu bertekad melaksanakan tugas dan kewajiban masing-masing melebihi apa yang seharusnya dikerjakan, dengan hanya mengambil hak tidak melebihi hak yang memang seharusnya diterima.
  765. Yo Han maklum benar betapa bahayanya kalau Thian It Tosu sudah mencabut pedang, karena selain pedang itu merupa­kan pusaka yang ampuh, juga ketua itu memang memiliki keahlian dalam per­mainan pedang.
  766. Tuhan memang bukan manusia, akan tetapi kita manusia seyogianya mawas diri dan mengkaji kembali cinta kasih kita kepada kekasih, kepada teman hidup, kepada anak-anak, keluarga, tetangga dan masyarakat.
  767. Lee Siang terkejut dan baru menyadari bahwa ia memang terlalu lancang mengikat janji perjodohan dengan Goan Ciang tanpa memberi tahu kepada sucinya terlebih dahulu atau setidaknya minta persetujuannya.
  768. Maksudnya, jika sebuah server memiliki domain www.bni.co.id dan tulisan di layar menunjukkan bahwa situs itu merupakan milik Bank BNI maka kita percaya bahwa server tersebut memang benar milik Bank BNI.
  769. Kemudian, dibantu oleh anaknya, kakek itu lalu mengikat semua pengawal dan dua orang pangeran di atas kuda mereka dengan tali yang memang diper­siapkan oleh para pengawal untuk mengikat binatang buruan.
  770. Hal ini adalah karena Siauw Cu memang memiliki bakat dan tubuh yang kokoh, tenaga yang besar dan sedikit gerakan silat yang pernah dipelajarinya dan dilatihnya dahulu telah mendarah daging pada tubuhnya.
  771. Keng Han yang melihat itu, tidak mengkhawatirkan Kwi Hong. Melihat gerakan sepasang pedang itu, maklumlah dia bahwa gadis itu memang lihai bukan main dan tidak akan kalah biarpun di­keroyok banyak orang.
  772. Kedua kalinya, Anuraga memang ingin meneliti lebih lanjut, sampai dimanakah peribadi, semangat, nyali dan tulang2 Dipa itu dapat ditempa menjadi bahan manusia pilihan yang akan mengemban tugas mangsakala.
  773. Kalau dia melihat memang jelas ada kesamaan wajah Bululani dengan orang yang tegak di depannya maka semua prang yang ada di tempat itu melihat kesamaan wajah antara Bululani, Andamsuri dan Sabai Nan Rancak.
  774. Ruangan itu memang cukup luas dan dengan sikap tenang, setelah mendapatkan persetujuan Yauw-Ciangkun, Shu Ta lalu melangkah maju menghampiri Khabuli yang sudah berdiri di tengah ruangan dengan sikap bengis.
  775. Adegan dalam film "Crouching Tiger, Hidden Dragon" di mana sang tokoh Li Mu Bai mampu berdiri tegak di ranting pohon bambu yang tipis dan berayun-ayun tidak bakalan dan memang tidak ada dalam cerita aslinya.
  776. Kini, dia menangkap ayahnya sendiri bukan saja untuk membebaskan diri dari pengeroyokan, melainkan karena dia memang hendak menangkap ayahnya dan memaksanya pergi ke Khitan bersamanya untuk menghadap ibunya!
  777. Biarpun tidak membuka cadarmu pun dia tetap seorang jahat yang harus dibasmi! Orang laki-laki macam dia tidak masuk hitungan, Cu In. Seperti juga julukannya, dia memang seorang iblis!" kata The Sun Tek marah.
  778. "Teecu memang bodoh dan lemah." Dia merasa malu sekali bahwa menghadapi gurunya, mengeroyok pula dengan paman gurunya, mereka berdua dikalahkan dalam beberapa gebrakan saja! Itu pun suhunya menahan tenaganya.
  779. "Ternyata engkau benar, Shu-Ciangkun. Si kedok hitam itu memang lihai, akan tetapi melihat betapa munculnya malam tadi di banyak tempat, maka aku menduga bahwa si kedok hiatam itu bukan hanya satu orang saja.
  780. "Tentu saja tidak mungkin mendapatkan pakaian di sini! Aku memang sengaja membawanya, kumintakan dari seorang di antara anggota kita yang kebetulan membawa bekal pakaian dan yang bentuk tubuhnya sama denganmu.
  781. Karena memang sudah dinanti, begitu keluar dari rumah makan yang sudah sunyi itu, Kwi Hong telah datang di­hadang oleh Pek-houw-eng Teng Coan bersama tiga puluh orang muridnya! Guru silat itu tercengang juga.
  782. Roy betul-betul bingung dihadapkan pada pilihan: Terus ke timur, atau mundur lagi ke barat? Menuju matahari terbit memang dambaan hati, karena di sana kita bakal banyak melihat dan mengalami sesuatu yang baru.
  783. Tapi naik gunung memang alternatif bagus ketimbang mengelus dada terus melihat tukang asongan ketakutan seperti diawasi hantu, anak-anak kecil ngemis setengah memaksa, dan pengamen-pengamen bis kota merajalela.
  784. Amerika dan Rusia seperti yang kita ketahui memang memiliki persaingan dalam perebutan status adikuasa, yang meskipun perang dingin telah usai namun 'perang' antar kedua negara itu sepertinya masih berlangsung.
  785. Si Macan Hitam Bong Kiat ini memang terkenal sebagai seorang jagoan yang biasa malang melintang di kota Leng-an, seringkali menimbulkan keributan karena memaksakan kehendaknya sehingga semua orang menjadi takut.
  786. Di setiap ibukota negara, dia memang meninggalkan alamat surat di Paste Restante, Kantor Pos Pusat, sehingga kawan-kawan atau orang yang dekat padanya bisa mengirim surat, mengobati rasa rindunya pada tanah air.
  787. Mukanya yang memang sudah putih kemerahan itu kini menjadi merah, seperti seekor bunglon yang berubah warna, matanya mencorong dan menggerakkan tangan kirinya, jari telunjuk kiri ditudingkan ke arah muka Siauw Cu.
  788. Ia memang pernah jatuh cinta kepada seorang pemuda, dan pemuda itu adalah Keng Han. Akan tetapi ternyata bahwa Keng Han adalah kakak sepupunya, satu marga sehingga tidak mungkin sekali mereka menjadi suami isteri.
  789. Anak pendeta itu memang betul-betul melampiaskan keterkekangannya di rumah, di mana ayahnya yang pendeta selalu punya aturan ini-itu kepada anak-anaknya, sehingga di luar rumah si Batak ini begitu gerabak-gerebuk.
  790. Tetapi sebaliknya apabila tanda bukti lulus uji tidak dapat ditunjukkan pengemudi kendaraan bermotor, maka penyitaan tersebut memang harus dilakukan untuk melindungi keselamatan masyarakat dan keamanan lalu lintas.
  791. Di tempat sempit seperti di atas bukit,karang tersebut, jurus-jurus serangan ini memang ampuh karena sedikit demi sedikit mereka memperciut lingkaran serangan dan akhirnya Pende-, kar 212 terjepit di tengah-tengah!
  792. Penelitian dan analisis ilmiah dan karya tulis pada karya sastra memang sudah banyak dilakukan, namun cenderung hanya ditelaah dari sisi surface structure atau masih sebatas pada telaah struktur dan tekstual semata.
  793. Pula, para pimpinan Hwa I Kaipang memang melarang anak buah mereka mengenakan pakaian baju kembang karena pihak pemerintah sedang mengincar mereka dan kalau mereka mengenakan baju kembang, tentu akan mudah ditangkap.
  794. Dalam pengamatannya, dia mendapat kenyataan bahwa semua pekerja itu bekerja dengan tertib dan rajin, dan memang tidak pernah terjadi keributan di situ karena semua pekerja takut kepada para pengawal atau tukang pukul.
  795. "Setahu saya, kita adalah sekumpulan orang miskin yang tidak pernah mendekati penjahat, apa lagi bersekutu dengan mereka. Menentang pasukan pemerintah, memang tugas kita, akan tetapi membantu gerombolan perampok...??"
  796. Memang ada bukti-bukti karena bukti itu memang sudah disediakan lebih dulu oleh Pangeran Tao Kuang. Ayahmu dituduh hendak membunuh kaisar dan membunuh Pangeran Tao Kuang, maka dia dihukum buang selama dua puluh tahun.
  797. "Maaf, lo-cian-pwe. Bukankah manusia hidup ini memang tidak mungkin ditinggalkan harta benda? Bahkan untuk makan saja, untuk mempertahankan hidup, untuk sandang dan untuk tempat tinggal, kita membutuhkan harta benda."
  798. Kwi Hong juga seorang gadis yang biarpun puteri pangeran mahkota, namun sudah lumayan pengalamannya di dunia kang-ouw, maklum betapa orang kang-ouw memang banyak yang aneh-aneh, maka ia pun segera berkata, "Tentu saja.
  799. Kereta api memang sebuah alternatif yang bagus buat orang kebanyakan, remaja-remaja yang doyan avonturir, dan jangan salah, banyak lho, turis-turis yang mengirit dolarnya dengan naik kereta api kita (turis kere kali!).
  800. Dengan demikian, peristiwa mengerikan yang berkecamuk di Sampit dan Palangkaraya barusan hanya merupakan "bukti kesekian" bahwa bangsa kita memang mahir melakukan pembantaian sadis dan massal, kapan saja, di mana saja.
  801. Begitu ia melakukan pe­nyerangan terdengar bunyi pedang ber­desing dan sinar kilat menusuk ke arah dada Keng Han. Baru gebrakan pertama saja tahulah Keng Han bahwa gadis ini memang lebih lihai dibandingkan suheng­nya.
  802. TETAPI, baik keruwetan yang memusingkan maupun yang menggelikan, yang terjadi selama ini, memang cuma sukses sebagai sebuah tontonan: ada lakon, ada pemain, ada dalang, ada penonton yang riuh, dan media massa yang heboh.
  803. "Ada benarnya kata-katamu itu, walaupun belum tentu tabib itu pandai dan obat mahal dapat menyembuhkan seseorang, apa lagi menahan nyawanya di badan dan kalau memang sudah tiba saatnya nyawa itu harus kembali ke asalnya.
  804. Ia memang tidak kehilangan jurus-jurus silatnya, akan tetapi kalau di dasar ilmu silat itu tidak terkandung tenaga yang kuat, apa artinya? Tenaganya seperti tenaga wanita biasa yang sama sekali tidak tahu ilmu silat saja.
  805. Dari berbagai teori yang menyoroti perbedaan gender dalam dunia kerja pada intinya menyiratkan kesimpulan yang sama yakni peluang atau kesempatan perempuan untuk mencapai jenjang karier yang tinggi memang sangatlah sulit.
  806. "Aih, kalau diingat tentang banyaknya persoalan dan kesulitan yang kita dapat hadapi sewaktu-waktu dalam hidup, memang harta benda nampak tidak ada artinya, lo-cian-pwe. Apakah kalau begitu kita tidak perlu dengan harta?"
  807. Dan memang akibatnya, kota Nan-king semalin aman dan kini tidak lagi ada bayangan si kedok hitam, seolah-olah gerombolan itu telah terbasmi atau setidaknya telah melarikan diri dan tidak berani lagi muncul di kota Nan-king.
  808. Hal ini seperti diungkapkan oleh Bu Udi (FGD Kel. 4, topik pengambilan rumput): nek orang dusun niku memang tiap hari, tapi itu kegiatan nyari rumput (kalau orang dusun itu memang tiap hari, tapi itu kegiatan mencari rumput).
  809. Tahukah Anda kemunafikan itu jauh lebih tak manusiawi daripada kejahatan? Ya, memang banyak orang jahat ada di bumi ini, tapi itu pun demi keseimbangan semesta dan di luar dugaan tak sedikit para penjahat yang amat manusiawi.
  810. Dia lalu mengadakan perondaan, hal yang tidak luar biasa karena komandan muda ini memang seringkali turun ke lapangan dan di waktu malam suka melakukan perondaan untuk memeriksa sendiri para prajurit yang melakukan penjagaan.
  811. Menghadapi pangeran yang sikapnya begini tabah, sudah ada rasa hormat dan suka di hati Kalucin. Sikap orang ini begitu gagah, kalau tenaganya kuat dan pandai berkelahi memang dia pantas un­tuk menjadi suami Silani, pikirnya.
  812. Tulisan ini memang tidak akan menjelaskan secara detail teknik untuk melakukan hacking & cracking terhadap sebuah sistem jaringan komputer, paling tidak pointer kemana mencari informasi yang dibutuhkan akan diterangkan disini.
  813. Dia tidak menolak ketika hendak meninggalkan dusun itu dia diberi bekal oleh dua orang kakak beradik Koa. Dia memang membutuhkan biaya dalam perjalanan, sebelum dia mendapatkan pekerjaan untuk membiayai kehidupannya sehari-hari.
  814. Tetapi, yang pasti, jika fungsi wapres dikaitkan dengan fungsi pembantu dalam konteks nomor 2 tadi, yakni pembantu rumah tangga (pembokat, pembentes, bedinde) -yang kerjanya juga menyiapkan sarapan bagi majikannya- memang runyam.
  815. Akan tetapi karena ayah ibunya tidak menyetujui pinangan itu, agaknya Cia Kun tidak lagi mengharapkannya dari pindah perhatian kepada Kwi Hong. Mereka memang pasangan yang sangat cocok, keduanya anak pangeran, berdarah bangsawan.
  816. Di situ dia mencari sarung keris yang dapat dipergunakan untuk rumah Keris Mustiko Geni yang telanjang dan masih berlumuran darah Sri Baginda. Karena di situ memang banyak disimpan berbagai macam keris, dalam waktu cepat sang patih
  817. Ia melihat Kai-ong tersenyumsenyum kepadanya dan ia pun dapat menduga bahwa gurunya sengaja menyebut Thian-li-pang untuk menguji sampai di mana ketulusan hati dan kebijaksanaan Pangeran Mahkota itu! Dan memang sebenarnya begitulah.
  818. Tidak sama sekali, Su-i. Aku suka menjadi muridnya mempelajari ilmu to­tokan, karena selain aku memang suka mempelajari segala macam ilmu, juga subo telah memperlihatkan kemahirannya dengan mengalahkan aku, yaitu dengan totokan itu.
  819. Menteri Bayan memang bukan seorang panglima, akan tetapi mendengar betapa puterinya ditawan oleh pemberontak, dia menjadi marah sekali dan ingin menyaksikan sendiri penumpasan sarang gerombolan pemberontak itu oleh pasukan pemerintah.
  820. Bentuk mudarah ialah dengan menjumpai orang dalam kondisi yang baik, ucapan yang lembut serta menjauhi sebab-sebab terpicunya kemarahan dan kebencian kecuali dalam kondisi-kondisi tertentu yang menuntut hal itu memang harus ditampakkan.
  821. Tak salah lagi, Pascal Dias memang pribadi yang sederhana dalam arti kristiani dan positif sepenuhnya: sederhana apa adanya, tidak berlebihan, tidak berfikiran atau bersikap berbelit-belit, dan sikapnya ramah suka menolong tanpa pamrih.
  822. Hanya karena pandainya Tao Seng bicara saja maka dia dapat mengelabui Silani dan ayahnya, Khalaban. Dia memang benar putera dari Kaisar Cia Cing yang baru saja menggantikan Kaisar Kian Liong, akan tetapi sama sekali bukan putera mahkota.
  823. Bardi dari kelompok 1 memberikan gambaran yang lebih spesifik: Selanjutnya kondisi alam yang ada memang air ini semakin lama semakin surut dibandingkan tahun sebelum tahun 61, sebelum tahun 61 jauh sekali bahkan tinggal seper sepuluhnya.
  824. Agaknya, nenek yang sudah marah sekali itu telah mengerahkan seluruh tenaganya, namun gerakan si pengemis tua memang lincah dan ringan sehingga semua serangannya dapat dihindarkan dengan elakan dan kadang juga dengan tangkisan tongkatnya.
  825. Yang dimaksud dengan asas "kedayagunaan dan kehasilgunaan" adalah bahwa dalam setiap peraturan perundang-undangan dibuat karena memang benar-benar dibutuhkan dan bermanfaat dalam mengatur kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
  826. "Terima kasih kepada ji-wi Siang Lomo yang telah menyatakan kesediaan mereka untuk membantu saudara Coa Kun. Sebetulnya, urusan ini memang bukan hanya menyangkut diri saudara Coa Kun, akan tetapi terutama sekali menyangkut kehidupan rakyat.
  827. Melawan seorang pendeta tua saja dia tidak mam­pu menang dan dikalahkan dalam se­gebrakan saja! Gosang Lama, memang pernah mengatakan kepadanya bahwa ilmu silat di dunia ini tidak ada batasnya dan banyak terdapat orang pandai di dunia ini.
  828. KPK sudah menetapkan 26 tersangka penerima suap, dan terbukti di sidang pengadilan bahwa memang suap meyuap itu ada, tetapi yang menyuap belum ditetapkan sebagai tersangka, padahal mestinya yang menyuap itu yang harus diadili terlebih dahulu.
  829. Karena ia sendiri memang merasa lapar dan tidak ingin mati kelaparan, dan sikap dan kata-katanya tadi hanya dimaksudkan untuk menarik perhatian orang, ketika hidangan dikeluarkan, Mimi mau juga makan sehingga hati Tay-lek Kwi-ong merasa lega.
  830. Setelah kedua orang tamunya duduk, Kwa-kauwsu berkata sambil mengamati wajah Cu Goan Ciang. "Apa yang kaukatakan tadi memang ada benarnya dan aku sendiri menghendaki agar pernikahanku dengan Liu Bi dapat berlangsung secara wajar dan terhormat.
  831. Dia memang seorang remaja, yang bertubuh tinggi tegap dan memiliki pembawaan tubuh yang kuat, dengan daya tahan ulet karena sejak kecil dia hidup dalam keadaan yang sukar, dan selain tenaganya besar dan pemberani, dia juga cerdik dan berbakat.
  832. Topik yang sudah diagendakan sebelumnya dan topik yang tidak diagendakan sebelumnya atau bedasarkan inisiatif reporter dan koresponden pun bisa menjadi headline jika peristiwa tersebut memangmenarik dan penting untuk diketahui oleh pendengar.
  833. TETAPI, SBY memang bukan Zhu Rongji yang – JP mengutip rekannya, Asro Kamal Rokan -- ketika dilantik jadi PM Cina pada 1998, menantang: "Berikan kepada saya 100 peti mati, 99 untuk koruptor, satu untuk saya jika saya melakukan hal yang sama!"
  834. Kai-ong menggeleng-geleng kepalanya dan mulutnya mengeluarkan suara "tak, tak, tak, engkau tentu akan celaka sekali! Katak Buduk itu memang jahat, orang yang paling jahat di selatan dan sampai tua tetap saja dia mata keranjang dan jahat sekali.
  835. "Sumoi, kami berduapun tidak mampu menandinginya, apa lagi engkau seorang diri," kata Koa Hok dan kini Kui Hwa yakin bahwa ilmu kepandaian Cu Goan Ciang memang jauh lebih tinggi dari pada ilmunya, bahkan mungkin lebih tinggi dari tingkat gurunya.
  836. Yo Han melihat bahwa mereka itu adalah para datuk sesat yang terkenal, yaitu Swat-hai Lo-kwi, Tung-hai Lo-mo dan Lam-hai Koai-jin. Tiga orang datuk ini memang sengaja tidak keluar dulu dan hanya mengintai dari dalam, melihat perkembangan keadaan.
  837. Kalucin memang seorang pemuda hebat dan tentu dia akan memilih Kalucin di antara para pe­muda Khitan. Akan tetapi dibandingkan dengan Pangeran Tao Seng, Kalucln ba­gaikan seekor burung merak dibandingkan dengan burung Hong! Kalah segala-gala­nya!
  838. Seorang gadis yang amat cerdik, dan sekarang dia tidak merasa heran mengapa seorang kakek bijaksana seperti Pek-mou Lo-kai menyerahkan kepemimpinan perkumpulan besar seperti Hwa I Kaipang kepada seorang gadis! Kiranya gadis ini memang cerdik sekali.
  839. Mereka yang berteriak itu adalah orang-orang kang-ouw golongan sesat yang memang telah diatur terlebih dahulu oleh Gu Lam Sang. Terutama sekali para tokoh Pek-lian-pai dan Pat-kwa-pai mereka itu tanpa kecuali segera menyambut dengan teriakan setuju.
  840. Ketika Roy sedang menulis buku harian pun, para penumpang-oh ya, Negeri Sejuta Sungai ini memang termasuk negeri termiskin di dunia-mengerubuti Roy. Meminta kesempatan untuk memegangi dan menimang-nimang bolpoin yang Roy beli di kaki lima di Bangkok.
  841. Dengan persiapan "alakazamnya" seperti jaket lusuh, pisau, sarung dan tali kami masukkan dalam ransel beserta beberapa potong kue gemblong, singkong goreng dan ketimun (aneh ya, memang kami meraup apapun yang saat itu ada di dapur) kamipun berjalanlah.
  842. Aku ingin sekali pergi melihat lautan seperti yang kau­janjikan, naik perahu layar mengarungi samudera luas! Silani merengek dan karena memang dia sudah berjanji di waktu berpengantinan, Pangeran Tao Seng akhirnya tidak dapat menolak per­mintaan itu.
  843. Siauw Cu yang memang tidak ingin menjadi hwesio, juga sama sekali tidak ingin mengabdi kepada pemerintah penjajah yang telah menyengsarakan kehidupan rakyat jelata termasuk mendiang kedua orang tuanya, tentu saja dapat menerima syarat itu dengan gembira.
  844. Melihat ini, ayah gadis itu maju menyambut Bong Kiat dengan merangkap kedua tangan depan dada lalu berkata, "Kami Liong Biauw dan anak Liong Siok Hwa ini memang mencari jodoh, akan tetapi untuk menjadi seorang isteri yang baik, bukan menjadi seorang selir.
  845. "Ha-ha-ha, seorang pendekar memang harus bertindak demi kebenaran bukan karena mendengar omongan orang!" Kaiong Lu Tong Ki berseru nyaring dan masih terdengar ucapannya itu oleh Keng Han. Pemuda itu melompat pagar tembok di ujung taman dan keluar dari situ.
  846. "Kami memang belum pernah menangani kejadian antar kecamatan, tapi kami berpengalaman menangani kebakaran hutan, walau itu belum maksimal karena waktu itu lokasi yang harus ditempuh sangat jauh," ujar pria yang dua tahun menjabat sebagai ketua regu tersebut.
  847. Dengan melakukan servis ringan / check up parts, kondisi parts ataupun kelainan pada mesin dapat diketahui dan dapat segera diperbaiki atau diganti bila memang waktunya, misalnya injector/ karburator, busi dan kabelnya, kabel delco, tali kipas dan banyak lagi
  848. Terutama Kay yang memang diberi kebebasan untuk menikmati hari suci ini bersama kedua adiknya, Menurut ceritanya, ada beberapa orang saksi yang akan meringankan Kay, bahwa tindakan Kay itu semata-mata membela diri dari amukan ayahnya yang pemabuk dan penjudi.
  849. Orang yang diperkenalkan sebagai Yauw-Ciangkun yang menjadi komandan pasukan di Nan-king itu memang pantas menjadi seorang panglima, berwibawa dan pembawaannya memang sebagai seorang militer yang kokoh dan gagah perkasa, berusia kurang lebih lima puluh tahun.
  850. MESKIPUN sejak awal publik dipaksa agar percaya bahwa pelaku utama pengeboman Legian adalah Amrozi, dan belakangan publik juga dipaksa agar tidak percaya --sebab masih ada Imam Samudra dll-- akhirnya publik malah terpaksa percaya bahwa pelakunya memang Amrozi.
  851. Ketika Bouw In Hwesio melirik ke arah wanita tadi, di melihat bahwa wanita itu berusia tiga puluh tahun lebih, seorang wanita yang berwajah sayu namun memang memiliki daya tarik, baik pada wajahnya yang lembut dan manis maupun pada tubuhnya yang ramping padat.
  852. Tetapi, seluruh bangsa ini secara sungguh-sungguh diminta untuk yakin dan percaya bahwa Indonesia sudah sungguh-sungguh merdeka, dan sungguh-sungguh bersatu -sambil malu-malu mengakui bahwamemang tidak bisa sungguh-sungguh adil, apalagi sungguh-sungguh makmur.
  853. Dari beberapa ide di atas, ada beberapa pelajaran penting yang perlu kita ingat bersama, yaitu negara dan bangsa Indonesia memang masih relatif muda umurnya bila dibandingkan dengan AS, namun bukan berarti bahwa proses desentralisasi kita tidak dapat sebaik AS.
  854. Pertama, dua puluh tahun yang lalu aku memang berniat membunuh Pangeran Mahkota Tao Kuang karena merasa diperlakukan tidak adil oleh ayahanda Kaisar. Aku sebagai putera tertua, kenapa adinda Tao Kuang sebagai Pangeran Ketiga yang diangkat menjadi putera mahkota.
  855. Terjadi perkelahian yang seru, akan tetapi setelah lewat dua puluh jurus, perlahan-lahan ketua Hek I Kaipang mulai terdesak oleh gulungan sinar pedang di tangan Hung Wu. Ilmu silat Rajawali Saktimemang hebat, dan Coa Kun beberapa kali mengeluarkan seruan kaget.
  856. Semoga perjuangan kalian berhasil karena kalian memang benar!" kata Bouw Ku Cin. Cu Goan Ciang memberi perintah kepada selosin pembantunya untuk mengawal putera Mongol itu agar dapat keluar dari pintu gerbang dengan amat, dan memberinya seekor kuda yang tangkas.
  857. Segera dia menyadari bahwa memang telah diatur oleh kedua orang kakaknya untuk membunuhnya dan para pengawal Itu tentulah orang-orang ke­percayaan mereka. Begitu mendapat ke­nyataan ini, dia segera memutar dan membedal kudanya melompat ke depan melarikan diri!
  858. Ia memang sudah menduga bahwa kakek itu lihai sekali, akan tetapi sama sekali tidak mengira, bahwa dengan tangkai pancing bambu seperti itu kakek itu mampu melawan bahkan mendesaknya! Ujung tangkai itu kini menyerang dengan totokan-totokan ke arah jalan darahnya.
  859. Tetapi, ketika ditanya: "Di antara enam juta orang Indonesia yang menderita sakit jiwa berat, 500 orang di antaranya berada di mana?" Baik Joko Parepare maupun Sandrina tidak menduga bahwa mereka dirawat di rumah sakit jiwa yang baru di Senayan -kalau memang ada.
  860. Pendeknya, seperti dikatakan Frederico Garcia Lorca, dramawan/penyair Spanyol yang terbunuh oleh rezim fasis Franco (1899-1936), "Harapan memang mengikutiku, mengelilingku, memangsaku, seperti serigala sekarat yang menguatkan cengkeramannya pada saat terakhir…."
  861. Mereka membayangi terus dan tak lama kemudian rombongan itu telah tiba di luar sebuah dusun yang berada di Lembah Sungai Huai. Dari luar dusun saja sudah dapat terdengar suara musik yang menandakan bahwa di dalam dusun itu memang benar sedang diadakan sebuah pesta.
  862. Tapi nyatanya memang betul kok, orangtua Ayu biasa-biasa saja ketika melihat putrinya diantar pulang oleh Rangga. Pun ketika Ayu bilang dengan manja, Rangga tahu itu sengaja untuk memanas-manasi orangtuanya, "Sering-sering main ke sini ya, Rangga," begitu kata Ayu.
  863. Itu merupakan fitnah keji dan sekarang kita kebetulan berkumpul di sini, maka aku tantang para pimpinan Pek-lian-pai dan Pat-kwa-pai untuk menyelesaikan urusan denganku melalui pertandingan!" Yo Han memang marah sekali karena nama Thian-li-pang difitnah oleh mereka.
  864. Walau dia memang pernah menyia-nyiakan perempuan itu namun saat itu di lubuk hatinya yang terdalam disadarinya dari sekian banyak gadis di masa mudanya yang menjadi buah hatinya memang hanya Sabai Nan Rancak seoranglah satu-satunya perempuan yang benar-benar dikasihinya.
  865. Tidak sukar bagi kedua orang itu untuk membaur dengan banyak orang yang keadaannya mirip mereka. Di kota Nan-king memang setiap hari berdatangan penduduk dusun untuk menjual hasil sawah ladang mereka. Ratusan orang banyaknya, datang dari berbagai dusun di sekitar Nan-king.
  866. Kalian tidak punya daya apa-apa! Kalian harus bersyukur aku mau memberi pengampunan! Mengapa berlaku tolol tidak segera jatuhkan diri tanda minta ampun dan bergabung dengan kami?! Ataumemang kalian ingin melihat Pendekar 212 dan Bujang Gila Tapak Sakti mati mengenaskan?! ,
  867. Mereka tidak boleh mencari perkara, tidak boleh meng­ganggu rakyat, tidak boleh bermain judi, dan kalau bertemu lawan, tidak boleh membunuh.Kita memang membenci kaum pen­jajah dan sudah menjadi cita-cita kita bersama untuk membebaskan rakyat kita dari cengkeraman penjajah.
  868. Daya-daya rendah yang membonceng kita itu memang ingin mencari kesempurnaan dan kenikmatan melalui jasmani kita, dan kita tidak sadar bahwa pembonceng-pembonceng itu berebutan untuk menjadi maling dan bahkan menjadi majikan, merajalela dalam batin kita, menguasai kita sepenuhnya!
  869. "Terus terang saja, aku memang terpesona dan terheran-heran, akan tetapi bukan karena keindahan wajah kalian, walaupun kalian tampan dan cantik seperti dewa dan dewi."jawab Shu Ta yang memangpandai bicara sambil tersenyum, siap untuk menyerang keturunan penjajah ini secara halus.
  870. Wanita itu memang benar Ang Hwa Nio-nio. Ia seorang pendeta wanita yang mengasingkan diri di Pegunungan Beng­san itu, seorang Tokouw (Pendeta To) berjuluk Ang Hwa Nio-nio (Nyonya Bu­nga Merah) karena disanggul rambutnya yang masih hitam itu selalu terhias se­tangkai bunga merah.
  871. Bahkan makin nampaklah bakatnya untuk menjadi pemimpin karena dalam segala peristiwa yang terjadi di kuil itu, kalau membutuhkan bantuan tenaga para murid, Siauw Cu selalu diangkat menjadi pemimpin karena dia memang pandai mengatur, penuh semangat, dan penuh prakarsa dan daya cipta.
  872. Kalau gadis itu merasa heran melihat kesungkanan Keng Han yang agaknya terlalu sopan santun itu, sebaliknya Keng Han terheran-heran melihat keterbukaan nona itu yang wataknya begitu polos dan bersih! Maka dia lalu menenggak anggur, itu dari mulut guci dan memang rasanya segar sekali.
  873. Sementara itu, Nada (dalam Sapardi Djoko Damono, 2005: 4) mengatakan bahwa telaah sastra bandingan, di samping harus diterapkan pada karya lintas bangsa atau negara, juga harus pada karya-karya yang memang mempunyai hubungan kesejarahan dan yang menunjukkan unsur pengaruh-memengaruhi.
  874. Aih, apa yang ditakuti? Mari, biar aku yang mengemudikan perahu! kata­nya dan Keng Han mengambil oper ke­mudi dari tangan Ji Koan. Tadi dia su­dah belajar dari nelayan itu dan karena diamemang seorang pemuda yang cerdik maka sebentar saja dia sudah dapat me­nguasai kepandaian itu.
  875. Kalian berdua memulai dengan dasar mempercayai bahwa mahluk bernama Dedemit Karang Gontor itu memang ada! Sedang aku untuk membuktikan bahwa mahluk itu sama sekali tidak ada, sekaligus untuk menyelidiki siapa sebenarnya yang menjadi biang keladi, bersembunyi dibalik sandiwara maut ini!
  876. Tingkat kepandaian mereka memang seimbang, apa lagi ilmu silat Rajawali Sakti itu merupakan hasil rangkaian mereka berdua! Setiap gerakan lawan telah mereka kenal dan mereka ketahui perkembangannya sehingga tentu saja mereka selalu dapat menghindarkan diri dengan tangkisan maupun elakan.
  877. Karena Thian-li-pang di bawah bimbingan Yo Han memang mempunyai hubungan baik dengan semua partai dan perguruan silat besar termasuk Bu-tong­-pai, maka Yo Han sendiri yang menyam­but kunjungan kedua orang tosu utusan Bu-tong-pai itu dan mempersilakan mere­ka berdua memasuki ruangan tamu.
  878. Agaknya dia memang lihai bukan main." Shu Ta dengan cerdik tidak mau menyinggung tentang kenyataan bahwa si kedok hitam ternyata orang luar yang kini membuat kekacauan di luar benteng sehingga kecurigaan bahwa si kedok hitam yang dulu membantu lolosnya dua orang tawanan tidak berdasar lagi.
  879. Yang terpenting adalah mengamati, mempelajari, dan meyakinkan mengapa kita tidak berbahagia! Kalau penyebab yang mendatangkan ketidakbahagiaan itu lenyap, apakah kita butuh lagi kepada kebahagiaan? Tentu saja tidak butuh! Orang yang tidak sakit tidak butuh kesehatan karena memang sudh sehat.
  880. "Nanti dulu, Ciangkun. Kita membicarakan urusan pekerjaan dulu, nanti Ciangkun boleh bicara sepuasnya dengannya." Ucapan ini saja sudah menunjukkan bahwa agaknya sang perwira memang sudah bersahabat baik dengan puteri majikan itu! Dan teringatlah Goan Ciang akan peristiwa pada malam hari itu.
  881. Cu Goan Ciang yang sedang menghimpun kekuatan memang seringkali menyamar untuk menghubungi orang-orang gagah di dunia kang-ouw dan sekali ini dia menyamar sebagai seorang pelayan dari rumah makan yang memang khusus didirikan untuk menghubungi orang-orang kang-ouw yang kebetulan lewat di situ.
  882. Melihat adanya banyak orang, Lurah Koa tersenyum dan memasang aksi sebagai seorang dermawan besar, apa lagi karena di antara para penduduk dusun yang nonton itu terdapat beberapa orang wanita muda. Lurah Koa memang terkenal mata keranjang dan suka berlagak kalau dekat dengan wanita-wanita muda.
  883. Tidak ada yang menyatakan keberatan lagi setelah mereka mengerti apa yang dimaksudkan Yen Yen. Mereka semua tidak merasa asing kalau kini Yen Yen mewakili kakeknya, karena biasanya iamemang seringkali mewakili kakeknya dalam banyak hal, hanya biasanya belum diresmikan oleh ketua Hwa I Kaipang.
  884. Sebagai seorang panglima, tentu The-ciangkun tahu benar apa yang terjadi dua puluh tahun yang lalu, tentang Pangeran Tao Seng. Apakah besar Pangeran Tao Sung difitnah oleh Pangeran Kuang, atau apakah dia memang hendak membunuh Pangeran Mahkota Tao Kuang sehingga dia ditangkap dan dihukum buang.
  885. Film arahan sutradara Michael Bay ini memang secara dominan menampilkan sosok militer US disepanjang film, hal ini karena berdasarkan artikel artikel yang ditulis oleh Anthony Breznican dan dimuat dalam USA TODAY pada 1 Februari 2009 denga judul 'Transformers Breaks Out The Big Guns For Sequel',
  886. Bahkan sedikit banyak ada pe­rasaan bangga di hatinya karena diperha­tikan banyak pria itu berarti bahwa diri­nya memang cantik jelita dan menarik! Hanya bangga akan diri sendiri, sama sekali bukan senang karena ia tahu bah­wa sebagian besar dari mereka itu pan­dang matanya penuh gairah dan nafsu.
  887. Coa Leng Si yang melihat gurunya diserang dengan kata-kata oleh hwesio itu, menjadi penasaran sekali dan iapun berkata, "Suhu, teecu kita pendapat losuhu itu ngawur dan kuno! Kalau memang jaman ini bergolak, sudah selayaknya kalau kita yang menyingsingkan lengan baju untuk menanggulangi dan mengatasinya.
  888. Kalian memang memiliki sikap yang baik, otak yang cerdas, tidak sombong, namun sayang, kalian tergolong bangsawan tinggi yang kaya raya, keluarga penindas dan penjajah yang menyengsarakan rakyat." Dengan berani Shu Ta menentang pandang mata mereka. Dia berdiri dan siap menanti kemarahan kakak beradik itu.
  889. Kakek yang usianya sudah tujuh puluh tahun lebih itu memang benar adalah Swat-hai Lo-kwi, kakek yang dulu ber­temu dengan Keng Han di Pulau Hantu. Adapun kakek kedua yang menawan Souw Cu In, gadis berpakaian putih itu adalah Tung-hai Lo-mo. Kedua orang kakek ini sedang berjalan seiring menuju ke Bu-­tong-san.
  890. Belasan orang itu yang tadinya memang sudah kewalahan mengeroyok si pemuda, kini menjadi kalang kabut diterjang oleh Niocu. Niocu juga tidak menggunakan pedangnya, hanya menggunakan kedua tangan dan kaki saja akan tetapi dalam waktu singkat ia sudah merobohkan lima orang! Pemuda itu pun merobohkan beberapa orang.
  891. Sebaliknya, suami isteri miskin yang tidak cantik tidak tampan sekalipun, dapat hidup berbahagia dan saling mencinta karena mereka memang memiliki cinta yang murni, cinta yang mendatangkan perasaan belas kasihan, mendatangkan kemesraan, mendatangkan perasaan tenang dan aman tenteram, ada ikatan batin yang mendalam.
  892. Komik strip asing , seperti Flash Gordon, Rip Kirby, Prince Valiant, Tarzan dan Superman yang masuk indonesia lewat surat kabar, juga menjadi pendorong penciptaan karya komik-komik Indonesia.pada masa sekarang, memang kita harus banyak belajar dari negara Jepang, bukankah komikus kita sebenarnya memiliki kemampuan.
  893. Sebelum itu, Leng Si memang sudah merupakan seorang gadis yang lihai, karena ia puteri tunggal Twa-sin-to Coa Kun. Dia tinggal di lereng Bukit Bambu di luar kota Nan-king, dibuatkan sebuah rumah oleh muridnya dan pada hari itu, muridnya datang bersama seregu prajurit yang membawa surat dari Panglima Yauw dari Nan-king.
  894. Pernahkan kita bertanya bahwa mesin ATM yang sedang kita gunakan memang benar-benar milik bank yang bersangkutan? Bagaimana jika ada orang nakal yang membuat mesin seperti ATM sebuah bank dan meletakkannya di tempat umum? Dia dapat menyadap data-data (informasi yang ada di magnetic strip) dan PIN dari orang yang tertipu.
  895. "Jangankan hanya mereka berdua saja, biar ditambah sepuluh orang lagi kami berani melawan mereka! Akan kutonjok hidungnya sampai berdarah dan kucabut kumis panjang itu!" Shu Ta memangberwatak lincah dan nakal, maka dia sengaja mengejek si hidung besar yang akan ditonjok hidungnya dan si kumis panjang akan dicabut kumisnya.
  896. Biarpun yang diberikan kepadanya hanya makanan sederhana, namun cukup mengenyangkan sehingga dalam waktu beberapa bulan saja, kesehatannya telah pulih, tubuhnya berisi daging dan otot dan karena pada dasarnya dia memang tinggi tegap maka anak berusia dua belas tahun ini kelihatan seperti sudah berusia lima belas tahun saja.
  897. Memang di dusun Cang-cin dia telah melakukan sesuatu untuk penduduk dusun itu, akan tetapi dia hanya membantu Cu Goan Ciang! Dia sendiri memang belum melakukan sesuatu yang bermanfaat, kecuali memperlihatkan kebenciannya kepada penjajah Mongol, kalau perasaan kebencian itu dapat dianggap sesuatu yang bermanfaat bagi rakyat.
  898. Terutama pada karya-karya yang memang muncul akibat proses migrasi atau akibat adanya unsur pengaruh, melihat perbedaan-perbedaan itu justru teramat penting karena hal itu ada kaitannya dengan faktor latar belakang kebudayaan masyarakat atau bangsa pemiliknya-religiositas, filsafat hidup, orientasi ideologis, dan sebagainya.
  899. Di Siauw-lim-pai memang ada peraturan keras bahwa seorang murid tidak boleh mencampurkan ilmu silat Siauw-lim-pai yang asli dengan ilmu lain, bahkan seorang murid Siauw-lim-pai tidak boleh memainkan ilmu silat yang bukan Siauw-lim-pai. Peraturan kuno yang keras ini mungkin diadakan demi menjaga kemurnian ilmu silat aliran itu.
  900. Terhadap delik-delik tertentu dari undang-undang korupsi memang sejalan dengan pemahaman tersebut, seperti penyuapan, pemerasan atau penggelapan dalam jabatan, tetapi terhadap delik yang mengandung unsur merugikan negara kata dapat tidak sekedar potensi yang abstrak, tetapi harus konkrit dan itu lambat atau cepat harus riil terjadi.
  901. "Tetapi, buktinya, di antara begitu banyak kroni bapakku, kenapa hanya Om Bob yang dibui? Di antara para birokrat, kenapa hanya Om Syahril yang dipenjarakan, tanpa kejelasan hukum pula? Sementara, yang lain malah bisa menikmati fasilitas dan kemudahan? Jadi, kalau memang diperlukan simbol atau tumbal, okelah, aku mewakili keluargaku."
  902. MESKIPUN tidak rela makna reformasi diputarbalikkan "oleh tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab", Amien Rais mengakui, "agenda reformasi saat ini tersendat." Mengapa? "Jawabannya, karenamemang para pemimpin yang terpilih saat ini tidak ada yang mengerti benar soal reformasi," katanya di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
  903. Di rumah Hartawan Ji terdapat para datuk yang memang sudah lebih dulu tinggal di rumah itu, bersiap-siap membantu Hartawan Ji jika tiba saatnya untuk bergerak membunuh Kaisar. Mereka adalah Swat-hai Lo-kwi, Tung-hai Lo-mo dan Lam-hai Koai-jin. Tiga orang ini lalu dipanggil keluar oleh Ji Wan-gwe untuk diajak berunding dengan Gulam Sang.
  904. Hemmm, kalian ini memang pengecut-­pengecut besar! Kalian mempunyai ba­nyak laki-laki mengapa membiarkan diri ditekan dan diganggu gerombolan peram­pok itu? Kalau kalian bersatu, jumlah kalian ratusan orang, tentu akan mampu melakukan perlawanan! Mulai sekarang bersatulah dan kalau ada gerombolan perampok datang mengganggu, lawanlah.
  905. Tak dapat dipastikan, apakah korupsi memang sudah membudaya di kalangan masyarakat Indonesia sehingga dengan mudah dapat ditemukan di berbagai lini kehidupan di masyarakat ataukah memangkinerja lembaga yang menangani masalah korupsi di negeri ini mulai menunjukkan taji-nya dalam menguak serta memberantas berbagai masalah korupsi yang terjadi.
  906. Liu Bi memang bersalah dan sudah menerima hukumannya! Pada saat itu, berdatanganlah para anggota Jang-kiang-pang dan melihat betapa ketua mereka merintih-rintih dengan lengan kiri buntung dan Goan Ciang berdiri di situ dengan pedang di tangan, juga melihat Lee Siang rebah tewas di pembaringan, mereka segera mengepung dan mengeroyok Goan Ciang!
  907. Padahal kalau dihitung-hitung sapi satu sehari 50 kg, kalau punya 5 ekor sapi saja, nanti rumput sudah habis kebutuhan untuk sapi masih kurang ya memang kurang . Pendapat dari Bu Udi (Kelompok 4), ya ndak cukup kalo cuman punya sendiri di deket rumah, ga cukup . Sementara itu batasan kawasan yang digunakan untuk mengambil rumput hampir tidak ada.
  908. Akan tetapi apa yang kau lakukan ini memang memalukan sekali, Pangcu. Pertama, engkau meng­gunakan bahan peledak yang mengandung racun pembius untuk menangkap Si Keng Han. Kemudian engkau memaksanya menikah dengan puterimu dan yang terakhir engkau baru mau membebaskannya kalau sudah bertanding denganmu selama lima puluh jurus! Sungguh memalukan!
  909. Dimana pertanyaan yang timbul adalah apakah usaha yang dilakukan memang benar untuk memberantas korupsi atau melindungi pejabat pusat dalam hal melakukan korupsi? Pertanyaan tersebut tak dapat ditemukan jawaban secara lugas sampai didapati secara nyata untuk mengambil tindakan hukum atas perilaku korupsi yang dilakukan oleh pejabat tinggi negara.
  910. Dengan terua terang ia pernah mengatakan kepada aku dan Kwi Hong, bahwa ayahnya memang pemimpin Thian-li-pang dan berjiwa patriot, akan tetapi sama sekali tidak membenci keluarga Kaisar. Yang dibencinya adalah penjajahan dan sekarang mereka hanya bergerak melindungi rakyat dari penindasan pejabat yang menyeleweng atau gangguan gerombolan perampok.
  911. Bahkan setelah melihat bakat besar yang dimiliki Leng Si yang memang sudah mewarisi ilmu-ilmu dari ayahnya, Bouw In merasa suka sekali kepada murid ini dan dia bahkan mengajarkan ilmu simpanannya, yaitu Sin-tiauw ciang-hoat! Tentu saja Leng Si maju pesat selama dua tahun digembleng Bouw In, dan tingkat kepandaiannya bahkan melebihi tingkat ayahnya!
  912. Banyak sekali orang di dalam kuil itu, para pengemis atau jembel yang semuanya memang mempergunakan tempat itu sebagai tempat bermalam mereka! Mereka tentulah para pengemis yang setiap hari berkeliaran di kota Nam-king, bekerja dengan cara meminta-minta, kemudian setelah matahari condong ke barat, mereka keluar kota dan melewati malam di tempat ini.
  913. Teman-teman masih ingat kan, dengan kejadian Gunung Merapi yang meletus beberapa waktu lalu dan disusul dengan aktifnya beberapa gunung berapi lain di Indonesia? Ya, Indonesia memangdikelilingi banyak gunung berapi karena Indonesia terletak di kawasan Lautan Pasifik yang terkenal dengan deretan gunung berapinya atau sering disebut dengan Ring of Fire.
  914. Setelah tiba di Nan-king, kedua orang tawanan itu diserahkan kepada regu pasukan pemerintah untuk dibawa ke markas atau benteng dan dihadapkan kepada Shu-Ciangkun yang oleh Yauw-Ciangkunmemang diserahkan tugas untuk mengatur keadaan di Nan-king dan sekitarnya, bukan hanya untuk membasmi gerombolan penjahat, akan tetapi terutama sekali para pemberontak.
  915. Sore ini memang bukan pertama kalinya Jakarta diguyur hujan seharian, namun suasana kelabu akibat mendung yang menggantung terasa lain dari biasanya karena disertai wajah-wajah sendu sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu dipimpin Menteri Luar Negeri Hassan Wirayuda, yang sore itu khusus berada di ruang VIP terminal I-B guna menyambut jenazah Ali Alatas.
  916. Shu Ta memang seorang yang amat cerdik dan setelah menjadi panglima dan mempelajari ilmu-ilmu perang dari kitab-kitab yang tersedia, dia menjadi semakin cerdik, seperti yang telah diduga oleh Goan Ciang dan semua siasatnya dilaksanakan dengan patuh oleh Goan Ciang, semua siasatnya telah diatur dengan cermat pada saat dia kebingungan melihat suhengnya tertwan.
  917. Di antara para muda, pemuda bernama Ka­lucin ini memang dianggap sebagai se­orang yang memiliki harapan besar untuk mempersunting Silani, puteri kepala suku dan juga menjadi kembangnya para dara di antara mereka. Kini, melihat Silani nampak akrab dengan seorang pemuda asing, pangeran pula, tentu saja timbul perasaan tidak senang dan cemburu besar di dalam hati Kalucin.
  918. "Kalau begitu, mengapa?" kata Bouw Siocia. "Mereka memang jahat, selagi masih hidup tadi! Kini, mayat mereka tidak dapat kita anggap jahat, dan kalau dibiarkan membusuk tanpa dikubur, hanya akan mengotorkan tempat ini dan akan mengganggu orang-orang hidup yang kebetulan lewat di sini." Kakak beradik itu sudah melanjutkan penggalian mereka. Shu Ta merasa kagum bukan main.
  919. Tahapan analisis ini merupakan kegiatan utama dan paling penting seriring paradigm dan pendekatan kualitatif memang intinya mencari makna dibalik data yang tersurat, dan yang tersirat; yaitu dengan cara mendiskusikan dan mengelaborasi setiap elemen sumber data dengan landasan teori yang digunakan dan menggunakan logika dan intuitif yang dituangkan melalui expresi kata-kata.
  920. "Suheng, kekuatan pasukan suheng yang sebesar seratus ribu orang itu memang cukup kuat, akan tetapi kalau suheng hanya mengerahkan pasukan menyerbu Nan-king begitu saja, aku meragukan hasilnya, dan andai kata berhasilpun, tentu akan mengorbankan banyak sekali anak buah laskar suheng. Akan lebih menguntungkan kalau kita menggunakan siasat "Memancing Lembah Meninggalkan Sarang"."
  921. Ada yang didorong oleh ketidak puasan, ada yang didorong oleh ambisi untuk keuntungan pribadi, ada karena sakit hati terhadap sebagian pembesar yang menyalah gunakan kekuasaan dan bertindak sewenang-wenang terhadap rakyat, dan sebagian kecil ada pula yang memang memiliki cita-cita membebaskan tanah air dan bangsa dari penjajahan, " demikian antara lain Bouw Kongcu menyampaikan pesannya.
  922. TETAPI, di Prasasti Batugila yang barusan diketemukan di Bogor, memang tertulis Batugila"Ini tanda peringatan bagi Said Agil Husin Al-Munawwar yang terpilih oleh dukun gemblung untuk menggali parit guna mendapatkan harta karun, namun yang didapatnya cuma kutukan dan laknat dari masyarakat luas, dan dia menjadi pemimpi di siang bolong yang ditertawakan warga dunia yang memuliakan agil (akal)...."
  923. Kita tahu bahwa agenda tahunan disetiap tanggal 20 Mei tersebut sejak mula memang dimaksudkan mengenang tahun-tahun keemasan di masa lalu yang telah berhasil melahirkan sumpah pemuda dan kemerdekaan 1 Agustus 1945 dan melahirkan tidak sedikit figur pemimpin yang ganjuran langkahnya jauh menerobos mengatasi kepentingan golongan, yang memiliki visi jauh ke depan untuk memperjuangkan kepentingan bangsa.
  924. Arah perubahan meliputi beberapa orientasi, antara lain (1) perubahan dengan orientasi pada upaya meninggalkan faktor-faktor atau unsur-unsur kehidupan sosial yang mesti ditinggalkan atau diubah, (2) perubahan dengan orientasi pada suatu bentuk atau unsur yang memang bentuk atau unsur baru, (3) suatu perubahan yang berorientasi pada bentuk, unsur, atau nilai yang telah eksis atau ada pada masa lampau.
  925. Seperti telah diceritakan di bagian depan Pangeran Mahkota Tao Kuang selamat dari pengkhianatan saudara-sau­daranya sendiri, yaitu kedua kakaknya, Tao Seng dan Tao San. Dia telah di­selamatkan oleh seorang datuk yang ber­juluk Sin-tung Koai-jin bernama Liang Cun bersama puterinya yang bernama Liang Siok Cu. Kemudian, Liang Siok Cu yang memang cantik manis itu menjadi selir Pangeran Tao Kuang yang tercinta.
  926. Para pimpinan Hwa I Kaipang tidak terkejut melihat penyerbuan ini, Cu Goan Ciang memang sudah mendapat berita dari Shu Ta tentang siasat pemerintah yang hendak menggunakan dua cara, yaitu pertama, merebut kedudukan Beng-cu agar terjatuh ke tangan orang-orang yang pro pemerintah dan kalau hal ini gagal, pasukan akan menyergap dan menangkapi pihak pemenang kedudukan Beng-cu yang tidak mendukung pemerintah Mongol.
  927. Kwi Hong makan dengan tenang saja, padahal tentu saja, ia tahu bahwa ucap­an pemilik rumah makan itu bukan hanya kosong belaka dan memang besar sekali kemungkinan tiga orang tadi akan meng­undang kawan-kawan mereka bahkan guru mereka. Akan tetapi sedikit pun ia tidak merasa gentar, bahkan ia mengambil keputusan untuk memberi hajaran kepada Pek-houw Bu-koan kalau benar mereka itu hendak membela tiga orang muda yang kurang ajar tadi.
  928. Selagi semua orang kebingungan mendengar bahwa gadis berpakaian pria itu adalah anak kakek yang disangka penculik, Mimi sudah berteriak, "Aku bukan anaknya dan dia memang menculik aku! Dia penjahat besar, tolonglah aku!" Setelah berkata demikian, Mimi sudah menerjang dan menyerang dengan pukulan ke arah dada Tay-lek Kwi-ong. Kakek ini menjadi marah sekali dan dia menangkis sambil mengerahkan tenaga sehingga tubuh gadis itu terhuyung.
  929. Akan tetapi hasilnya, biarpun tidak dapat menangkap seorang pemberontakpun, hanya menangkapi beberapa orang penjahat yang memang sudah lama dicari petugas keamanan, ternyata semenjak Shu-Ciangkun melakukan pembersihan, tidak pernah lagi muncul di Nan-king! Hal ini tentu saja membuat Shu Ta semakin dipercaya, dan pangkatnya dinaikkan sehingga kini dia menjadi wakil komandan pasukan di Nan-king, yaitu pembantu utama dari Yauw-Ciangkun!
  930. Swat-hai Lo-kwi memang memiliki sin­kang yang berhawa dingin sekali, dan kini dia melatih diri untuk menyempurna­kan sin-kangnya itu sehingga kalau dia menyerang orang, dia dapat membuat lawannya itu menjadi beku darahnya dan tewas seketika! Kurang lebih setahun lamanya dia melatih ilmu itu dan kini dia telah berhasil, yang menjadi kelinci percobaan ilmunya itu adalah binatang-­binatang kijang dan menjangan yang ber­ada di bukit itu.
  931. Akan tetapi, ketika dia mendengar pernapasan nenek itu mulai terengah, mengertilah dia akan maksud Pek Mau Lokai. Sepasang Iblis Tua Sungai Kuning yang sudah tua renta itu memang lihai bukan main dan kalau hanya mengandalkan ilmu silat dan kekerasan, tentu akan sukar sekali mengalahkan mereka. Oleh karena itu, satu-satunya jalan yang dipergunakan Pek Mau Lokai adalah mengambil keuntungan dari ketuaan lawan, yaitu daya tahan dan pernapasannya.
  932. Terdengar berisik sekali karena semua orang saling bicara menyambut ucapan Pek Mau Lokai itu dan dari kelompok anak buah Hek I Kaipang terdengar teriakan-teriakan, "Jangan pilih pemberontak! Dia akan menyeret kita ke dalam pemberontakan melawan pemerintah! Biar pemberontak mampus!" Teriakan ini mendapat sambutan dari mereka yang memang tidak ingin terlibat dalam pemberontakan, apa lagi mereka yang berbaik dengan para pejabat, seperti para anggota Jang-kiang-pang.
  933. Angin bersiut keras ketika tangan kanan itu menyambar ke arah telinga Thian Moko, dan agaknya sebelum telapak tangan itu sendiri mengenai sasaran, lebih dahulu angin pukulan yang keras membuat tubuh kakek itu mendoyong! Akan tetapi, justeru karena tubuhnya mendoyong itulah maka lemparan tangan Tay-lek Kwi-ong luput! Nampaknya saja demikian, akan tetapi sesungguhnya, kakek yang berpengalaman dan lihai itu memang mempergunakan kelembutan untuk mengalahkan kekasaran.
  934. Siapakah mereka ini yang menjadi tamu-tamu Thian-li-pang? Mereka memang keluarga bangsawan tinggi karena pria setengah tua itu bukan lain adalah Pangeran Cia Sun, seorang pangeran yang tidak penting kedudukannya di kota raja, karena ayahnya yaitu Pangeran Cia Yan hanya menjadi anak angkat mendiang Kaisar Kiang Liong. Pangeran Cia Sun ini juga agaknya tidak terlalu membang­gakan kedudukannya sebagai pangeran, bahkan di waktu mudanya dia suka pergi berkelana di dunia kang-ouw.
  935. Thian Moko tertawa dengan suaranya yang kecil tinggi, lalu berkata, "Bukan main! Sejak dahulu menjadi seorang hwesio sampai sekarang, Bouw In Hwesio memang seorang yang aneh dan menyimpang dari orang lain, ingin sekali kami berdua melihat apakah ilmu kepandaianmu juga tetap aneh dan menyimpang dari orang lain! Dahulu ketika engkau menjadi hwesio, engkau tidak pernah tinggal di kuil mengajarkan agama, tidak pernah mengemis makanan, melainkan berkelana seperti seorang petualang sejati.
  936. Tidak mengherankan kalau dia dihormati karena orang ini adalah Panglima Khabuli! Usia panglima yang masih bujangan ini sudah empat puluh tahun dan dia memang memiliki kekuasaan dan pengaruh yang amat besar, karena dialah panglima pasukan di Wu-han. Bahkan kepala desa Wu-han sendiri tunduk dan segan kepadanya bukan hanya karena Panglima Khabuli memegang kekuasaan atas pasukan keamanan di daerah Wu-han, akan tetapi terutama sekali karena panglima raksasa hitam ini adalah keponakan dari Menteri Bayan, tangan kanan Kaisar yang amat terkenal di kota raja.
  937. Kalau siasat pendekatan itu dilakukan, maka hal itu memang akan dapat melemahkan para pejuang! Apa lagi kalau pemerintah tidak menunjukkan permusuhan, tidak mengejar-ngejar, bahkan bersikap baik dan mengulurkan tangan, membantu dengan uang untuk memakmurkan kehidupan mereka. Dia tahu betapa ampuhnya pengaruh uang, dapat melumpuhkan semangat perjuangan! Bahkan dia tahu pula bahwa andai kata sejak dahulu pemerintah bersungguh-sungguh mengusahakan kemakmuran dan ketenteraman bagi rakyat jelata, mungkin tidak akan ada perasaan benci dalam hati rakyat terhadap penjajah.
  938. Pertama, justeru usia muda yang akan membuat seorang Beng-cu dapat bekerja dengan penuh semangat, tidak seperti orang tua yang sudah loyo! Tentang kekacauan yang dikatakan ditimbulkan oleh Cu Goan Ciang, hal itu terlalu dilebih-lebihkan, Cu Goan Ciang adalah seorang pendekar dan pendekar mana yang tidak akan turun tangan kalau melihat terjadinya ketidak adilan? Tentu sepak terjangnya menimbulkan keributan, akan tetapi tokoh kang-ouw manakah yang tidak pernah menimbulkan keributan? Kita memang belajar ilmu untuk menentang ketidak adilan dan tentu akan menimbulkan keributan.
  939. Dalam hal ini, memang iptek bisa dibeli, dipinjam dan diambil alih dari iptek produk asing, namun dalam penerapannya memerlukan proses adaptasi yang sering lebih rumit daripada mengembangkan iptek baru, (3) nilai budaya atau sikap mental yang siap menilai tinggi suatu prestasi dan tidak menilai tinggi status sosial, karena status ini seringkali dijadikan suatu predikat yang bernuansa gengsi pribadi yang sifat normatif, sedangkan penilai obyektif hanya bisa didasarkan pada konsep seperti apa yang dikemukakan oleh D.C. Mc Clelland (Koentjaraningrat, 1985), yaitu achievement-oriented, (4) nilai budaya atau sikap mental yang bersedia menilai tinggi usaha fihak lain yang mampu meraih prestasi atas kerja kerasnya sendiri.
  940. Aku kira kau akan menyerah Kalah, Pasrah Tapi kau malah tegar Menang, Ikhlas Padamulanya kusangsikan Namun jelasnya raut wajahmu menunjukkan kekuatan Bahwa kau tak mudah ditaklukan Apalagi hanya sekedar sedikit badai Ahh, aku memang keliru Aku ceroboh terlalu terburu - buru menarik simpul Kau tak selemah itu Kau bahkan lebih kokoh dari karang yang dihantam gelombang Kau bahkan lebih kuat dari gunung yang dihentak gempa Kau sadar ini goncangan Setidaknya membuat sekitar bergetar Tapi senyummu cukup memberi isyarat Bahwa kau tegar, Bahwa kau tak gentar Bahwa kau tak gemetar Meski cobaan membadai, menggelegar Tak bisa, aku bahkan tak bisa setegar itu Sungguh, jiwa itu terlalu putih Terlalu suci untuk sekedar kecewa Kau tak bisa jatuh hanya karena setitik riak dalam selaksa jiwamu Luar biasa Ketegaranmu mempesona...
Bagaimana sobat? mudah-mudahan kalimat di atas dapat membantu kaian. Jika punya kalimat lain, silahkan sobat tambahkan di kotak komentar.

No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.