Bagaimana membuat kalimat dengan menggunakan kata "keluar" dalam bahasa Indonesia? Dengan melihat dan mempelajari contoh-contoh kalimat dari kata "keluar", kita akan terbantu untuk memahami arti dan pengertian dari kata tersebut. Perlu juga kalian pahami bahwa arti dan makna kata tersebut bisa berbeda untuk kalimat-kalimat yang tidak sama.
Untuk lebih jelasnya, contoh kalimat yang menggunakan kata "keluar" dapat dilihat pada beberapa kalimat yang dikumpulkan dari berbagai sumber di internet seperti berikut ini.
Contoh-contoh Kalimat yang Menggunakan Kata "keluar"
- Saya keluar besok pagi.
- Tidak ada yang keluar dari mesin?
- Mr Martin sedang keluar sekarang.
- Dimana jalan keluar untuk Central Park?
- Lalu bergerak keluar dari balik lumbung.
- Kartu kredit saya tidak keluar dari ATM.
- Hijau Satu kembali keluar dari dalam gua.
- "Kamu turiggu di sini!" Roy keluar hotel.
- Oh, Rie? Maaf Jane sedang keluar sekarang.
- "Roy!" itu saja yang keluar dari mulutnya.
- Apakah ini jalan keluar untuk Central Park?
- Fitnah! Anakku keluar desapun belum pernah.
- Hung Wu juga keluar dari pintu gerbang itu.
- Apakah Anda ingin pergi keluar untuk makan?
- "Nggak keluar ikut holy, Roy?" tantang Ina.
- "Ra ... ." Dave berlari keluar memanggilku.
- Lalu dari dalam rumah keluar beberapa orang.
- Kami mau keluar untuk membongkar rahasia ini.
- Dari mulut Wulung Kerso keluar suara rintihan.
- Berapakah biaya yang akan keluar dengan pajak?
- Saya sedang dalam perjalanan keluar dari pintu.
- Setelah itu keluar kalian akan melawan Sao Feng.
- "Paspornya, " itu saja yang keluar dari mulutnya.
- Dia keluar lagi dan berdiri bengong di luar kuil.
- Dari mulut orang itu keluar suara erangan pendek.
- Pangeran itu keluar dari tempat persembunyiannya.
- Tentu saja begitu keluar dari ruangan samadhinya,
- "Oke, guys..." Dia menarik Neni keluar dari warung.
- Si Wawan sendiri baru keluar dari kamar mandi umum.
- "Pagi, eh, siang juga," senyum nakalnya keluar juga.
- "Awas, jangan keluar dari jalur!" Roy memperingatkan.
- Apakah Anda ingin pergi keluar dengan saya malam ini?
- Dan jangan sekali-kali keluar jika tidak kuizinkan...
- Sesuatu yang tidak kuharapkan keluar dari mulut ayah.
- Roy bangkit, menarik Osahi untuk keluar dari restoran.
- masuk ke dalam goa, saya kira dia tak akan keluar lagi.
- Saya akan keluar sekarang, jadi saya akan mengambilnya.
- Dengan bisik-bisik gurunya menyuruh Djo keluar sebentar.
- Tentunya mencari-cari siapa yang menyuruhnya keluar tadi.
- "Pengawal kok keluar malam-malam...," kata Kapolda Makbul.
- Jika Anda memotong, Anda akan keluar dari jalur pelayaran.
- Bouw Ku Cin membalapkan kudanya keluar dari pintu gerbang.
- Mata Datuk Lembah Akhirat seperti mau keluar dari sarangnya.
- Dia seperti sedang menunggu seseorang keluar dari rumah itu.
- Akan tetapi kebetulan sekali dia sedang keluar dari benteng.
- Informasi yang keluar atau masuk harus melalui firewall ini.
- Tapi pergi berkelompok-lah sebagai jalan keluar yang terbaik.
- Pada waktunya dia akan keluar sendiri dari kamar samadhi itu.
- Bahan bakar yang tidak terbakar dan keluar menjadi gas mentah.
- Ambil jalan keluar yang di sana dan berbelok ke kanan, tolong.
- Nah, suhu memberi restu dan mengijinkan aku keluar dari kuil."
- Kalian tidak lekas keluar menghadap aku, masih tunggu apalagi?
- Pantas sejak keluar dari gua aku mencium bau yang sangat busuk.
- Sebetulnya kau belum boleh keluar dari dalam gua itu, Adi Sara.
- Tiga orang ketua cabang juga memandang keluar sambil tersenyum.
- Aku turun gunung, keluar dari kuil dengan resmi, tidak minggat."
- Huh! Itu saja yang keluar dari mulutnya sambil menendang kaleng.
- Dari mulutnya keluar suara erangan disusul semburan darah segar.
- Seseorang berjubah putih dan memegang tongkat keluar dari warung.
- Tiga hari kemudian, Thian It Tosu keluar dari ruangan samadhinya.
- Tanpa menutup jendela itu kembali, orang tua ini keluar dari kamar.
- Angka penjualan telah meningkat terus sejak produk keluar di pasar.
- Pada saat holy ini sangat riskan bagi perempuan untuk keluar rumah.
- Ayah dan ibunya mengantar puteri mereka sampai keluar pintu gerbang.
- Mereka keluar dari istana dan waktunya sudah jauh lewat tengah malam.
- Lalu mengapa Rasulullah Saw memerintahkan mereka keluar dari barisan?
- Si bandel seradak-seruduk keluar .Beberapa kali dia menyenggol orang.
- "Baik," kata Keng Han dan Cu In. Mereka lalu keluar dari, istana itu.
- Tanah yang digali lebih dari 10 meter dalamnya belum tentu keluar air.
- Saya di jalur bebas saya delapan puluh-an dekat pintu keluar Berkeley.
- Bukan untuk menarik perhatian tetapi sungguh keluar dari hati emasnya.
- PaÂling akhir keluar seorang pemuda bangsaÂwan yang gagah dan tampan.
- Apa lagi, ya? Oh, Suci baru keluar dari rumah sakit. Dirawat tiga hari.
- Tuhan, lindungilah mamaku! Itu saja doa yang bisa keluar dari mulutnya.
- Hijau Satu sudah memberi tahu dan melarangku keluar dari gua perawatan.
- Dia keluar dari balik batu menegur dan dia lalu dipukul oleh kakek itu.
- Kereta itu ternyata menuju ke utara dan keluar dari pintu gerbang utara.
- Ketika Roy keluar dari sebuah restoran, dia melihat Kay sedang menangis.
- Dia berharap semoga orang-orang di daerah sini pada keluar mendengarnya.
- Para turis mancanegara mulai berani keluar dari hotel dan menyerbu Ganga.
- Roy menggeleng, "Saya tersesat, Pak," itu saja yang keluar dari mulutnya.
- Oh, God! Sekelebat dia melihat seseorang dengan tenangnya keluar stasiun.
- Biar keluar nomor satu dari gerbong yang pengap ini! begitu pikir mereka.
- Baru saja mereka keluar dari mulut hotel, beberapa orang mendekati mereka.
- Tetapi entah karena apa, tangan anak itu tak dapat ditariknya keluar lagi.
- Serta-merta tiga anak kecil itu melompat keluar dari kalangan pertempuran.
- Sebelum keluar dari ruangan itu Wiro melangkah dulu mendekati pembaringan.
- Muhaimin (Menteri Pendidikan Nasional), keluar dari kabinet tak diindahkan.
- Malam ketika dia susah payah menarik Iwin keluar dari jepitan pecahan kaca.
- Tidak satu orangpun bisa keluar hidup-hidup dari Lembah Bangkai... katanya.
- Joli diturunkan dan Cu Goan Ciang keluar dari dalam joli, diikuti gadis itu.
- Dia keluar untuk makan siang sekarang. Dia akan kembali dalam sepuluh menit.
- Saya akan keluar pagi sekitar 06:00 tepat. Apakah taksi tersedia ke bandara?
- Maka dia tidak terpancing keluar dan mengerahkan pasukannya keluar kota raja.
- Goan Ciang bangkit lalu keluar dari pekarangan kuil, mengumpulkan kayu kering.
- Sesekali keluar duit dikit demi teman-teman kenapa, sih?" kata Djo lalu pergi.
- Agar air yang keluar tetap jernih, kran harus dibuka dengan aliran yang kecil.
- Mukanya seputih kain kafan dan dari sela bibirnya merembes keluar darah segar.
- Malah, untuk Om Kwik sudah disediakan kartu merah agar ia keluar dari kabinet.
- Periksa peti di sekitar sini untuk crab pendant lalu kembali sampai keluar inn.
- Pemuda itu selesai makan dan setelah membayar harga makanan, keluar lebih dulu.
- Kembali keluar untuk jackanism, tekan 7 tombol berurutan untuk menyelesaikannya.
- Tak lama kemudian mereka keluar lagi dan berkata dengan suara lantang dan jelas.
- Diam-diam Yen Yen memperhatikan pemuda yang melangkah keluar dari dalam gua itu.
- Begitu menancap secara aneh senjata ini melejit keluar dan kembali ke arah Wiro.
- Kembali kakek itu tertawa, "Ha-ha-ha, kulihat engkau tadi masuk lalu keluar lagi.
- Memejamkan mataku, menahan butiran air hangat yang siap keluar dari kedua mataku.
- Pagi masih gelap dan amat dinginnya, membuat orang malas untuk keluar dari rumah.
- Namun ke dua orang tua ini begitu masuk ke dalam bangunan serta merta keluar lagi.
- Jangan mencampuri urusan kami dan cepat pergi keluar dari dusun sebelum terlambat.
- Saya ingin membawa Anda keluar untuk makan malam, jika Anda tidak sibuk malam ini.
- Mobilitas penduduk usia produktif dari desa ini keluar daerah masih sangat rendah.
- Bambu digunakan untuk kerajinan rumah tangga (keranjang) dan dikirim keluar daerah.
- Rombongan Baginda pun berlayar keluar dari muara sungai Musi menuju arah timur laut.
- Tao San dengan sengaja mendampingi Pangeran Tao Kuang ketika keluar dari ruangan itu.
- Suatu saat Herman merangkul Rita keluar dari barisan remaja-remaja yang berdisko itu.
- Pada saat dokumen ini ditulis, telah keluar BO 2000 untuk sistem operasi Windows 2000.
- Nanti dalam perjalanan kuceritakan!" kata Lee Siang dan iapun berlari keluar dari situ.
- "Mari kita lapor ke dalam!" Lima orang koki itu lalu berlarian keluar dari dalam dapur.
- Gadis itu hanya kelihatan kepalanya terjulur keluar dari tirai joli, mengangguk-angguk.
- Sudahlah, Keng Han. Engkau dapat keluar dengan selamat saja sudah meÂrupakan keajaiban.
- Racun merang putih! seru perwira itu begitu dia mengenali bubuk yang keluar dari tabung.
- Setelah tiba di pintu gerbang, joli diturunkan dan Kim Lee Siang keluar dari dalam joli.
- Pada saat itu dari dalam melayang keluar tiga orang kakek yang membentak, "Bocah lancang.
- Ternyata angin yang keluar dari caping inilah yang membuat dia tak mampu bergerak mundur.
- Butiran bening yang kutahan sejak tadi keluar juga, mengucur deras membasahi kedua pipiku.
- Empat orang lain keluar dan kini enam orang itu bertanya, "Di mana bayangan-bayangan itu?"
- Dipake bersamaan kalo keluar rumah or di rumah tapi ada pria asing yang bukan mahram kamu.
- Nuning keluar ruangan kelihatan dari jauh berbicara dengan laki-laki separuh baya tersebut.
- Sepasang gundu matanya merah mengembang keluar seolah-olah hendak meluncur dari kelopaknya.
- Tadi dia menyangka yang keluar dari dalam sumur itu adalah sebangsa setan atau hantu malam!
- Karena itu, jalan keluar yang terbaik, ya... seperti inilah, Nyonya," Hendro berbicara lagi.
- Orang sudah terbiasa begitu kalau teleponnya macet, supaya logam limapuluhannya keluar lagi.
- "Ha-ha-ha. Dia pantasnya dihukum lebih berat dicongkel keluar matanya yang seperti buta itu.
- Mencari akal yang baik untuk dapat keluar dari keadaan yang mencemaskan keadaan hatinya itu.
- Ketika Cu In berjalan keluar dari dusun itu, ia pun tahu bahwa tiga orang itu membayanginya.
- Sampai jauh malam barulah Gulam Sang keluar dari ruangan itu lalu memasuki kamarnya sendiri.
- Hal ini terjadi disebabkan oleh pergerakan arus lalu lintas keluar masuk perumahan tersebut.
- Dia yang dulu menyelamatkan dan mendukungku keluar dari sarang maut muridku si Raja Rencong.
- Siapa pula lelaki yang membawa keluar si manis malam ini? Ke mana mereka, ya? batinnya kesal.
- Penyebab tingginya gunung itu disebabkan oleh material yang keluar dari perut gunung baru itu.
- Dia lalu bangkit berdiri, keluar dari dalam gua itu dan menghampiri sebuah batu sebesar gajah.
- Setelah meniup padam dua batang lilin, Yen Yen melangkah keluar dan Cu Goan Ciang mengikutinya.
- Para santrinya hanya boleh keluar dari lokasi pesantren ini dengan persetujuan kepala kamarnya.
- Keng Han mengikuti Cu In melarikan diri, memasuki taman dan keluar dari pagar tembok taman itu.
- Jeritan geram dan marah keluar dari mulut beberapa orang mendengar kata-kata Datuk Akhirat itu.
- Sudah dua hari mereka menghabiskan waktu untuk bisa keluar dari Negeri Sejuta Sungai, Banglades.
- "Belum waktunya berterima kasih, kita masih belum keluar dari kota," gadis itu berbisik kembali.
- Pintu kayu tak bercat pun terbuka, mengizinkan suara dentuman dari dalam bergelora keluar ruang.
- Dia tetap melihat dari situ, siap untuk menghibur kekasihnya kalau nanti keluar sambil menangis.
- Tidak ada air mata keluar dari sepasang matanya yang cekung karena dia sudah kehabisan air mata.
- Segera petugas diteriaki dan mereka datang menggiring dua orang pangeran itu keluar dari ruangan.
- DeÂngan cara ini mereka dapat keluar dari sarang Kwi-kiam-pang tanpa ada yang berani menghalangi.
- Suara gamelan berangsur perlahan dan akhirnya sirna ketika dari sebuah pintu muncul keluar seorang
- Seorang bertubuh kurus kerempeng tanpa pakaian terbungkuk-bungkuk keluar menggotong sesosok tubuh.
- Sambil berjalan hilir mudik berjam-jam lamanya, dia mencari jalan keluar dari dalam kerangkeng itu.
- Desa itu terletak di lereng yang cukup tinggi sehingga untuk membuat sumur sangat sulit keluar air.
- Ketika sepasang pengantin keluar ke ruangan pesta, semua orang bangkit berdiri dan memberi selamat.
- Semuanya tertawa terpingkal-pingkal sampai keluar air mata melihat pemandangan aneh tapi nyata itu!
- Kini melihat Keng Han melompat keluar dan menegur kakek itu, hatinya tentu saja khawatir bukan main.
- Sebuah portal membuka di dekat keduanya dan dalam sekejap membawa mereka keluar dari Plane VESTRASS.
- Jika keluar dari Instalasi Pengolahan Air Minum jernih, seharusnya sampai di pelanggan tidak berubah.
- Setelah mengusap darah yang keluar dari luka di pipi kanan dia mengangkat tangan kiri seraya berkata.
- Dengan sikap seenaknya ia membayar harga maÂkanan, barulah ia melenggang keluar dari rumah makan itu.
- Kata orang, surga ada di sana! Dia merasa ada yang rnenggejolak dan ingin melompat keluar dari matanya.
- Untuk mencegah hal itu, mesin dilengkapi dengan pipa yang memungkinkan gas tersebut keluar ke atmosfer.
- Empat hari setelah ia menjadi Presiden, negara bagian Selatan itu keluar dari Federasi Amerika Serikat.
- Bahan bakar terpecah karena reaksi panas berubah menjadi gugusan HC lain yang keluar bersama gas buang.
- Setelah rombongan itu keluar dari pintu gerbang sebelah utara, barulah mereka mempercepat larinya kuda.
- "Ucapan-ucapan Bouw Kongcu seolah keluar dari mulut seorang pendeta saja, dan membuat aku merasa kagum.
- gangguan mekanis pada usus seperti kanker, radang dinding usus, usus yang menonjol keluar dan lain-lain.
- Dia melihat apa yang terjadi mendengarkan semua percakapan mereka dan mendahului keluar dari istana itu.
- Mereka menanti di halaman, menanti ayah keluar agar dapat bicara dengan mereka. Mari kita keluar, ayah."
- Kali ini karena tulang lengangnya telah dipatahkan oleh dua tangan yang mencuat keluar dari dalam sumur.
- Tommy keluar dari pintu rumah tukang nujum, dia menoleh ke seberang jalan kearah barisan kereta mati itu.
- Oleh pengawal yang mengantarnya dia dipersilakan duduk menanti dan pengawal itu sendiri lalu keluar lagi.
- Tokoh yang dikenal ramah itu hampir tidak pernah terlihat lelah setiap kali keluar dari ruang perundingan.
- Para penonton yang kebanyakan memang berpasangan keluar satu per satu seperti di peron stasiun kereta api.
- Gadis itu keluar tidak menangis, bahkan matanya bersinar-sinar, diikuti ibunya yang juga tersenyum-senyum.
- Sebuah bola api yang besar sekali, warnanya merah darah, tersembul perlahan-lahan keluar dari dalam lautan.
- Aku pergi dulu! Tanpa menanti jawaban, Khabuli sudah melangkah keluar dari ruangan itu dengan tergesa-gesa.
- Tiba-tiba terdengar suara nyaring "tranggg....!" dan sesosok tubuh mencelat keluar dari medan pertandingan.
- Bahkan Thian Tan Tosu juga tidak tahu karena setelah membawa Gulam Sang masuk, dia pun disuruh keluar lagi.
- Tipe hawaii terjadi karena lava yang keluar dari kawah sangat cair, sehingga mudah mengalir ke segala arah.
- Tak lama kemudian mereka keluar lagi sambil memapah Anggini yang sudah berpakaian lengkap miliknya sendiri.
- Inilah bukti kejujuran saya, biarpun tak semestinya saya kemukakan ternyata keluar juga itu dari mulut saya.
- Roy ingin melihat kenyataan hidup yang bertebaran! Ya, ya, ya. Begitu keluar dari rumah, segalanya akan lain.
- Melihat ini, pemilik rumah makan lalu berlari keluar dan berlutut di depan kaÂki orang berpakaian putih itu.
- Dengan pengawalan Kwi Hong, Cu In dapat keluar dengan mudah ia lalu melompat dan lenyap di balik pohon-pohon.
- Sebelum Mimi menjawab, terdengar suara gaduh dan dari pintu gerbang dusun itu keluar berlarian belasan orang.
- Pada waktu itu, karena tadi matahari amat teriknya, jalan yang keluar dari Nan-king ke utara itu nampak sunyi.
- Silakan Kongcu menanti di sini sampai suhu keluar dari tempat pertapaannya sehingga dapat bertemu dan bicara."
- Kini Pek Mau Lokai dan tiga orang ketua cabang sudah keluar dari gua dan duduk di atas batu, menjadi penonton.
- Ketika lalu di depan rumah pandai besi Panca, pandai besi itupun keluar dan menegur "Hai, mengapa kalian ini ?"
- Tiba-tiba terdengar langkah kaki orang di depan rumahnya dan dia cepat keluar untuk menyambut tamu yang datang.
- Biar kami mencari jalan sendiri untuk dapat keluar dari malapetaka yang menghadang! Habis berkata begitu si kakek
- Jalan satu-satunya untuk dapat keluar dari daerah perbentengan itu hanya melalui jembatan di depan pintu gerbang.
- Kebocoran seperti ini harus segera diatasi agar air yang masuk rumah tetap jernih dan bersih seperti saat keluar .
- Para penjaga yang melihat gadis itu keluar diantar oleh The-ciangkun sendiri, diam saja tidak berani mengganggunya.
- Aku buru-buru meminta ijin keluar kamar dan Gisela mengikutiku seolah tahu bahwa aku tak sanggup melihat ini semua.
- Melihat mereka semua memandang keluar gua, Siauw Cu juga menoleh dan dia melihat seorang gadis berdiri di depan gua.
- Mereka menjadi ketakutan dan tanpa dikomando, mereka serentak mundur dan melarikan diri keluar dari rumah makan itu!
- Untung Posma mengajak Jimmi keluar tadi dengan alasan yang kuat, sehingga strategi yang diatur Yuke berjalan lancar.
- Saat itu tampak sesosok tubuh berpakaian hijau, memakai cadar tipis dan membawa sebuah kecapi keluar dari mulut goa.
- Hanya saja sebelum hal itu sempat dilakukannya tiba-tiba terdengar suara keluar dari tiga lobang di tanah batu kapur.
- Mereka berlima menyamar sebagai penduduk biasa, lalu keluar dari kota Nan-king, menuju ke Lembah Sungai Huai di utara.
- "Wah, si rewel itu akan membuat ulah lagi, heh-heh-heh!" Pek Mau Lokai berkata sambil tertawa dan memandang keluar gua.
- Selain dari gas buang unsur HC dan CO dapat pula keluar dari penguapan bahan bakar di tangki dan blow by gas dari mesin.
- Kalau kami tidak mengikat diri di tiang layar, tentu ibuÂmu dan ayahmu sudah terlempar keluar ditelan gelombang lautan.
- Selamat malam!" Cu In membalikkan tubuhnya dan keluar dari tempat itu, terus keluar dari rumah dan pekarangan rumah itu.
- Tiga orang pengawal yang tadinya berdiri di belakang perwira itu, setelah menerima isarat, lalu keluar dari ruangan tamu.
- Hal ini dapat dilihat apabila setelah daging kambing dimasak akan terlihat lebih banyak cairan lemak yang keluar menetes.
- Keduanya lalu melarikan diri, menyusup-nyusup di antara pohon-pohon kemudian melompat keluar dari pagar tembok rumah itu.
- Di dalam hatinya si ibu berkata, yang penting sekarang putrinya keluar dari kamar dulu dan menghentikan mogok sekolahnya.
- Masalah overlaping (katup masuk dan keluar membuka bersama) telah dikurangi dengan pemanfaatan teknologi VANOS, VITeC dll.
- Dua orang anak laki-laki berusia antara dua belas sampai lima belas tahun itu keluar dari pintu menuju ke sebuah jembatan.
- Lantas buat mereka adakah semboyan 'hidup ini perjuangan?' Tapi ngamen adalah jalan keluar yang terbaik ketimbang mencuri.
- Kita keluar dari pintu gerbang utara dan terus menuju ke utara, tentu akan sampai ke kota raja, Han-ko. Mari kita berangkat.
- Kalian bertiga keluar dari dalam tanah! Kalian ini bangsa tikus, cacing tanah atau manusia benar P! bertanya Wiro keheranan.
- Dapat dibayangkan betapa sukarnya keluar sebagai pemenang dalam pertandingan antara dua orang kakak beradik seperguruan itu.
- "Nak, kau duduklah di sini dan contoh mereka," kata hwesio itu sambil menyerahkan sebuah kitab, lalu keluar dari ruangan itu.
- Promosi dilakukan apabila piece yang bersangkutan bergerak masuk, bergerak di antara, atau bergerak keluar dari zona promosi.
- Perempuan di sini jarang yang kawin keluar atau mencari pekerjaan di luar desa.Kuatnya ikatan adat sebagai faktor penghambat.
- Dia keluar ketika dilapori penjaga bahwa anak laki-laki Cu datang menghadap sambil menangis untuk melaporkan kematian ibunya.
- Seorang tua bermata juling, mengenakan pakaian serta destar hitam keluar sambil memuntir-muntir kumis mablangnya dengan tangan
- Mendengar seruan ini, banyak pasukan dari benteng berlari keluar tanpa membawa senjata dan merigacungkan kedua tangan ke atas.
- Partikulat dihasilkan oleh adanya residu bahan bakar yang tidak terbakar dalam ruang bakar, dan keluar melalui pipa gas buang.
- Mari, ayah, mari kita keluar dan bicara dengan mereka. Percayalah, sampai bagaimanapun, aku akan melindungi dan membela ayah."
- Hal ini juga terjadi di Medan ketika Harian Umum Analisa keluar dari naungan Kompas Gramedia dan terbitlah harian Tribun Medan.
- Setelah mereka keluar dari dusun Ki-ciu, Mimi berhenti melangkah dan bertanya, "Sebetulnya engkau hendak membawaku ke manakah?"
- Kalau sudah masuk ke sarang harimau mana mungkin keluar dengan selamat?! Bersiaplah menerima kematian! Tangan kanannya bergerak.
- Para perwira berlarian keluar untuk melaksanakan perintah itu, dan ketika Yauw-Ciangkun datang, diapun menjadi marah bukan main.
- Dukun dengan beringsut –ingsut meninggalkan ruangan itu menuju pintu untuk kemudian terpincang-pincang berlari keluar halaman.
- Kemudian, Anda pergi keluar di pintu keluar dan menunggu limusin yang datang pada angka tujuh. Waktu keberangkatan adalah 10.15.
- Bahkan Shu Ta tidak mendapatkan halangan apapun ketika mengajak ia keluar dari perkampungan pemberontak yang kelihatan sunyi itu.
- Selama ia melakukan perjalanan merantau keluar dari istana, sudah terlalu sering ia meÂlihat pandang mata laki-laki seperti itu.
- Dia bergegas keluar diikuti selosin orang anak buahnya, menuju ke jalan besar dan menghadang dua orang muda yang mencurigakan itu.
- Anak buahnya juga dengan penuh semangat menyerbu keluar dari rumah itu, dengan senjata di tangan dan penuh semangat, penuh dendam.
- Enam orang prajurit, sisa dari empat belas orang itu menjadi semakin panik dan mereka berdesakan hendak keluar dari kamar tahanan.
- Sambil melangkah dari mulutnya tiada henti keluar suara seperti orang tengah membaca atau merapal tulisan yang ada dalam kitab itu.
- Cu Goan Ciang kembali saling pandang dengan Shu Ta dan mereka tersenyum geli mendengar kesombongan itu keluar dari mulut sang lurah.
- Masalah overlapping (katup masuk dan keluar membuka bersama) dapat dikurangi dengan pemanfaatan teknologi, misalnya VANOS dan VITeC.
- Akan tetapi ketika tiba di pekarangan rumah itu, tiba-tiba terdengar suara tawa dan tiga orang meluncur keluar dari dalam rumah itu.
- Setelah ada empat orang datang, Ia cepat menyerang dan setelah merobohkan dua orang, ia pun melompat jauh keluar dari tabir asap itu.
- Sudahlah, jangan bicara tentang pengemis, kalau mereka tersinggung, semua penghuni kuil ini akan keluar dan memaki atau mengeroyokmu.
- Maka keluarlah Harits bin Shumtah untuk mencari Hamzah, Ali bin Abu Thalib radhiallahu anhu juga keluar untuk mencarinya, ia berkata:
- Kami ingin menyadarkannya, oleh karena itu, engkau masuklah dan bujuklah mereka semua keluar dan bicara dengan kami di halaman depan."
- "Keparat!" Goan Ciang menyambar pakaiannya, meloncat turun dari pembaringan, mengenakan baju dan cepat meloncat keluar dari kamar itu.
- Apabila serangan diarahkan kepada sistem Windows 95, maka sistem yang tidak diproteksi akan menjadi hang (dan bisa keluar layar biru).
- Rita keluar kamarnya dengan hand tas, sedikit membenahi rambutnya kemudian berjalan dan membuka pintu kamar Tommy yang tidak terkunci.
- Tidak hanya kesulitan buang air besar, tetapi telah terjadi tonjolan keluar anus yang menimbulkan kondisi tidak nyaman dan menyakitkan.
- "Agar Partai Demokrat selamat keluar dari krisis pasca mundurnya Anas Urbaningrum, KLB harus jadi pasar bebas calon pemimpin yang baru.
- Apabila gunung berapi meletus, magma yang terkandung di dalam kamar magma di bawah gunung berapi meletus keluar sebagai lahar atau lava.
- Nantilah itu dibicarakan." Sambil berbicara begitu, Roy melihat seorang pembantu keluar dan memanggil Rani. Roy tahu siapa pembantu itu.
- Di dalam rumah Sara Jingga ayah Adi keluar dari kamar tepat pada saat tiga perajurit bersenjatakan golok masuk dan sampai di hadapannya.
- Emosi Rita sudah tak terbendung lagi, dia gigit bibirnya untuk menahan jerit yang akan keluar, tapi tak urung sesenggukannya keluar juga.
- Dari tubuh Karto keluar asap, kemudian terbakar, sambil berteriak-teriak disusul oleh tubuh Herman yang juga penuh asap berteriak-teriak.
- Lalu satu cahaya merah seolah keluar dari tubuh Wiro, bergulung membungkus sekujur permukaan badannya mulai dari rambut sampai ke kepala.
- Mendengar siapa yang datang berkunjung, Pangeran Mahkota tersenyum dan berseri wajahnya, lalu mengajak mereka semua untuk keluar menyambut.
- Ketika saya memutuskan keluar dari pekerjaan, dan melepas seragam ini, ibulah yang meluluskan permohonan saya dan mengerti penjelasan saya.
- Tapi, ada yang masih bisa diingatnya dari si coklat: Ketika dalam keadaan marah, matanya terbelalak seperti hendak keluar dari kacamatanya.
- Prosedurnya sama dengan yang di atas, tetapi saat mengempiskan perut (menekan perut) visualisasikan aliran energi keluar melalui mulut Anda.
- "Kalau ayah tidak mau keluar, mereka akan membakar rumah ini untuk memaksa semua keluarga keluar dan membiarkan rumah ini habis dimakan api.
- Sutenya ini benar-benar amat cerdik dan kinipun dia tidak terlalu heran melihat sutenya dapat keluar dari kuil, entah dengan cara bagaimana,
- Tanpa memÂpedulikan tangan gurunya yang mencoba untuk menahannya, dia sudah meloncat keluar menghadapi kakek itu sambil membusungkan dadanya.
- Kamarnya memang berada di samping, menembus taman sehingga dia dapat dengan leluasa meninggalkan kamar untuk keluar rumah atau memasuki taman.
- "Ssttt, kita harus cepat pergi dari sini sebelum mereka semua datang!" kata Cu In yang segera melompat keluar dari situ, diikuti oleh Keng Han.
- Presiden Habibie berhasil memimpin negara keluar dari dalam keadaan ultra-krisis, melaksanankan transisi dari negara otorian menjadi demokrasi.
- Kalau diperturukannya hatinya yang memberingas mau dia keluar dari balik pohon bambu saat itu juga dan menghajar pemuda bermulut seenaknya itu.
- Hawa sakti yang keluar dari Keris Mustiko Geni membuat senjata itu mengapung ke atas namun selewatnya sambaran hawa, Cakra Dewa kembali menukik.
- Asap menepul masuk ke dalam rumah, menyembul keluar melalui celah dinding papan, dan membangunkan entok yang dipelihara di bawah rumah panggung.
- Pada tahun yang sama, lewat televisi, ia menyatakan keluar dari Partai Murba karena pendirian Partai Murba, yang menentang masuknya modal asing.
- Setelah Kui Hwa membujuk, juga ibu gadis itu, akhirnya hartawan Ji mau keluar dari pintu depan, mereka disambut sorak-sorai para penghuni dusun.
- Tiba-tiba dari balik semak-semak di seberang bermunculan tiga orang yang segera keluar dan menjatuhkan diri berÂlutut di depan si kakek timpang.
- Selagi dia melakukan hal itu tiba-tiba dari dalam sumur melesat keluar dua buah tangan yang langung mencekal pergelangan tangan si penunggang kuda.
- Beberapa perusahaan yang cerdas, dalam hal ini saya mengambil contoh yaitu HM SAMPOERNA berusaha keluar dari kungkungan terbatasnya ruang beriklan.
- Jangan mengikuti arus untuk sampai ke muara, karena kenikmatan hidup sebagai lelaki adalah terletak pada bisa-tidaknya kita keluar sebagai pemenang.
- Mereka langsung saja keluar dari pintu gerbang kota Nan-king setelah menanggalkan pakaian prajurit yang mereka pakai di luar pakaian mereka sendiri.
- Jangan-jangan anakku sudah diapa-apakan orang! Datuk Paduko Intan serta merta hendak melompat keluar dari dalam rombongan tapi dicegah oleh Tua Gila.
- Aku hanya ingin bertanya, apakah Pangeran Tao Seng atau Hartawan Ji itu berada di dalam? Kalau betul, suruh dia keluar dan aku akan membawanya pergi.
- Dua orang penjaga yang tadinya berada di gardu penjagaan depan gedung itu keluar dan menghampiri dua orang pemuda yang berdiri di luar pintu gerbang.
- Sehingga, menganut ajaran Islam berarti dianggap keluar dari ikatan kesukuan yang telah ada dan mengubah tatanan kekuasaan pada masyarakat Jahiliyyah
- Begitu keluar dari tubuh Wiro, binatang gaib ini langsung menyergap Datuk Lembah Akhirat hingga manusia tinggi besar ini jatuh tertelentang di tanah.
- Dan setelah Gulam Sang berangkat pergi, pada keesokan harinya Thian It Tosu sudah keluar dari kamar samadhinya dan memimpin Bu-tong-pai seperti biasa.
- "Paman Ji, kami girang sekali bahwa paman suka keluar untuk bicara dengan kami," kata Koa Hok setelah mereka berdua memberi hormat kepada hartawan itu.
- Setelah menanti sampai lama sekali, akhirnya daun pintu terbuka dan Keng Han sudah siap menyambut dan menghibur kekasihnya yang keluar sambil menangis.
- Sementara itu, Cu Goan Ciang dan Shu Ta, seperti yang mereka rencanakan, keluar dusun dan menemui warga dusun yang masih sibuk bekerja di sawah ladang.
- Kami berdua akan keluar dari dusun, kemudian kami memasuki dusun melalui pintu gerbang dan mulai saat itu, semua pengawal taijin boleh menghalangi kami.
- Begitu berhasil menghindar si penyerang membalikkan diri, masuk kembali ke dalam kamar dari mana tadi dia keluar dan membantingkan pintu di belakangnya.
- Hwesio itu, Lauw In Hwesio yang menjadi kepala kuil, cepat keluar dan dialah yang menjawab karena para hwesio yang berada di depan tidak berani menjawab.
- Jika kita terlupa memasukkan kunci pintu pada budget perencanaan rumah, maka kita akan dikagetkan bahwa ternyata harus keluar dana untuk menjaga keamanan.
- Pak Iyok bangkit, panggilan nuraninya mengatakan "Aku harus pulang!" Pak Iyok pergi keluar dari ruangan meninggalkan mimpi dan ketidakadilan bagi nasibnya.
- Mereka demikian baÂnyak, bagaimana mungkin kita dapat melawan mereka? Kalau aku tidak mengÂgunakan akal itu, apa kaukira kita bisa keluar dengan selamat.
- Ia mempertahankan tangannya dalam posisi tersebut sampai tendangan dilakukan dan bola telah menyentuh pemain lain atau bola keluar dari lapangan permainan.
- Jika uap tersebut keluar melalui nozzle/jet dan masuk ke dalam intake manifold, campuran menjadi sangat kaya dan menyebabkan mesin menjadi kasar atau mati.
- Liong Siok Hwa melompat masuk."Ayah....!" teriaknya, akan tetapi tubuhnya segera lemas tertotok dan dipanggul Lam Sang yang melompat keluar dari tempat itu.
- Jauh di depan sana terdengar pekik Datuk Sora Gamanda ketika tangan kirinya sebatas bahu putus dihantam sinar putih yang menyambar keluar dari kawat kecapi.
- Sebab, banyak juga tuh mereka yang nggak berjilbab dan berpakaian mini yang keluar masuk kantor melamar kerjaan tapi nggak dapat-dapat (kasihan banget kan?).
- Kamar itu menghadap ke jalan sehingga dari jendela kamarnya Niocu dapat menjenguk keluar dan melihat lalu lintas di jalan raya yang berada di luar losmen itu.
- Dia juga menjelaskan bagaimana mengukur bahan basah dan kering seperti tepung, mentega, dan garam, dan bahkan hal rumit seperti baking powder keluar dari bisa.
- Juga suara air memecah pada batu-batu karang membuat dia tidak dapat menÂdengar suara yang keluar dari tempat itu, dan baru sekarang dia dapat menÂdengarnya.
- Baiklah, aku akan tinggal di sini menunggu sampai beliau keluar dan aku dapat melewatkan waktuku dengan berjalan-jalan menikmati keindahan Pegunungan Bu-tong-pai.
- Tao Keng Han berangkat diantar oleh kakeknya dan Kalucin sampai keluar perkampungan, dan diantar pula oleh tangis ibunya yang tentu saja merasa kehilangan sekali.
- MelIihat ada tiga orang pendeta datang, Khalaban sendiri keluar menyambut, diÂtemani oleh Keng Han dan juga Kalucin yang kini menjadi pembantu utama dari Khalaban.
- "Kalau begitu, biar kupanggil ia menghadap Ibu!" kata Keng Han yang segera keluar dari kamar ibunya dan mencari Cu In di dalam kamar yang disediakan untuk gadis itu.
- Goan Ciang dan Hui Yen cepat keluar dari balik semak belukar, berlari mendekati pagar tembok dan Goan Ciang segera melemparkan ujung tali yang ada kaitannya ke atas.
- Karena itu, aku tidak jadi bermalam di sini, aku pamit untuk keluar dari istana ini karena aku hendak mencari Keng Han, untuk mengajaknya bicara dan menyadarkannya."
- Ketika laporan kemunculan tiga orang di tepi lembah disampaikan pada Dewi Lembah Bangkai, gadis ini melangkah keluar gua dan memandang jauh-jauh ke arah timur lembah.
- Orang yang keluar dari masjid habis mengaji, diantara mereka kelihatan Munadi Utoyo, Tommy dan Rita berjalan dengan membawa Al-Quran yang terbungkus dengan kain putih.
- Melihat empat belas orang itu sudah masuk semua, Shu Ta malah melangkah keluar dan menjaga di pintu, seolah menjaga agar dua orang tawanan itu tidak dapat lari keluar.
- Untuk menghemat tenaga, ARKHYTIREMA menunggangi URGHA, monster burung pemakan daging, yang ditemuinya beberapa saat setelah keluar dari BARQHA yang berada di dalam air.
- Kilat menyambar menerangi areal pekuburan itu, kelihatan sesosok tubuh dengan rambut terjurai menyembul dari kuburan ibu Tommy, makin lama makin keluar semua tubuh itu.
- Bahkan setelah Thian It Tosu muncul keluar dari tempat pertapaannya, dia mengumumkan kepada para anggauta bahwa mulai hari itu, Liong Siok Hwa diterima menjadi muridnya.
- "Lantas apa artinya kita pernah keluar berdua, selendang yang aku hadiahkan sama kamu, dan kamu yang suka ngumpet jika aku datang ke rumahmu?" suara si Rangga mulai keras.
- Hung Wu memandang dan melihat dua orang anak jembel yang tadinya dia lihat menghitung-hitung uang receh berkeping-keping kini berjalan keluar melalui pintu belakang pasar.
- Malam itu, setelah makan malam yang mewah seorang diri karena Yo-loya sedang keluar rumah, Goan Ciang berjalan-jalan di taman bunga yang luas dan indah milik keluarga itu.
- Tranggggg....!! Pertemuan antara kedua tenaga dahsyat itu hebat sekali dan nampak api berpercikan keluar dari tempat tembakau huncwe itu dan keduaÂnya mundur dua langkah.
- b. Pengurangan kecepatan: selama pengurangan kecepatan, pegas pengembali menekan diaphragm ke kiri sehingga udara dalam membran tertekan keluar secara perlahan melalui VTV.
- Setelah rombongan itu berhasil keluar dari pintu gerbang dengan selamat, bahkan sudah jauh dari kota Wu-han, di dekat sebuah bukit, gadis itu menyuruh rombongannya berhenti.
- Laki-laki tadi adalah ketua Hek I Kaipang, Coa Kun. Kebetulan sekali dia hendak keluar kota dan yang menemaninya hanya seorang kakek dan seorang nenek yang sudah sangata tua.
- "Tadinya mereka semua bersembunyi di kamar rahasia akan tetapi ketika terjadi perkelahian, Ji-wangwe itu keluar dari kamar rahasia dan melarikan diri melalui pintu belakang."
- Akan dibunuhnya orang ini? Akan tetapi dia calon suaminya! Karena tidak tahu harus berbuat apa, perlahan-lahan ia melangkahi tubuh Lam Sang, lalu berindap keluar dari kamarnya.
- Dia tidak dapat menahan kemarahan hatinya dan Keng Han melompat keluar dari balik batu besar sambil berseru, Kakek tua, sungguh engkau seorang manusia yang kejam seÂperti iblis!
- Ketika gunung berapi meletus, lava dan berbagai macam bebatuan terkadang mengalir keluar seperti sungai dan menutupi area yang sangat luas, bahkan sampai ribuan kilometer persegi.
- Pangeran Tao Seng atau Hartawan Ji bersama adiknya, Pangeran Tao San, keluar dari rumah, bahkan keluar dari kota raja menunggang kereta menuju ke dusun di sebelah utara kota raja.
- Saat itu terdengar suara menggeru keluar dari perut nya seperti cacing-cacing gelang dalam ususnya Begitu suara di perut lenyap, kini berganti suara menggeru seperti orang muntah.
- Hal itu dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah pada anus dan selanjuutnya terjadi pembengkakan dan akhirnya timbul tonjolan keluar anus, sehingga terjadilah wasir (hemorrhoid).
- Ada yang baru saja keluar dari bilik suara, ada yang kala hendak menyelupkan jarinya ke tinta penanda, ada juga anggota panitia yang pingsan dan meninggal saat membuka kotak suara.
- Setelah penderita sembuh, sebelum keluar rumah sakit harus diberikan immunisasi aktif dengan toksoid, oleh karena seseorang yang sudah sembuh dari tetanus tidak memiliki kekebalan.
- Alat bebunyian itu mengeluarkan suara berjentringan yang menggetarkan seantero gua, membuat telinga sakit dan ada sinar putih menyilaukan serta panas keluar dari setiap kawat kecapi.
- Perahu terguncang ke kanan kiri, kadang-kadang dilambungkan ke atas dan seandainya mereka tidak mengikat pinggang mereka dengan tiang, tentu mereka sudah terlempar keluar dari perahu.
- "Hanya saja yang sulit, kita harus dapat mencari alasan yang tepat dan tidak mencurigakan untuk memancing Yauw-Ciangkun dan pasukannya keluar meninggalkan Nan-king," kata pula Shu Ta.
- "Terima kasih! Terpaksa aku membuatmu tidak berdaya sampai aku berhasil keluar lagi." Kembali jari-jari tangannya bergerak cepat dan orang itu roboh terkulai dan tidak mampu bersuara.
- Apa hubungannya? Lho, andalah yang memperkenalkan internasionalisme kepada kami karena anda leluasa keluar masuk negeri asing, hidup bebas di luar negeri meski jadi buron di dalam negeri.
- Liong Biauw lari memasuki kamarnya mengambil pedang lalu lari menuju ke kamar Liong Siok Hwa. Karena pintunya sudah dibuka oleh gadis itu ketika keluar tadi, dia langaung menerjang masuk.
- MESKIPUN wartawan Amerika Serikat William Nessen diyakini berpihak kepada GAM, saat keluar dari sarang GAM di Aceh, dia mendapat sambutan istimewa : dijemput oleh dua orang jenderal TNI.
- Akhirnya, karena mengandalkan ilmu silat mereka tidak mungkin keluar sebagai pemenang, untuk menentukan siapa yang lebih kuat, kini mereka lebih mengandalkan kekuatan tenaga sakti mereka!
- Dia maklum bahwa gadis ini menggunakan pukulan yang mengandung tenaga sinkang amat kuat, maka dia pun mengerahkan sinkangnya sehingga dari tangan kanannya itu keluar hawa yang sangat panas.
- "Sudahlah, aku tidak mau berurusan lagi dengan kalian," kata Goan Ciang dan diapun melangkah hendak keluar dari ruangan itu tanpa memperdulikan para pengawal yang berdiri menghadang di pintu.
- Di sampingnya turun pula seorang wanita yang usianya sebaya, anggun dan cantik, tubuhnya masih ramÂping, juga wajahnya nampak berseri keÂtika melihat Yo Han dan Tan Sian Li keluar menyambut.
- Baru saja dia berucap begitu, dua bayangan hijau berkelebat dan dua gadis berpakaian hijau tipis berwajah cantik tetapi galak muncul di depan mereka, seolah-olah keluar dari dalam perut lembah!
- Mengenai istilah mild, light, dan low tar, sebelumnya telah keluar keputusan pengadilan tinggi Washington DC yang menyatakan, pabrik rokok telah melakukan pembohongan publik dengan kata-kata itu.
- Setelah menunggu beberapa lama dan yakin pemuda tadi benar-benar telah meninggalkan tempat itu, Hijau Dua keluar dari balik rerumpunan pohon bambu lalu meneruskan perjalanan menuju Lembah Bangkai.
- Tommy terpojok dekat meja belajar, tapi segera mendorong meja itu kearah itu kearah Karto, hingga tubuh Karto segera menerkam kaki Tommy, hingga Tommy yang sudah hampir bisa keluar jatuh terguling.
- Saat kerbau masuk kedalam gua, kambing jantan itu menundukkan kepalanya, berlari untuk menabrak kerbau tersebut dengan tanduknya agar kerbau jantan itu keluar dari gua dan dimangsa oleh sang Singa.
- Segera mereka melapor kepada ketua mereka dan mendengar ada kereta bangsawan datang Yo Han bersama isteriÂnya segera keluar menyambut karena mereka sudah dapat menduga siapa yang datang berkunjung.
- Panglima ini menghela napas panjang dan memandang kakak beradik itu dengan alis berkerut, "Saudara Bouw Ku Cin, engkau boleh bebas memilih, hendak tinggal di sini atau keluar dari Nan-king, terserah.
- Hal ini mereka lakukan sebagai siasat memancing harimau keluar sarang, dan memberi kesempatan kepada pasukan besar yang dipimpin sendiri oleh Cu Goan Ciang bergerak di malam hari itu menuju Nan-king!
- Dia kembali menggeledah Wiro dan kali ini ditemukannya Kapak Maut Naga Geni 212 di belakang pinggang sang pendekar! Sesaat sang perwira dan adiknya terkesiap melihat sinar yang keluar dari mata kapak.
- Serta-merta dari lubang-lubang pada gagang kapak yang berjumlah enam buah mencuat keluar enam buah jarum halus yang meskipun malam masih pekat kelam tap r jarum-jarum itu memancarkan sinar berkilauan.
- Memang dia selalu sudah mempersiapkan buntalan pakaiannya, maka begitu memasuki kamarnya, dia menyambar dan mengikatkan buntalan pakaiannya di punggung, kemudian dia keluar dari kamarnya melalui taman.
- Ia mengantar Cu In keluar dari istana karena seluruh daerah istana telah di jaga pengawal sehingga akan agak sukarlah bagi Cu In atau siapa saja yang datang dari luar untuk keluar dari situ begitu saja.
- Dari sepasang mata sang pendekar melesat keluar dua sinar lurus berwarna hijau tipis laksana sepasang pedang yang sangat tajam, inilah ilmu kesaktian yang juga didapat Wiro dari Datuk Rao Basaluang Ameh.
- Tuan Munadi keluar dari kamar dan berlari keruang tengah dimana Tommy dengan setengah menangis dan marah melapor kepada ayahnya, ketika itu Rita dengan gaun tidurnya kaluar dari kamarnya menuju ruang itu.
- "Mari kita keluar dan melaksanakan keputusan pertama ini sekarang juga, taijin," kata Cu Goan Ciang. Terpaksa lurah itu bersama dua orang puteranya ikut keluar dan mereka berlima berdiri di beranda depan.
- Ketika ada yang menanyakan kepada Thian-yang-cu, atau Bhok-im-cu, kedua orang tosu ini menÂjawab bahwa suhu mereka sedang samaÂdhi dan nanti kalau sudah tiba saatnya tentu akan keluarmenyambut para tamu.
- "Baik, panglima!" kata kepala pengawal dan empat orang itu lalu menarik Goan Ciang dan Hui Yen keluar dari ruangan itu, memasukkan mereka di dalam sel yang istimewa, yaitu sel yang terpisah dan dijaga ketat.
- Di luar kesadarannya sendiri Bi-kiam Nio-cu merasa amat sayang kepada Keng Han dan khawatir kalau pemuda itu celaka, maka ia melupakan rasa takutnya sendiri dan meloncat pula keluar dari balik seÂmak-semak.
- Sebentar saja ia sudah bebas! Dengan kemarahan meluap-luap, ia lalu menerjang keluar dan melihat betapa di luar, Keng Han sedang bertanding meÂlawan kepala gerombolan itu dan diÂkeroyok banyak anak buahnya.
- Karena memang sudah dinanti, begitu keluar dari rumah makan yang sudah sunyi itu, Kwi Hong telah datang diÂhadang oleh Pek-houw-eng Teng Coan bersama tiga puluh orang muridnya! Guru silat itu tercengang juga.
- Demikianlah, dua belas orang tawanan yang terikat di atas kuda itu lalu diÂgiring keluar dari hutan, diikuti oleh Pangeran Toa Kuang yang menunggang dan diikuti pula oleh ayah dan anak itu yang berjalan kaki.
- Thian It Tosu palsu itu lalu mengajak dua orang yang diaku sebagai sutenya dan muridnya itu untuk keluar dari tempat tahanan tanpa terlihat orang lain, meninggalkan Thian It Tosu bersama lima orang penjaganya.
- Tay-lek Kwi-ong duduk menghadap keluar agar selain dapat mengawasi gadis itu, diapun dapat mengawasi orang-orang yang datang dari luar karena dia masih curiga kalau-kalau para perwira dari Nan-king membayanginya.
- Muhammad bin Umar bin Atha mengisahkan bahwa Abdullah bin Atha berangkat menuju badar dengan kaum musyrikin dan bersama ayahnya Suhail, ayahnya tidak mencurigai kalau Abdullah bin Suhail sudah keluar dari agamanya.
- "Kalian pura-pura masih terbelenggu dan rebah, akan kupanggil mereka semua ke sini," bisik Shu Ta dan diapun menjenguk keluar dari pintu kamar tahanan dan berteriak, "Kalian semua ke sini, aku membutuhkan bantuan kalian.
- Tidak ada gunanya melepaskan pukulan-pukulan sakti seperti pukulan sinar matahari Namun jika dia terdesak terus dan tak sanggup keluar dari pinggir bukit batu itu, lambat laun dia pasti kena gebuk atau tergelincir jatuh!
- Ketika Rasulullah Saw merasa tertekan kemudian keluar Musailamah al-Kadzab, lalu aku berkata: aku akan pergi mencari Musailamah untuk membunuhnya, semoga dengan demikian aku akan menggantikan nyawa Hamzah dengan Musailamah.
- CO merupakan hasil utama pembakaran bensin sebagai akibat dari proses pembakaran yang tidak sempurna, sedangkan HC merupakan emisi yang timbul karena bahan bakar yang belum terbakar tetapi sudah keluar bersama-sama gas buang.
- Walau tadi dikatakan Karang Gontor hampir tak pernah didatangi manusia, namun adalah satu keluar kebiasaan kalau hari Kamis malam Jum'at Kliwon itu tampak dua penunggang kuda melesat diatas kuda masing-masing menuju kaki bukit.
- Coba bayangkan jika sang raja keluar dengan kaus dalam, kotor, dan kolor (celana pendek), siapa yang akan menanggapinya dengan serius? Desain website anda juga begitu, harus diperlakukan seperti hiasan kue untuk konten raja anda.
- Akan tetapi, kalau usaha kalian membujuknya tidak berhasil dan ia tetap hendak menolak, terpaksa kami akan menawan kalian semua!" Kwa-kauwsu memberi isarat kepada seorang pengawal yang segera memberi hormat dan keluar dari ruangan itu.
- Sang gadis berkata pada ayahnya: mohonlah ma'af sebelum engkau dipermalukan, maka orangtua itu keluar dari rumahnya menuju kediaman Rasululah Saw, lalu berkata: engkau yang telah mengembalikan padaku utusanku seperti apa yang kukembalikan.
- Di antara para penyambut tamu, yaitu para murid kepala atau anggota tingkat atas dari Jang-kiang-pang, nampak pula kesibukan Lee Siang. Gadis ini sudah sehat kembali, berkat obat penawar dari sucinya, semua racun telah keluar dari tubuhnya.
- Shu Ta keluar dari tenda setelah mandi dan dengan perasaan tegang namun tubuh terasa segar dia pergi ke lapangan rumput, karena Cu Goan Ciang mengatakan bahwa sepagi itu biasanya Bouw Siocia bersama Tang Hui Yen sedang berlatih silat di sana.
- Dia tidak tahu mengapa Siauw Yen mengajak dia mengikuti dua orang anak itu, akan tetapi dia tidak membantah dan dengan langkah santai agar tidak kentara mereka mengikuti dua orang anak-anak yangkeluar dari dalam pasar melalui pintu belakang.
- Menjelang sidang, terdengar suara gaduh dan para tosu yang berlari menuju ke ruangan sidang yang tertutup itu, melihat tubuh seorang tosu terlempar keluar dan ketika mereka semua melihat, ternyata tubuh itu adalah Beng An Tosu yang telah tewas!
- Apalagi setelah melihat betapa Gu Lam Sang terdesak hebat oleh Keng Han, mereka tidak dapat tinggal diam saja dan ketiganya lalu keluar dan melompat ke atas panggung, meninggalkan Pangeran Tao Seng yang masih bersembunyi di dalam kamar rahasia.
- Akan tetapi kenapa engkau tidak menentang dia menjadi calon Beng-cu? Cu Goan Ciang itu muridmu, berarti murid Siauw-lim-pai juga, bukan? Apakah diapun harus keluar dari keanggotaannya di Siauw-lim-pai, abru boleh mengikuti pemilihan Beng-cu ini?"
- Yo Han melihat bahwa mereka itu adalah para datuk sesat yang terkenal, yaitu Swat-hai Lo-kwi, Tung-hai Lo-mo dan Lam-hai Koai-jin. Tiga orang datuk ini memang sengaja tidak keluar dulu dan hanya mengintai dari dalam, melihat perkembangan keadaan.
- Tapi laki-laki itu segera mencabut serpihan kayu almari dan segera bangkit, diapakainya sebagai senjata semacam pedang yang segera disabetkan ketangan Mayat Murniati yang mengangkat kursi, kursi itu mental, tangannya luka, darah yang keluar hitam.
- Pedangnya menyambar-nyambar ganas dan cepat ke arah tubuh Goan Ciang. Karena huncwe di tangan Yo Ci juga menyambar-nyambar dengan totokannya dan semua jalan keluar dihadang oleh sambaran senjata para pengeroyok lainnya, maka Goan Ciang agak terdesak.
- Kakek ini dengan tenang mengangkat kedua tangan pula untuk menyambut dan ketika tangan-tangan itu bertemu, Keng Han merasa betapa kedua tangannya bertemu dengan benda yang lunak dan halus, yang seolah menyerap semua tenaga yang keluar dari lengannya.
- Dia cerdik sekali dan andaikata disebutnya Thian-li-pang itu membuat Pangeran Mahkota marah dan mengerahkan pasukan pengawalnya, dia tentu akan bertindak menawan sang pangeran lebih dulu agar dia dan muridnya dapat keluar dari istana itu dengan aman!
- Serangkum tenaga yang tadi membuatnya terjengkang keluar melalui kedua tangannya menghantam batu besar itu dan.... dan batu besar itu meledak-ledak pecah dan menggelinding sampai jauh! Keng Han cepat menyimpan kembali tenaganya dan dia memandang kagum.
- Lalu beliau dipercaya menjabat Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986-1988) dan Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988), sebelum mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Komando TNI-AD (Seskoad) di Bandung dan keluar sebagai lulusan terbaik Seskoad 1989.
- Mereka dapat melihat seorang laki-laki yang berusia lima puluhan tahun, bertubuh sedang dan mukanya gagah sekali, seperti muka harimau, keluar dari dalam rumah itu bersama seorang kakek dan nenek yang keduanya sudah tua renta dan berjalan dibantu tongkat.
- "Ha-ha-ha, seorang pendekar memang harus bertindak demi kebenaran bukan karena mendengar omongan orang!" Kaiong Lu Tong Ki berseru nyaring dan masih terdengar ucapannya itu oleh Keng Han. Pemuda itu melompat pagar tembok di ujung taman dan keluar dari situ.
- Kalau perlu dia akan mencuri makanan! Pernah ketika mereka lewat sebuah rumah makan yang memamerkan bebek panggang, Kai-ong berjalan dekat rumah makan itu dan ketika dia keluar dari situ, di bawah baju rombengnya sudah tersembunyi seekor bebek panggang utuh.
- Pasukan pemerintah itu benar-benar dibikin kacau dan tiba-tiba Menteri Bayan berteriak kepada Yauw-Ciangkun. "Ini tidak wajar! Mereka menggunakan siasat memancing harimau keluar sarang! Kita harus cepat kembali ke Nan-king karena di sana penjagaan kurang kuat.
- Saking banyaknya permasalahan yang kita hadapi, terkadang orang cenderung larut dalam keluh kesah tentang kekurangan, kelemahan, dan ancaman-ancaman yang harus dihadapi yang seolah-olah tidak tersedia lagi jalan untuk keluar atau solusi untuk mengatasi keadaan.
- Mendengar ini, Gulam Sang lalu menitipkan Liong Siok Hwa kepada Hartawan Ji, kemudian dia sendiri cepat keluar pada malam itu, menuju ke istana Pangeran Tao Kuang. Dengan kepandaiannya yang tinggi dia berhasil masuk ke taman dan mengintai ketika Keng Han datang.
- Semoga perjuangan kalian berhasil karena kalian memang benar!" kata Bouw Ku Cin. Cu Goan Ciang memberi perintah kepada selosin pembantunya untuk mengawal putera Mongol itu agar dapat keluardari pintu gerbang dengan amat, dan memberinya seekor kuda yang tangkas.
- Ternyata secara kebetulan sekali bertemu di sini dan arah perjalanan mereka ternyata sama! Tentu saja ia tidak tahu sama sekali betapa sejak pagi sekali tadi, pemuda itu dengan sembunyi telah mengamatinya dan tahu bahwa ia meninggalkan losmen dan pergi keluar kota.
- Setelah terpincang-pincang pergi dari pasar dan keluar dari pintu gerbang kota tanpa ada yang mencurigainya, dan tiba di tempat sunyi, A Sam mempercepat langkahnya dan biarpun kakinya tinggal yang kanan saja, namun dibantu tongkatnya, dia dapat berjalan cepat sekali.
- Setelah keluar dari perkampungan Khitan, Keng Han tidak langsung menuju ke selatan seperti yang disangka ibunya, dan kakeknya, melainkan dia membelok ke timur karena dia hendak lebih dulu pergi ke pantai lautan timur untuk menÂcari pulau yang diceritakan ibunya itu.
- "Enci, mari kita pergi!" ajaknya kepada Cu In. Cu In sendiri maklum bahwa tanpa bantuan gadis dan gurunya itu, tentu ia akan celaka di tangan musuh, maka ia pun melompat keluar dari gelanggang perkelahian dan mengikuti Han Li yang sudah melarikan diri bersama gurunya.
- Selosin pasukan pengawal berpakaian indah mengawal mereka. Mereka semua menunggang kuda yang tinggi besar dan taat dan di sepanÂjang perjalanan menuju keluar pintu gerÂbang, mereka menjadi tontonan menarik dan semua orang merasa kagum kepada tiga orang pangeran ini.
- Shu Ta juga ingin tahu, demikian pula Koa Hok dan Koa Sek. Seorang di antara orang-orang yang datang berlarian itu, mewakili teman-temannya dan berkata, "Hartawan Ji... dia... dia mendatangkan lagi semua jagoan bekas anak buah Lurah Koa yang telah diusir keluar dusun.
- Kemudian mereka berdua meninggalkan kuil untuk mencari pengalaman, dan bersama-sama menundukkan keluar Ji dan keluarga Koa di dusun Cang-cin sehingga kedua keluarga yang tadinya menjadi penindas rakyat itu berbalik kini menjadi dermawan dan pelindung rakyat di dusun itu.
- Tangkap dua belas orang pengawal ini dan penggal kepala mereka. Tangkap pula keluarga mereka dan jeÂbloskan dalam penjara! perintahnya dan para pengawalnya segera turun tangan melaksanakan perintah, menggusur dua belas orang pengawal para pangeran itu keluar dari persidangan.
- "Kita harus berusaha agar Yauw-Ciangkun membawa sebagian besar pasukannya keluar dari Nan-king, dan aku sendiri bersama pasukan yang sehaluan, yaitu pasukan bangsa Han yang setiap saat akan menanti perintahku sebanyak kurang lebih tiga ribu orang, akan tetap tingal di Nan-king.
- Ini mungkin jalan keluar yang terrnudah bagi Narto: dititipkan ke sopir-sopir bis! Bukankah Semarang tinggal beberapa jam perjalanan lagi? Mudah sekali, mencari rasa gotong-royong di sini. Setelah tawar-menawar, Wawan sepakat dengan ongkos termurah yang dibumbui rasa kemanusiaan.
- Sangat mungkin, karya sastra sebagai sistem gagasan, sistem nilai atau segala sesuatu yang keluar dari pikiran manusia justru merepresentasikan semangat atau kegelisahan yang berkaitan erat dengan kebudayaan yang telah melahirkan, membesarkan, dan sekaligus juga mempengaruhi diri pengarang.
- Di lereng bukit itu terdapat sarang gerombolan perampok yang dipimpin oleh Yang-ce Siang-houw (Sepasang Harimau Sungai Yang-ce), dan kita bersembunyi tak jauh dari sarang mereka. Kalau nanti sarang mereka itu telah diserbu pasukan pemerintah, baru kita keluar dan kita terjun ke dalam pertempuran.
- Perkiraan beban kerja dari masing-masing satuan organisasi dapat dilakukan berdasarkan perhitungan atau berdasarkan pengalaman, misalnya perkiraan beban kerja pengetikan, pengagendaan, dan yang sejenisnya itu dapat didasarkan atas jumlah surat yang masuk dan keluar rata-rata dalam jangka waktu tertentu.
- Kristalin senyawa tersebut membentuk suatu rangkaian tiga dimensi yang saling melekat secara acak, dan sedikit demi sedikit mengisi ruangan yang ditempati air, lalu membeku dan mengeras sehingga mempunyai kekuatan tertentu, Selama proses hidrasi berlangsung, akan keluar panas yang dinamakan panas hidrasi.
- Kita tinggal menunggu apakah nanti keluar sebagai pemenang atau sebagai yang kalah? Apakah kalau kita kala, akan bangkit bertempur lagi, atau tenggelam seterusnya? Tapi, akankah kita keluar sebagai pemenangnya nanti, sementara di sekeliling kita banyak yang keluar sebagal pemenang bertanding terlebih dulu?
- Kemudian mereka berdua mengundi siapakah yang harus berangkat untuk turut dalam perang badar, setelah undian dilakukan yang keluar adalah anak panah milik Sa'd, kemudian ialah yang berangkat untuk berperang, dan ia akhirnya gugur dalam perang badar, sedangkan ayahnya Khaitsamah gugur setelah itu dalam perang uhud .
- Tidak lama kemudian, tujuh lapis pintu itu terbuka semua dari dalam dan yang keluar dari pintu paling luar adalah dua orang prajurit dan seorang berpakaian dan berkedok hitam! Tentu saja si kedok hitam adalah Shu Ta dan dua orang pelarian itu melucuti dan mengenakan pakaian dua orang di antara para prajurit yang tewas.
- Yang mengherankan hatinya, kalau mereka itu putera dan puteri bangsawan tinggi Mongol, kenapa berkeliaran berdua saja tanpa pengawal? Biasanya, para pembesar Mongol kalau keluar kota selalu dikawal ketat karena tentu saja ada kemungkinan mereka diserang oleh para pemberontak, yaitu patriot-patriot yang memusuhi penjajah Mongol.
- Memang Shu Ta memerintahkan agar para prajurit yang terluka dibawa menghadap agar dapat ditanyai akan tetapi kini yang dibawa menghadap bukan hanya prajurit yang berada di dalam, juga prajurit yang dari luar benteng! Pintu gerbang benteng sudah dibuka dan bala bantuan dari dalam ikut pula melakukan pengejaran keluar namun sia-sia.
- "Takk...!!" Topi itu tidak ada gunanya melindungi kepala terhadap totokan jari tangan Goan Ciang. Mata Khabuli melotot, mulutnya terbuka dan terdengar suara aneh keluar dari kerongkongannya, cengkeraman kedua tangannya pada lengan dan rambut terlepas dan tubuhnya terjengkang dan tewaslah Khabuli dengan mata melotot dan mulut ternganga.
- Di rumah Hartawan Ji terdapat para datuk yang memang sudah lebih dulu tinggal di rumah itu, bersiap-siap membantu Hartawan Ji jika tiba saatnya untuk bergerak membunuh Kaisar. Mereka adalah Swat-hai Lo-kwi, Tung-hai Lo-mo dan Lam-hai Koai-jin. Tiga orang ini lalu dipanggil keluar oleh Ji Wan-gwe untuk diajak berunding dengan Gulam Sang.
- Ketika Panglima Khabuli yang tadinya bertugas di Wu-han akan tetapi sering berkunjung ke Nan-king itu mendengar dari dua orang anak buahnya bahwa pagi hari itu ada dua orang muda yang mencurigakan memasuki Nan-king, diapun cepat keluar senriti untuk menyaksikan dan kalau perlu menangkap dua orang yang mencurigakan itu untuk mencari pahala.
- Ke mana perginya Cu Goan Ciang? Dia tidak mempunyai seorangpun kenalan di kota Wu-han yang ramai itu, dan kiranya akan sukar baginya untuk bersembunyi di dalam kota karena puluhan orang prajurit melakukan penggeledahan, bahkan semua pintu gerbang kota Wu-han dijaga ketat dan setiap orang yang keluar dari pintu gerbang diperiksa dan diamati.
- Banyak sekali orang di dalam kuil itu, para pengemis atau jembel yang semuanya memang mempergunakan tempat itu sebagai tempat bermalam mereka! Mereka tentulah para pengemis yang setiap hari berkeliaran di kota Nam-king, bekerja dengan cara meminta-minta, kemudian setelah matahari condong ke barat, mereka keluar kota dan melewati malam di tempat ini.
- Abu Bakar membelinya, lalu memerdekakannya sebelum kemudian ia diajak bertemu Rasulullah Saw di rumah Arqam, ia pernah disiksa di Mekkah agar keluar dari Islam, peperangan yang pernah diikutinya adalah perang badar dan perang uhud, ia gugur sebagai syahid dalam peristiwa Bi'ru Ma'unah pada tahun keempat hijrah, ketikai tu ia berusia empat puluh tahun.
- Dengan telah dikeluarkannya Peraturan Daerah Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengelolaan Hutan dan Hasil Hutan yang mewajibkan kayu yang akan diperniagakan keluar Kabupaten Ketapang harus terlebih dahulu melalui industri pengolahan kayu yang ada di Kabupaten Ketapang, diharapkan akan semakin menyemarakkan tumbuhnya industri-industri perkayuan di daerah ini.
- "Yo Ci, engkau anjing penjilat penjajah!" bentaknya dan begitu pedangnya diputar, huncwe di tangan Yo Ci terpental dan sebuah tendangan yang keras mengenai dada Yo Ci, membuat dia terjengkang dan roboh pingsan! Setelah merobohkan Yo Ci, Goan Ciang lalu melompat, merobohkan tiga orang penghadang dan lari keluar dari taman, dikejar oleh banyak prajurit keamanan.
- Utbah bin Rabi'ah keluar dari barisan diantara saudaranya Syaibah bin Rabii' dan anaknya Walid bin Utbah, ketika telah keluar dari barisan ia memanggil untuk bertempur, lalu datang tiga orang pemuda dari golongan anshar, mereka adalah: 'Auf dan Mu'awidz, keduanya anak Harits, ibundanya 'Afraa', dan seorang pemuda lainnya yang dikenal dengan panggilan Abdullah bin Rawahah.
- Untuk upaya pencarian pengobatan beberapa informan sudah dapat menunjukkan bentuk partisipasi langsung dari keluarga berupa ; merujuk penderita puskesmas, membawa penderita berobat di tenaga kesehatan, guna mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan atas keluhan rasa sakit berupa sering batuk, batuk keluar darah, berat badan berkurang, nafsu makan berkurang, berkeringat malam dan susah tidur malam.
- Mereka berlari terus biarpun sudah keluar kota, dan baru berhenti mengaso setelah mereka bertemu dengan tempat persembunyian para anggota Hwa I Kaipang yang bermusuhan dengan Hek I Kaipang yang menjadi antek Mongol sehingga Hwa I Kaipang dicap sebagai pemberontak dan dikejar-kejar pasukan pemerintah, Hwa I Kaipang terpaksa meninggalkan markas besar mereka dan hanya mempunyai tempat-tempat pertemuan yang dirahasiakan.
- Melihat para perwira itu, seperti bangkit semangatnya karena dia harus membunuh Khabuli! Membayangkan betapa semalam Khabuli mempermainkan dan menghina tubuh dan kehormatan kekasihnya, kebenciannya memuncak dan melihat serombongan pengejarnya itu tiba di tempat terbuka yang datar, diapun meloncat keluar dan dengan pekik dahsyat seperti seekor harimau terluka, diapun menerjang mereka, terutama kepada mereka yang berpakaian perwira.
- Peperangan yang pernah ia ikuti adalah perang badar dan perang uhud, ia juga turut dalam peristiwa bi'ru maunah namun ia berhasil di tawan oleh kaum musyrikin, mereka membawanya ke kota Mekkah untuk di jual, kesempatan ini dipergunakan oleh Shafwan bin Umayyah untuk melampiaskan dendam atas kematian ayahnya Umayah bin Khalaf kemudian Shafwan bin Umayyah di utus bersama ke Tan'im, ia kemudian diajak keluar dari Masjidil Haram untuk dibunuh.
- Kalau tadinya, seolah-olah ratap tangis penghuni dusun membubung ke angkasa mohon keadilan kepada Tuhan, kini ratap tangis itu berubah menjadi tawa riang menghaturkan terima kasih kepada Tuhan. Setelah semua beres, beberapa hari kemudian Cu Goan Ciang dan Shu Ta meninggalkan dusun Cang-cin, diantar oleh Koa Hok, Koa Sek, Kui Hwa dan bahkan hampir seluruh penghuni dusun mengantar kedua orang pemuda itu sampai keluar dari pintu gerbang dusun.
- Seringkali, setelah meÂnguasai ilmu silat yang cukup mendalam, ia minggat dari istana untuk merantau di dalam bahkan luar kota raja, jauh dari jangkauan para pengawal karena ia meÂrasa tidak leluasa dan tidak senang kalau harus keluar selalu diikuti pengawal yang menjaga keselamatannya! Tentu saja sebagai seorang gadis yang cantik jelita, ketika keluar seorang diri, banyak pula yang tidak tahu bahwa ia puteri pangeÂran, berani kurang ajar dan menggodaÂnya.
- Pada keesokan harinya, benar saja Thian It Tosu keluar dari dalam kamarnya dan murid kepala memberi laporan bahwa keadaan Bu-tong-pai baik-baik saja dan bahwa Gu Lam Sang telah pulang akan tetapi karena ada urusan ke dusun di kaki bukit, pagi-pagi tadi sudah berangkat meninggalkan Bu-tong-pai! Tentu saja tidak ada yang tahu kecuali Thian Yang Cu dan Bhok Im Cu yang mengetahui bahwa Gu Lam Sang tidak turun gunung, melainkan menyamar sebagai Thian It Tosu yang dihadap para murid itu.
- Ia berkata: ketika kaum muslimin hendak pergi untuk perang Ainain ( Ainain adalah sebuah bukit disekitar Uhud yang dipisahkan antara satu dengan lainnya dengan sebuah lembah) aku turut bersama pasukan untuk berperang, ketika pasukan telah berbaris untuk menyerang, lalu Siba' keluar dan berkata: apakah ada yang ingin berduel? Maka majulah Hamzah bin Abdul Muthalib dihadapannya lalu berkata: wahai Siba', wahai Ibnu Ummu Anmar dengan nada menghina, apakah kalian menentang Allah dan Rasulnya Muhammad Saw?!
- Mendengar itu, cepat Goan Ciang berlari keluar kamar dan langsung dia lari ke dalam taman di mana semalam dia saling menyatakan cinta dengan Lee Siang. Seperti ada perasaan yang menuntunnya, dia langsung saja pergi ke dekat kolam ikan emas, tempat di mana dia bermesraan dengan Lee Siang semalam dan benar saja di atas bangku di mana semalam Lee Siang duduk, nampak Liu Bi duduk seorang diri, seolah-olah ia sedang melamun dan melihat ikan emas hilir mudik berenang dengan indahnya di dalam kolam yang airnya jernih.
- Mayat Herman masih menyeret Rita yang menjerit dan meronta-ronta, Tommy berlari kearah itu, dan menghantamkan patung kayunya kemuka Herman, hingga mayat itu melengking dan melepaskan peganngannya, Rita segera ditariknya Tommy, Mayat Herman bangkit lagi darah hitam mengucur dan berjalan kaku mengejar Tommy dan Rita yang akan keluar pintu dikejauhan kelihatan Tuan Munadi terpincang-pincang berlari sambil mau muntah dibelakangnnya mayat Murniati mengejar dengan jalannya yang kaku seperti robot, mereka ketemu dekat pintu keluar.
- Setibanya dirumah yang dimakasud ketika pintu dibukakan untuknya, pemuda itu langsung berkata: bahwa sesungguhnya Rasulullah Saw telah menyuruhku untuk menikahi anak perempuan kalian, namun keluarga Umar bin Wahab menolak dengan penolakan yang buruk, pemuda itu akhirnya keluar dari rumah Umar bin Wahab, namun anak gadisnya keluar dari kamar dan berkata: wahai hamba Allah kembalilah engkau, apabila benar Rasulullah Saw memerintahkan engkau untuk menikahiku, akupun rela menyerahkan jiwa ragaku untukmu apabila Allah dan Rasulnya telah meridhai.
- Cu Goan Ciang dan Shu Ta lalu keluar dari gedung itu, terus berjalan cepat keluar dari dalam dusun Cang-cin. Bong Kit mengumpulkan semua anak buahnya yang dua losing banyaknya dan menceritakan bahwa ada dua orang pemuda gila yang melamar menjadi pengawal dan kini menyombongkan diri untuk diuji, yaitu mereka mencoba untuk menculik dua orang putera lurah dan akan menghadapi mereka semua sebagai lawan! Mendengar ini, dua losing pengawal itu tertawa geli, akan tetapi juga marah karena mereka menganggap dua orang pemuda itu sombong dan memandang rendah mereka. "Kalau kita mengeroyok mereka, kita hajar mereka habis-habisan, bahkan kalau mereka mampuspun, Lurah Koa tidak akan marah kepada kita," kata Bong Kit kepada mereka.
No comments:
Post a Comment
Note: only a member of this blog may post a comment.