Dengan melihat dan mempelajari contoh-contoh kalimat untuk kata "laksana", kita akan terbantu untuk memahami arti dan pengertian dari kata tersebut. Perlu juga kalian fahami bahwa arti dan makna kata tersebut bisa berbeda untuk kalimat-kalimat yang tidak sama.
Bagaimana membuat kalimat dengan menggunakan kata "laksana"?
Contoh kalimat yang menggunakan kata "laksana" dapat dilihat pada contoh kalimat yang dikumpulkan dari berbagai sumber di internet seperti berikut ini.
Contoh-contoh Kalimat yang Menggunakan Kata "laksana"
- Di bagian lain Sabai Nan Rancak tegak laksana patung.
- Namun Dewa Tuak sudah lebih dulu menghambur laksana terbang.
- Mata yang berkaca-kaca itu kemudian berubah laksana kobaran api.
- Dua tangannya laksana lumpuh karena hantaman tenaga dalam lawan.
- Lengan kanannya putus sebatas siku laksana ditabas senjata tajam.
- Murid Sinto Gendeng sendiri duduk tersandar di pohon laksana dipantek.
- Auratnya di bawah perut yang barusan diguyur cairan terasa panas laksana dibakar.
- Tangan kirinya menyambar seperti pedang sedang kaki kanan menghantam laksana palu godam.
- Tekanan tenaga dalam lawan laksana tembok batu yang terus-menerus mendesak dan menjepitnya.
- Kemarahan mereka laksana air bah yang melanda dan menghempaskan segala hukum dan ketertiban"
- Disusul dengan deru angin laksana topan prahara datang menyambar dari langit malam yang gelap.
- Pohon itu langsung menjadi biru sedang gundukan tanah muncrat beterbangan laksana dilanda angin puyuh.
- Sosok-sosok binatang tunggangan dan orang-orang itu bergerak laksana hantu menuju tepi barat Telaga Gajahmungkur.
- Dua tangan terbungkus Sarung Penyedot Batin menyambar laksana kilat, mencengkeram dan mencekik leher harimau putih.
- Tiba-tiba binatang itu menukik laksana sebuah anak panah, menghujam ke pertengahan lembah dan lenyap tak kelihatan lagi.
- Sutan Alam menjerit keras! Tangannya laksana disedot besi berani, menempel di pergelangan tangan Suto Angil dan tak sanggup ditariknya.
- MESKIPUN ihwal kesemerawutan tata laksana ibadah haji oleh Departemen Agama bukan hal baru, yang terjadi tahun ini sudah keterlaluan bobroknya.
- Datuk jahanam! Kau apakan muridku! teriak Sinto Gendeng dengan dada turun naik menggemuruh dan sepasang mata berkilat-kilat laksana dikobari api.
- Satu sosok aneh bergerak dengan dua tangan di tanah sedang dua kaki pipih seperti pedang tipis membentuk gerakan menjaga! laksana gunting raksasa!
- Lalu dia memetik ke enam tali kawat kecapi skaligus! Terjadilah hal yang luar biasa! Enam sinar putih menyambar laksana enam petir menghantam bumi.
- Satu sinar putih berkiblat di udara membentuk setengah lingkaran yang ujungnya laksana gerinda besi menyambar ke batang leher Datuk Lembah Akhirat.
- Tapi rohku akan kembali menitis untuk membalas kematianku dan guruku Ratu Ular! Habis berucap begitu sosok Dewi Ular lenyap laksana asap dihembus angin.
- Beliau sering menaikturunkan intonasi, menekan kedua ujung meja sambil mempertegas kata-kata tertentu, dan mengangkat kedua tangannya laksana orang berdoa minta hujan.
- Posisinya yang strategis inilah menjadikan Sambas terkenal aman, damai dan makmur, sehingga negeri ini sering pula disebut sebagai negeri laksana bunga kembang setaman.
- matahari membentuk gelang berwarna merah membara yang secara perlahan-lahan pupus hingga keadaan di atas Telaga Gajahmungkur saat itu benar-benar gelap gulita laksana malam.
- Dari sepasang mata sang pendekar melesat keluar dua sinar lurus berwarna hijau tipis laksana sepasang pedang yang sangat tajam, inilah ilmu kesaktian yang juga didapat Wiro dari Datuk Rao Basaluang Ameh.
- Sepotongnya lagi masih tergenggam di tangan pemiliknya! Dan potongan ini terpaksa dilepaskan karena loncengan itu seperti telah berubah laksana bara api akibat aliran panas yang datang dari Kapak Naga Geni 212.
- PN mengoperasikan 16 unit emmer bager atau kapal keruk yang bergerak lamban, mengorek isi bumi dengan 150 buah mangkuk-mangkuk baja raksasa, siang malam merambah laut, sungai, dan rawa-rawa, bersuara mengerikan laksana kawanan dinosaurus.
- Tongkat besi kuning di tangan sang empu menderu laksana titiran, menekan dan mengemplang, menggebuk dan menusuk, membuat Kepala Pasukan itu terdesak dan berseru keras sewaktu akhirnya pedang di tangannya dihantam mental oleh pukulan keras ujung tongkat.
- Satu dentuman laksana hendak rnerobohkan langit gelap menggeledek di tepi barat Telaga Gajahmungkur itu ketika sekian banyak pukulan sakti mengandung tenaga dalam tinggi beradu dahsyat dengan tenaga dalam Datuk Lembah Akhirat yang sukar dijajagi kehebatannya.
- Kaget kakek bau ini bukan alang kepalang ketika dari belakang berhembus angin deras membuat gerakannya mundur tertahan laksana ter-hadang tembok batu! Ketika dia berpaling dia melihat Kakek Sega la Tahu tegak mendongak ke langit gelap sambil kipas-kipaskan caping bambunya.
No comments:
Post a Comment
Note: only a member of this blog may post a comment.